Sitaro.sulutnews.com — Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Heronimus Makainas, memfasilitasi mediasi antara Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Oslan Sarimbangun, Mitra SPPG Jhon Damar yang diwakili istrinya Maritje Minanga, serta Kepala SPPG Kecamatan Siau Barat Utara (Sibarut), Vilanty Salindeho.
Mediasi yang melibatkan pihak pemantau dan pengawas Program MBG, perwakilan mitra, Kepala SPPG dari Kecamatan Siau Tengah dan Kecamatan Siau Timur Selatan ini digelar di ruang kerja Wakil Bupati Sitaro, Ondong, Kecamatan Siau Barat, pada Jumat, 16/01/ 2026.
Dalam arahannya, Heronimus Makainas menegaskan, Program Makanan Bergizi Gratis merupakan program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, sehingga pelaksanaannya di daerah harus berjalan optimal.
“Program MBG adalah program strategis nasional yang menjadi perhatian langsung Presiden Prabowo. Karena itu, SPPG Sibarut tidak boleh berhenti beroperasi. Kita harus memastikan 451 siswa penerima manfaat segera kembali mendapatkan layanan MBG,” tegas Makainas.
Dalam proses mediasi tersebut, Makainas menggali persoalan yang terjadi dalam pengelolaan SPPG Sibarut. Terungkap, anggaran operasional dinilai belum mencukupi, serta fasilitas penunjang operasional masih perlu dilengkapi agar pelaksanaan program berjalan maksimal.
“Intinya kita ingin kedua belah pihak kembali duduk bersama, saling memahami peran masing-masing, dan fokus pada tujuan utama, yaitu melayani anak-anak penerima manfaat,” tambah Sosok yang juga merupakan Wakil Bupati Sitaro ini.
Sementara itu, Korwil MBG Sitaro, Oslan Sarimbangun, meminta pihak mitra memahami tugas pokok dan fungsi dalam pengelolaan SPPG. Selain itu, Oslan juga menekankan perlunya perbaikan tata kelola operasional.
“Mitra harus memahami tupoksi masing-masing. Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan memiliki peran penting dalam sistem ini. Semua harus dihargai dan dilibatkan secara profesional agar operasional berjalan sesuai standar,” ujar Oslan.
Dimintakan juga olehnya, agar lokasi SPPG Sibarut dipindahkan ke tempat yang lebih strategis, mengingat lokasi saat ini dinilai menyulitkan distribusi makanan ke sekolah-sekolah.
“Lokasi sekarang cukup menyulitkan distribusi. Kita berharap ke depan ada penyesuaian lokasi agar pendistribusian MBG ke sekolah penerima manfaat berjalan lebih efisien,” lanjutnya.
Di sisi lain, perwakilan Mitra SPPG Sibarut Maritje Minanga menyatakan kesiapannya menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan Korwil MBG.
“Kami akan memindahkan lokasi SPPG dan melengkapi seluruh fasilitas penunjang operasional, sehingga pelayanan kepada penerima manfaat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Melalui kesepakatan bersama dalam mediasi tersebut, diputuskan bahwa mitra diberikan waktu untuk segera melengkapi fasilitas operasional yang dibutuhkan. Dengan demikian, SPPG Sibarut akan segera dioperasikan kembali, sehingga 451 siswa penerima manfaat dapat kembali memperoleh layanan Program Makanan Bergizi Gratis, salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.





