Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Jateng · 4 Jun 2024 23:02 WITA ·

Ijazah Hilang, Orang Tua Siswa Temui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal


Ijazah Hilang, Orang Tua Siswa Temui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal Perbesar

Kendal, Sulutnews.com – Empat orang warga desa Pasigitan, Kecamatan Boja ini datangi Kantor Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, dalam rangka mengadukan ijasah anaknya yang hilang. Selasa, 4 Juni 2024.

Ijasah hilang yang hampir satu tahun itu tidak kunjung ditemukan dan belum diterima oleh orang tua siswa SDN 02 Pasigitan, Kecamatan Boja. Proses untuk mendapatkan ijazah anaknya tersebut, keempat orang tua tersebut berulang kali menanyakan langsung ke sekolah dan juga lewat WA, namun belum ada kepastian kapan ijazah itu ditemukan atau bisa dibuatkan lagi.

Sebelum menemui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, salah satu dari keempat orang tua siswa tersebut, menghubungi Kepala Sekolah dan Wali Kelas SDN 02 Pasigitan. Dalam percakapan telpon tersebut, bahwa pihak guru SDN 02 Pasigitan siap membantu mencarikan solusinya, karena dari pihak  guru SDN 02 Pasigitan tersebut mengakui bahwa ijazah tersebut hilang. Namun Kasroni, salah satu dari empat orang tua siswa yang ijazah anaknya hilang tersebut, kurang percaya akan jawaban guru tersebut. Maka hari ini dengan di dampingi awak media ingin menyampaikan permasalahan ini ke Drs. Ferinando RAD Bonay selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal.

Dalam pertemuan tersebut, Drs. Ferinando RAD Bonay yang didampingi Kasi Disdik Irvan Bonny Putra, S.Si  menjelaskan ijasah akan segera di cetak lagi, karena masih ada blangkonya dalam waktu seminggu.

“Kami sudah koordinasi dengan Korwil Boja terkait permasalahan ijazah yang hilang ini, kurang lebih satu minggu lagi jadi. Karena masih ada blangkonya. Jika nanti belum jadi, hubungi saya lagi,” jelas Drs Ferinando RAD Bonay dengan ramah.

Keempat orang tua tersebut merasa puas atas jawaban dari Kepala Dinas yang bisa memastikan ijazah tersebut jadi dalam waktu seminggu.

“Terimakasih atas penjelasan dari bapak kepala dinas, kami puas dan merasa lega, karena ijazah anak kami bisa di cetak lagi. Kami bingung karena menunggu hampir satu tahun. Kami tunggu ijasahnya,” jelas Kasroni dengan bahagia.

Pertemuan dengan Kepala Dinas ini berlangsung ramah dengan saling bertanya, sehingga keakraban sangat terasa antara seorang pejabat dan masyarakat. Keempat orang tua siswa SDN 02 Pasigitan tersebut berharap ijazahnya segera bisa diterima secepatnya.(Nasirin)

Artikel ini telah dibaca 1,147 kali

Baca Lainnya

Glady Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Siswa Jenjang SMP Di Manado Digelar Bertahap

18 Maret 2026 - 21:19 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Waka PT Jateng: Advokat DePA-RI Harus “Melek Teknologi”

13 Maret 2026 - 23:39 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Gelar Doktor untuk Cinta dan Pengabdian: Kisah Boy Mandalele dan Agustince Kula, Pasangan Suami Istri dari Desa Wioi Ratahan Timur yang Meraih Puncak Akademik

12 Maret 2026 - 23:05 WITA

Trending di Mitra