Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 20 Des 2025 20:42 WITA ·

Kadis Dikda Femmy Suluh Minta 370 Lebih Lulusan SMK Yang Sementara Ikut Pelatihan Untuk Magang di Jepang Jaga Kesehatan dan Belajar Saat Libur Natal Tahun Baru


Foto - Kadis Dikda Dr Femmy Suluh M Si dan Romy Chandra Kepala Cabang PT .INA ( tengah) dan sekitar 370 Lulusan SMK di Aula Dikda Sulut Jumat (19/12) Perbesar

Foto - Kadis Dikda Dr Femmy Suluh M Si dan Romy Chandra Kepala Cabang PT .INA ( tengah) dan sekitar 370 Lulusan SMK di Aula Dikda Sulut Jumat (19/12)

Manado, Sulutnews.com – Kadis Pendidikan Daerah ( Dikda) Provinsi Sulut Dr Femmy .J.Suluh M.Si minta sekitar 370 lulusan SMK yang sementara ikut pelatihan untuk magang ke Jepang agar jaga kesehatan dan tetap belajar selama libur Natal dan Tahun baru hinga mingu kedua bulan Januari 2026.

 

“Kami minta disaat libur harus tetap jaga

Foto – Suasana pertemuan lulusan SMK sebelum libur Natal dan Tahun Baru

kesehatan dan belajar terus terutama bahasa Jepang dan juga budaya kerja” kata Kadis Dikda Femmy Suluh saat bertatap muka dengan sekitar 370 lulusan SMK yang ikut pelatihan untuk magang di Jepang di Aula Dikda Sulut Jumat (19/12) sore.

Pertemuan itu dilakukan memasuki libur Natal dan Tahun Baru 2026 setelah 370 lebih lulusan SMK mengikuti empat bulan pelatihan di beberapa Balai Latihan Kerja ( BLK) dan Dinas Pengembangan SDM Sulut di Maumbi serta Di Dikda dan beberapa sekolah di Manado, Tomohon dan Tondano serta Bitung.

Hadir dalam pertemuan rersebut pejabat terkait Dikda dan Romy Chandra Kepala Cabang PT Indonesia Nippon Anugerah ( PT. INA) yang menjadi perantara untuk kerja magang di Jepang para guru guru dan Instruktur dari PT INA.

Foto – Kadis Dikda Dr Femmy Suluh Saat Bertatap Muka Dengan 370 Lulusan SMK

Kadis Femmy Suluh mengatakan libur Natal dan Tahun baru cukup lama.Ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk bertemu keluarga dan harus jaga diri terutama kesehatan.

Kadis berharap ketika usai libur dan masuk lagi pelatihan semua sehat karena ketika akan bekerja akan tes kesehatan. Pelatihan harus diikuti dengan baik hinga Februari 2026.

Dalam pertemuan itu Kadis melakukan dialog dan bertanya apa selama ikut pelatihan sudah empat bulan berjalan baik? Langsung dijawab secara serentak baik selama ikut pelatihan. Ada langsung berdialog dengan mengunakan bahasa Jepang yang fasih.

Kadis Femmy Suluh banga sudah banyak yang menguasai bahasa Jepang dan belajar budaya. Bahkan ada beberapa siswa yang sudah mendapat job kerja dibeberapa perusahan di Jepang ini sangat baik dan yang lain akan menyusul.

Dalam pertemuan itu juga Kadis menjelaskan hasil kunjungan di Jepang bersama Ibu Gubernur Anik Yulius Silvanus bersama rombongan awal Desember 2025. Menurut Kadis dalam kunjungan di Jepang sempat berdialog dengan sejumlah tenaga kerja dari Sulut termasuk lulusan SMK mereka bekerja baik dan gaji lumayan baik serta sangat baik pelayanan pihak perusahan.

Bahkan banyak perusahan butuh tenaga kerja kita.” Jadi yang sudah ikut pelatihan harus tetap semangat jangan mundur karena rugi sudah empar bulan ikut pelatihan” kata ujar Kadis Dikda.

Sudah 300 Sejak 2023

Sementara itu Romy Chandra Kepala Perwakilan PT INA di Sulut kepada Wartawan Sulutnews.com disela sela acara pertemuan mengatakan, proses pelatihan 370 lulusan SMK penting terkait bahasa Dan budaya dan cara kerja di Jepang. Dan dibutuhkan sekitar 3.000 lulusan SMK dari Sulut tahun mendatang karena sejak tahun 2023 program magang ini berlangsung sudah ada 300 lebih yang bekerja di Jepang dengan baik dan berkualitas sehinga tidak ada yang dipecat.

“Jadi kualitas pekerja lulusan SMK di Sulut baik dan itu karena selama pelatihan guru guru dan instruktur kerja baik” kata Chandra

Untuk lama pelatihan sekitar enam bulan hinga Februari 2026. Dan yang penting dilatih bahasa budaya dan cara kerja di Jepang. Dan empat hal yang dibutuhkan yakni etika, bahasa mental dan fisik yang sehat ” Ini harus menjadi perhatian” kata Chandra.

Foto – Dua Siswa Yang sudah dapat Job Meisel Aring ( kiri) Muhammad Potabuga ( Kanan)

Dari sekitar 370 lulusan yang sudah empat bulan ikut pelatihan sudah ada sekitar 25 lulusan SMK yang mendapat jop pekerjaan dibeberapa perusahaan di Jepang. Mereka yang sudah mendapat job itu karena ada penilaian dan wawancara. Yang lain akan menyusul karena itu harus belajar terus terutama saat libur Natal dan Tahun Baru.

Untuk gaji lumayan tinggi dan kita magang tiga tahun gaji Rp 13 hinga Rp 14 juta bila baik bisa diperpanjang atau diterima oleh perusahaan gaji sudah Rp 30 juta

Senang Sudah Dapat Job

Sejumlah lulusan SMK yang ditemui Wartawan Sulutnews.com menyatakan senang dan banga bisa ikut pelatihan untuk magang di Jepang.” Kami senang dan banga dengan program ini dan kami selama empat bulan sudah belajar bahasa Jepang dan budaya serta cara kerja” kata Meisel Aring lulusan SMK Negeri 1 Woloan Tomohon dan Muhammad Sultani Potabuga lulusan SMK Negeri 1 Kotamobagu serta Groria Sanggel lulusan SMK Negeri di Manado.

Menurut mereka selama pelatihan mereka banyak mendapat pengetahuan bahasa Jepang dan budaya. Bahkan menurut Meisel Aring jurusan teknik instalasi tenaga listrik di SMK Negeri 1 Tomohon dirinya sudah dapat Job kerja disalah satu perusahan di wilayah Kanagawa dengan gaji untuk magang tiga tahun Rp 13 juta hinga Rp 14 juta setiap bulan.

” Saya senang sudah dapat job dan siap bekerja karena itu selama libur Natal dan Tahun baru akan terus belajar dan jaga kesehatan” kata Aring yang ikut pelatihan empat bulan di BLK di Kota Bitung.

Hal yang sama dikatakan Muhammad Potabuga jurusan Perbankan di SMK Negeri 1 Kotamobagu. Menurut Muhammad dirinya sudah dapat Job kerja disalah satu perusahaan di Kota Kyoto Jepang” Saya senang sudah dapatJob kerja” kata Muhammad yang ikut Latihan di BLK Bitung selama empat bulan.

Sementara Groria Sanggel yang sudah ikut pelatihan di SMA Negeri 6 Manado mengatakan terus belajar dan optimis bisa dapat Job nanti. Masih ada dua bulan lagi ikut pelatihan dan selama libur Natal dan Tahun Baru akan belajar terus bahasa Jepang dan juga cara kerja

Sementara sejumlah orang tua siswa lulusan SMK yang ikut pelatihan kepada Wartawan Sulutnews com di Dikda Sulut mengatakan, senang anak mereka ikut pelatihan untuk magang ke Jepang.

“Kami senang dengan program ini karena bila sudah bekerja anak kami dapat penghasilan” kata Bpk Fabian Towoliu dan Istrinya Wasni Sindua Towoliu yang anaknya lulusan SMK Negeri 1 Kotamobagu sudah ikut pelatihan empat bulan.

Begitu juga dikatakan Bapak Robert Tampi orang tua dari Riff Tampi Siswa SMK Negeri 2 Tondano yang sementara ikut pelatihan. Kepada wartawan Sulutnews.com di Dikda Sulut Robert Tampi senang anak mereka ikut lulus pelatihan. Robert Tampi dan Fabian Towoliu berada didikda Sulut untuk menungu anak anak mereka yang ikut tatap muka dengan Ibu Kadis Dikda. Mereka menungu meski hujan deras pada Jumat (19/12). (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,355 kali

Baca Lainnya

Serdadu Anti Mafia Tanah Ungkap Dugaan Korupsi Program PTSL Tahun Anggaran 2022-2025, Kerugian Negara Capai Rp 6 Miliar

25 Februari 2026 - 21:05 WITA

Dukung Pertambangan Rakyat Lewat Perda RTRW, Ketua Koperasi Batu Api Talawaan Apresiasi Pemerintahan YSK-JVM

25 Februari 2026 - 20:19 WITA

Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Manado Berlakukan Penyesuain Dan Perubahan Jam Kerja Selama Bulan Ramadhan 2026

25 Februari 2026 - 13:45 WITA

Henry Walukow Usulkan Gunernur Sulut YSK dan Wakil Gubernur Vicktory Dianugrahi Gelar Bapak Pertambangan Rakyat

24 Februari 2026 - 20:29 WITA

Sulut Miliki Perda RTRW, Rocky Wowor : Penambang Rakyat Terlindungi

24 Februari 2026 - 19:34 WITA

Tendris Bulahari Dorong Ekonomi Pesisir Naik Kelas Lewat HLM Strategis

24 Februari 2026 - 13:00 WITA

Trending di Manado