
Bolmong Utara, Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah, berlangsung di Masjid Agung Baiturrahman Boroko. Sabtu (07/03/2026).
Hikmah Nuzulul Qur’an adalah momen turunnya wahyu pertama sebagai petunjuk hidup, pembeda hak dan batil, serta pedoman mencapai kesempurnaan akhlak.
Peristiwa ini memotivasi peningkatan iman, ketaqwaan, dan tadarus di bulan Ramadhan, serta menegaskan kemuliaan Al-Qur’an sebagai mukjizat terbesar yang diturunkan secara bertahap untuk memudahkan pemahaman dan pengamalannya.


Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H mengangkat tema “Nuzulul Qur’an Momentum Memperbaiki Diri Dengan Qalam Ilahi” diawali dengan lantunan Qalam Ilahi oleh ustadz Basir Binjanati, S.Pd.I.
Dilanjutkan dengan penyampaian bahasa adat oleh Aliansi Adat Boltara. Sementara itu, Hikmah Nuzulul Qur’an disampaikan oleh Habib Salim bin Abdurrahman Aljufri.

Berikut adalah beberapa hikmah penting Nuzulul Qur’an:
* Panduan Hidup Utama (Hudan): Al-Qur’an diturunkan sebagai Hudan(petunjuk) bagi manusia dalam segala aspek kehidupan agar tidak tersesat.
* Pembeda Kebenaran dan Kebatilan (Al-Furqan): Menjadi tolok ukur dalam membedakan yang benar dan yang salah.
* Penyempurna Akhlak: Mendorong umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, seperti sabar, jujur, dan amanah.
* Meningkatkan Kualitas Ibadah:Menjadi momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak bacaan, dan tadabur Al-Qur’an.
* Memperkuat Ukhuwah Islamiyah:Mengajarkan persaudaraan, solidaritas sosial, dan kasih sayang, serta menjauhi perpecahan.
* Motivasi Mencari Ilmu: Wahyu pertama, Iqra’ (bacalah), menegaskan pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam.
* Bukti Kemukjizatan: Menunjukkan kebenaran bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.

Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena,SE, M.Ec.Dev., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena masih dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan tahun ini serta diberikan kesempatan berkumpul bersama di Masjid Agung dalam peringatan Nuzulul Qur’an.
Lanjutnya, sebuah kesyukuran pula karena saat ini dapat menjalankan ibadah puasa dalam suasana yang aman dan tenang. Kondisi tersebut hendaknya diiringi dengan peningkatan kualitas ibadah serta memperbanyak amal kebaikan.
Bupati Boltara mengajak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, tidak terkotak-kotak oleh perbedaan. Momentum peringatan Nuzulul Qur’an dimaknai sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan.

Turut hadir Wakil Bupati Boltara, Moh. Aditya Pontoh, S.IP., Wakapolres Boltara, Kajari/mewakili, kakan Kemenag/mewakili, Sekretaris Daerah, staf ahli Bupati, para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, Sangadi, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, Tokoh adat, para jemaah serta ASN. *** GG
#Advetorial





