Manado, Sulutnews.com – Kadis Pendidikan Kota Manado Steven Tumiwa S.Pd.M.Pd mengatakan, semua siswa SMP Negeri dan Swasta yang terdaftar didapodik harus ikut Ujian Akhir Sekolah ( UAS) 2024 yang sementara berlangsung sejak Senin 22 April hinga Jumat 26 April. Terkecuali ada siswa yang sudah mengundurkan diri atau ada halangan . Kalau hanya ijin sakit dan alat pindah Kepsek dan Guru guru bisa mendatangi rumah siswa.
“Jadi dipastikan dalam UAS tahun ini semua siswa yang ad didapodik ikut semua.Kita tidak mau ada siswa yang tidak ikut” kata Kadis Steven Tumiwa kepada Sulutnews.com dikantornya Selasa (23/4) . Menurutnya saat ini ada 98 SMP Negeri dan Swasta di Kota Manado sementara melaksanakan UAS.” Saya pantau terus bersama staf agar lancar dan dipastikan semua siswa yang sudah terdaftar ikut UAS harus ikut. Tidak bole ada yang tidak ikut” katanya.

Foto – Kepsek SMP Negeri 9 Zusana Thomas S.Pd
Dari laporan yang ada yang ijin sakit hari pertama ada puluhan siswa tapi ada yang tidak ada kabar. Saya sudah minta semua Kepsek mencari siswa yang ada didaftar peserta UAS lantas tidak ada kabar.” Kami sebagai Dinas Pendidikan harus cerdaskan semua warga dan karena itu Dinas Pendidikan Kota Manado optimis semua siswa yang ada didapodik harus ikut UAS tekecuali sudah keluar dengan persetujuan orang tua” kata Tumiwa. Kadis optimis akan sukses UAS tahun ini. Ada jadwal susulan nanti yang ijin sakit dan halangan.

Foto – Kepsek SMP Negeri 1 Drs Salmon Rosang MM
Sementara itu Kepsek SMP Negeri 1 Manado Drs Salmon Rosang MM mengatakan ada 657 siswa yang ikut UAS dan itu sesuai data Dapodik. Namun hari pertam dan kedua hanya dua siswa ijin sakit.” Jadi kita bersyukur hanya sedikit yang ijin” kata Rosang kepada Sulutnews.com Selasa (23/4) disekolahnya. Pihaknya terus komunikasi dengan orang tua siswa agar tidak ada yang tidak ikut UAS. Diharapkan orang tua menjaga kesehatan siswa agar fokus belajar.
Begitu juga dikatakan Kepsek SMP Negeri 10 Manado Fenny Mononimbar S.Pd.M.Pd lewat Ketua Panitia UAS 2024 Mieke Lonteng S.Pd.M.Pd. Menurut Ibu Mieke ada 325 siswa yang terdaftar namun hanya dua ijin sakit. Kami berharap hinga hari terakhir ikut semua dan yang ijin asa susulan.” Kami akan jemput siswa yang tidal hadir” kata Mieke. SMP Negeri 10 dipastikan akan sukses UAS tahun ini. Semua pengawasan ketat yang dilakukan dalam UAS.

.Foto – Ketua Panitia UAS SMP Negeri 10 Mieke Lonteng S.Pd.M.Pd
Begitu juga dikatakan Kepsek SMP Negeri 9 Zusana Thomas S.Pd secara terpisah Selasa ( 22/4). Pihaknya ada 80 siswa yang ikut ada dua yang sudah tidak ikut karena ijin. SMP Negeri 9 juga ada sekolah jarak jauh di Pandu. Pihaknya ingin semua siswa ikut hinga akhir. Ada dua siswa yang sudah mundur dan sudah ada persetujuan orang tua.(fanny)







