Manado, Sulutnews.com – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Daerah ( Dikda) Sulut Dr Femmy Suluh M Si mengatakan, progres pekerjaan revitalisasi dengan dana dari Kementriandikdasmen tahun 2025 untuk 89 Sekolah terdiri dari 44 SMK, 41 SMA dan 4 SLB pada umumnya sudah selesai, dan sudah dilaporkan kepada Kemendikdasmen. Tingal dua sekolah karena perubahan struktur dan keterlambatan pencairan dana.
Hal tersebut dikatakan Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Jumat (23/1) di Dikda lewat telepon untuk mengkonfirmasi
Terkait Rapat Kordinasi ( Rakor) 89 Sekolah penerima Revit pada Kamis 22 Januari 2026 diruang Balaitik Dikda. Dalam Rakor semua Kepsek melaporkan secara bergantian dari SMA dan SLB pagi hinga siang hari dan sore hinga malam SMK. Semua Kabid hadir baik Kabid SMA Dr Sri Pasiak S.Pd M.Pd, Kabid SMK Vecky Pangkerego S.Pd M.Pd dan Kabid Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus ( PKLK) Merlinda Mamesah S.Pd.MAP.

Foto – Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd
Menurut Femmy Suluh benar pada Kamis (22/1) sejak pagi hinga malam telah melakukan Rapat Koordinasi bersama Sekolah penerima revit 2025 dan hadir langsung Kepsek SMA, SMK dan SLB.
Rakor dengan sekolah penerima Revit menurut Kadis Femmy untuk melaksanakan tugas Dinas dalam fungsi pembinaan dan Monitoring dan evaluasi ( Monev) .
Dikda Sulut kata Kadis tidak masuk pada evaluasi kualitas struktur gedung dan spek karena itu menjadi ranah dari Konsultan, pendamping teknis dan Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) dari Kemendikdasmen pusat.
Dijelaskan yang menjadi sasaran evaluasi adalah memastikan apakah sekolah telah selesai dan kendala apa yg dihadapi, melalui presentasi dari masing Kepala Sekolah.
Dalam laporannya pada umumnya sudah selesai, tinggal dua sekolah karena ada perubahan struktur dan kendala keterlambatan pencairan anggaran dari pusat, dan cuaca buruk serta akses material.

Foto – Kepsek SMK Negeri 1 Wori Minahasa Utara Orbin Lengkong S.Pd
Pihak sekolah juga menurut Femmy Suluh sudah melaporkan ke Pusat. Yang kami sarankan adalah gedung yang sudah selesai dengan peralatannya sudah bisa digunakan untuk pelayanan pendidikan. ” Kami optimis bisa akan berdampak baik proses belajar mengajar kedepan” kata Kadis Dikda Sulut.
Dalam bagian lain Kadis mengatakan, untuk persiapan peresmian yang akan dilakukan secara kolektif dan akan berkoordinasi dengan Kementeriandikdasmen.
Pihak sekolah Memastikan dokumen berita acara serah terina Asset utk dicatat pada Rekon Aset, serta pajak diselesaikan.

Foto – Salah Satu Ruang Tamu Kepsek SMK Negeri 1 Wori Minut
Dan menata lingkungan sekolah supaya rapih pasca pekerjaan, serta dokumen laporan fisik seperti foto juga dimintakan untuk disampaikan ke dinas mulai pekerjaan 0% sd 100 %..Selain kewajiban laporan yang mereka harus penuhi ke PPK Pusat.” Jadi harus ada laporan ke Dikda juga ” kata Kadis.
Dikda Sulut berterima kasih kepada Pihak sekolah atas pelaksanaan revitalisasi sekolah yang sudah rampung.” Ini kami berikan apresiasi” ujar Femmy Suluh yang meraih Doktor dari Universitas Pajajaran Bandung.
Tahun 2026 Sudah 95 Sekolah Mengusulkan
Sementara itu dari informasi yang diterima Jurnalis Sumikolah Sulut pada Jumat (23/1) , Kadis Dikda Dr Femmy Suluh M.Si dan Kepala Bidang SMK, SMA dan PKLK telah.melakukan pertemuan dengan sekitar 95 Sekolah yang sudah mengusulkan untuk mendapat revit tahun 2026 di Aula Balaitik Dikda Sulut.
95 Sekolah itu terdiri 44 SMA, 30 SMK dan sekitar 17 SLB.
Kabid SMK Vecky Pangkerego mewakili Kadis Dikda kepada Jurnalis Sumikolah Sulut usai Rakor di Dikda Jumat (23/1) membenarkan ada pertemuan sekitar 95 Sekolah terdiri 44 SMA, 30 SMK dan 17 SLB. Rakor dihadiri Kepsek. Namun 95 sekolah ini baru mengusulkan baru calon penerima revit . Masih akan diferivikasi lagi” Dan Kadis minta buat administrasi serta dokumen dan dapodik baik agar bisa dapat revit” kata Pangkerego.
Didepan para Kepsek Kadis minta untuk siapkan dokumen yang baik.

Foto – Ruang Praktek Siswa di SMK Negeri 1 Bitung
Kabid SMK Vecky Pangkerego optimis untuk SMK bisa perbaiki dukumen dan juga dapodik agar lebih baik.
SMK Negeri 1 Wori
Sementara itu Kepsek SMK Negeri 1 Wori di Minahasa Utara Orbin Lengkong S.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Jumat (23/1) mengatakan bersyukur sudah dilaporkan kepada Kasdis progres pekerjaan dan juga ke Kemendikdasmen” Tidak ada masalah revitalisi disekolahnya” ujar Lengkong. Ada beberapa ruang praktek siswa, ruang Kepsek dan adminidtrasi serta beberapa toilet Kepsek, Guru guru dan siswa sudah dibangun baru ” Kami optimis bisa meningkat proses belajar nanti,” kata Lengkong. Untuk kualitas itu sesuai spek yang ada. Kita tidak main main dalam membangun apa lagi ini swakelolah.
Kondisi sekolah bersih termasuk tempat sampah dan toilit sudah ada jadwal rutin bersihkan toilet. Kebersihan penting sekali.

Foto – Ruang Aula SMK Pembangunan Pertanian Kalasey Minahasa yang Direvitalisasi.
Akan Lebih Baik
Sedangkan Kepsek SMK Negeri 1 Kota Bitung Drs Christo Lewan mengatakan, semua progres pekerjaan revitalisasi sudah dilaporkan tidak ada masalah.” Kita laporkan ke Dikda dalam pertemuan dan baik kit terutama beberapa ruang praktek siswa, ruang kuliner, ruang bagian pemasaran serta ruang belajar dan toilet. Begitu juga dikatakan Kepsek SMK Pembangunan Pertanian Kalasey Herny Onibala S.Pd di Dikda.” Kami sudah laporkan selesai semua termasuk ruang aula sekolahnya dan beberapa ruang ptaktek siswa” kata Onibala. Pihaknya sudah laporkan ke Kementrian dan Dikda Sulut. Sekolah berbasis Asrama ini akan kebih baik kedepan. (Fanny)





