Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 5 Sep 2025 07:14 WITA ·

Kantor DPRD Sulut di Demo Mahasiswa, Massa Tuntut 17 Point Kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat


oplus_0 Perbesar

oplus_0

MANADO,Sulutnews.com – Sedikitnya 200 masa pendemo yang menamakan diri aliansi Mahasiswa Sulawesi Utara September Hitam Kamis (4/9/2025) mendatangi Kantor DPRD Sulut. Kedatangan mereka merupakan puncak dari segala bentuk kegaduhan dan kemarahan masyarakat Sulut atas rentetan kejadian dan peristiwa mulai dari Kunjuruan, penembakan polisi sesama polisi yang menjadi headline utama dalam aksi. Mereka menuntut Agar DPRD Provinsi dapat mengawal menyampaikan tuntutan mereka kepada pemerintah provinsi dan Pemerintah Pusat.

Foto : Massa aksi di kantor DPRD Sulut Kamis 4 September 2025

“Kami minta DPRD Sulut bertanggungjawab dan dapat mendengar apa yang menjadi tuntutan kami, karena selama ini DPRD Sulut sepertinya tidak peduli dengan aspirasi yang kami sampaikan,” teriak masa pendemo.

Sementara wakil ketua Royke Anter, bersama Anggota DPRD Hj Amir Liputo, Louis Schramm, Roy Roring, Jein Laluyan dan Hilary Tuwo mengatakan mereka mempersilahkan menyampaikan aspirasi mereka dengan tertib dan santun .” Silahkan menyampaikan aspirasi kami siap mendengar bahkan mengawal apa yang disampaikan,” ujar Royke.

Ada 17 tuntutan yang disampaikan diantaranya :

1. Mengevaluasi dan mereformasi pemerintahan Prabowo Gibran.

2. Reformasi menyeluruh di tubuh DPR-RI

3. Menolak militerisasi ruang. Sipil.

4. Mencopot Kapolri dan segera reformasi tubuh Polri.

5. Transformasi Partai Politik dan segera Revisi UU Pemilu.

6. Segera sahkan RUU Masyarakat adat, perampasan aset PPRT, dan revisi UU Ketenagakerjaan skema Omnibus Law.

7. Tolak RKUHP tanpa partisipasi bermakna,

8. Naikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar 8,5 % sampai 10,5%.

9. Cabut PP 35 tahun 2021 tentang perjanjian kerja waktu tertentu, alih daya, waktu kerja, waktu istirahat dan Pemutusan Hubungan Kerja.

10. Reformasi kebijakan perpajakan.

11. Hentikan kriminalisasi terhadap pembela HAM.

12. Berikan jaminan kesejahteraan dan jaminan Kesehatan bagi pekerja disektor informal.

13. Hentikan perampasan ruang hidup diwilayah agraria dan kemaritiman (tolak reklamasi pantai Manado Utara dan perampasan lahan pertanian di Desa kalasey II ).

14. Mendesak DPRD Sulut untuk se- segera mungkin mendorong Pemrov Sulut untuk merevisi Ranpergub Disabilitas.

15. DPRD Sulut wajib mendesak Polda Sulut untuk mempercepat penanganan kasus kekerasan.

16. Polda Sulut harus segera menghentikan dan usut representasi yang dilakukan oleh oknum kepolisian terhadap masa aksi.

17. Segera hentikan pelibatan ormas dalam pengamanan kegiatan penyampaian pendapat. Tindak tegas oknum oknum ormas yang melakukan intimidasi terhadap massa aksi.

Aksi damai berakhir sekitar pukul 18:00 dan massa langsung membubarkan diri.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,055 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bakti Wanita Advent Jemaat Yerusalem Malendeng Berbagi Takjil bagi Warga Sekitar

15 Maret 2026 - 17:27 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Kapolres Minahasa Selatan Pimpin Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Tompasobaru dan Kapolsek Tumpaan  

12 Maret 2026 - 20:33 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

12 Maret 2026 - 18:59 WITA

Trending di Manado