Manado,Sulutnews.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Mayjen (Purn) Yulius Selvanus dengan tersenyum membacakan dua pantun seusai berpidato di depan Anggota DPRD pada Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-61 Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (23/9) di Gedung Dewan Kayuwatu, Kota Manado.
Gubernur Mayjen (Purn) Yulius Selvanus,SE membacakan dua pantun sekaligus itu dengan penuh semangat, selanjutnya disambut dengan tepuk tangan riuh oleh para Anggota DPRD yang menghadiri sidang paripurna tersebut.
“Memancing ikan di Pantai Malalayang, disuguhi pemandangan yang menakjubkan. Jika ingin Sulawesi Utara lebih gemilang, kerja bersama jadi kunci tak tergantikan” kata Gubernur Yulius Selvanus yang juga oleh peserta sidang disambut dengan kata cakeeppp.
Sebelum mempesona membaca pantun Gubernur Yulius Selvanus berkenan bersama Istri Ny Anie Fitri Komaling datang ke gedung DPRD Sulut di Kayuwatu, tepat pada pukul 11.00 siang waktu setempat, keduanya mengenakan pakaian adat Minahasa.
Tampak juga mendampingi Wakil Gubernur Sulut Dr Victor Maylangkay,SE bersama istri Merry Elizabeth Kalalo, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sulut Tahlis Galang, Para Asisten Gubernur, para kepala biro beserta pejabat eselon II di lingkun Pemprof Sulut.
Gubernur Yulius Selvanus berkenan pula menyampaikan sambutan dalam rangka Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Utara yang ke-61 pada rapat paripurna istimewa DPRD, yang sebelumnya dibuka dengan resmi oleh Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Silangen didampingi Wakil ketua DPRD Sulut Michaela Elsiana Paruntu.
“Enam puluh satu tahun adalah sebuah perjalanan panjang” kata gubernur di awal sambutannya.
Perjalanan panjang ini, tentunya penuh dengan tantangan dan capaian, telah mengantarkan kita pada titik ini, titik baru, yang menjadi sebuah pijakan untuk melangit lagi, tambahnya.
Melangit yang dimaksud di sini, bukan diartikan melupakan, namun tetap membumi, mengingat dan menghargai setiap perjuangan yang telah dilakukan oleh para pejuang, para pendiri, serta para pemimpin Sulawesi Utara sebelumnya.
“Untuk itu, mari kita bersyukur, karena kita bisa menjadi saksi, menikmati, dan merayakan hari bersejarah ini di Bumi Nyiur Melambai,” ucapnya.
Menurut gubernur, Sulawesi Utara adalah permata ujung utara pulau Sulawesi di Indonesia. Dengan posisi geografis yang strategis, kita memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, baik itu pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, hingga pertambangan dan pariwisata. Tentunya, potensi besar ini adalah modal utama kita untuk bergerak maju.
“Saya yakin, dengan akal sehat, kerja keras, dan hati yang tulus, kita pasti bisa terlibat dalam pembangunan menuju kesejahteraan,” tambahnya.
Capaian pembangunan kita selama ini patut kita syukuri dan banggakan. “Di awal kepemimpinan saya dan Wakil Gubernur Bapak Victor Mailangkay, ada beberapa indikator makro yang menunjukkan tren positif.”
Gubernur Yulius menyebut bahwa Pertumbuhan Ekonomi: Pada Semester I / Triwulan II 2025 Sulawesi Utara tercatat tertinggi dibandingkan wilayah lain, mencapai 5,83% dan secara year on year bertumbuh positif 5,64%. Ini didukung oleh investasi yang meningkat pesat, mencapai Rp 5,4 Triliun di semester yang sama. Kita sangat optimis, dengan semangat gotong royong dan optimalisasi potensi yang ada, kita akan mencapai target pertumbuhan hingga 7% di akhir tahun ini.
Sedangkan tren angka kemiskinan kita terus menurun dan selalu berada di bawah rata-rata nasional. Di awal tahun 2025, persentase penduduk miskin kita berada di angka 6,71%, jauh di bawah angka nasional 8,47%.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Angka pengangguran kita juga menunjukkan tren penurunan, meskipun masih di atas rata-rata nasional,
yaitu 6,03% berbanding nasional 4,76%. Peningkatan investasi dan pengembangan sumber daya alam akan menjadi kunci untuk terus menekan angka ini.
Pada akhir sambutannya gubernur YSK mengajak agar bersatu padu dalam satu arah dan tujuan. “Pembangunan adalah sebuah perjalanan panjang yang tiada akhir,” dan katanya.
“Mari kita tunjukkan bahwa Sulawesi Utara adalah provinsi yang tangguh, dan progresif dan jadikanlah peringatan HUT ke-61 ini sebagai momentum untuk lebih mempererat tali persaudaraan dan menyatukan tekad kita mencapai tujuannya, yaitu Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
Dikesempatan itu Gubernur YSK menyerahkan juga bantuan-bantuan pangan yang secara simbolik diberikan kepada keluarga PKH, dan petani berupa bibit jagung untuk memastikan program rehabilitasi di Minahasa, Bolaang Mangoundow berjalan dengan baik. (*/Yayuk)





