Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 7 Apr 2026 09:20 WITA ·

Gubernur Sulut Yulius Lepas 15 Pemuda Untuk Magang di Jepang, DPRD Sulut Apresiasi Namun Kedepan Harus Banyak


Foto - Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE Perbesar

Foto - Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE

Manado, Sulutnews.com – Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE Senin (6/4) di Wisma Negara Bumiberingin Manado melepas 15 Pemuda peserta Magang yang akan dikirim ke Nagazaky Jepang.

Pelepasan ini menunjukkan komitmen nyata Gubernur dalam membuka cakrawala masa depan bagi generasi muda Sulut.

Dalam pelepasan hadir Plt Sekprov Dr Denny Mangala M.Si, Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si dan pejabat terkait.

Dari data yang diperoleh wartawan Sulutnews.com 15 pemuda yang akan magang ke Jepang itu alumni sejumlah SMK di Sulut yang telah ikut pelatihan selama beberapa bulan. Dan program atas kerjasama dengan PT Indonesia Nipon Anugera ( PT INA) tersebut sudah sejak tahun 2023 hinga saat ini berjalan terus.

Foto Istimewa – Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE ( Tengah) saat Melepas 15 Pemuda Untuk Magang di Jepang Senin 6 April di Wisma Negara Bumi Beringin Manado

Pelepasan ini menandai langkah awal bagi 15 putra-putri terbaik daerah yang telah lolos seleksi ketat dari total 250 peserta pelatihan lulusan SMK periode 2025-2026 dan akan berlangsung hinga beberapa tahun kedepan.

Gubernur Yulius Selvanus dalam sambutannya mengatakan, bahwa para peserta bukan sekadar pekerja, melainkan duta daerah yang membawa nama baik Provindi Sulawesi Utara dan Indonesia di kancah internasional.

” Kalian sebagai generasi muda Sulut yang meninggalkan zona nyaman untuk pergi ke negeri orang.

” Harus tujukkan bahwa kalian adalah pekerja yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Jadikan perbedaan budaya di sana sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang,” harap Gubernur.

Gubernur menambahkan, program ini peluang peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Sulut dengan adanya permintaan tenaga kerja yang sangat besar dari Jepang, yakni mencapai sekitar 2.000 orang setiap tahunnya sejak 2023.

Ini baik namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kesiapan mental dan kualitas keterampilan peserta agar mampu memenuhi standar global.
Berdasarkan data perkembangan program:
• Tahun 2023: Dari 321 peserta pelatihan, 270 orang berhasil berangkat.
• Tahun 2024: Jumlah peserta pelatihan meningkat menjadi 364 orang, dengan 107 orang telah diberangkatkan.
• Periode 2025-2026: Saat ini terdapat 250 peserta yang mengikuti pelatihan intensif bahasa dan budaya, di mana 48 orang telah lulus wawancara dan 15 orang diberangkatkan hari ini.

Gubernur Berikan Apresiasi Dikda
Dalam bagian lain Gubernur Yulius Selvanus memberikan apresiasi buat Kepala Dinas Pendidikan Daerah ( Dikda) Sulut khususnya Dr. Femmy Suluh, M.Si, serta jajaran dan dari PT. INA atas dedikasinya dalam membentuk karakter dan etos kerja para peserta.

” Saya berikan apresiasi kinerja selama ini” kata Gubernur.

Pemda Sulut kedepan kata Gubernut terus berkomitmen untuk memperluas kerja sama dan meningkatkan kualitas pelatihan.

Dan diharapkan, para peserta yang kembali nanti dapat menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan dan kontribusi nyata bagi pembangunan Sulut.

Dikda Kirim Bertahap

Sementara itu Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M.Si kepada wartawan Sulutnews.com Senin (6/4) usai pelepasan 15 pemuda alumni SMK di Manado mengatakan, 15 pemuda yang akan dikirim ke Jepang itu lulusan SMK yang sudah ikut pelatihan beberapa bulan tahun lalu yang dilakukan Dikda dan PT.INA dibeberapa tempat. Mereka berasal dari 250 peserta lulusan SMK yang ikut pelatihan.

Foto – Kadis Dikda Sulut Dr Femmy J Suluh M.Si

Kadis Dikda menambahkan pengiriman magang ke Jepang secara bertahap dan bila proses pengurusan dokumen sudah seledai serta apa bila sudah ada permintaan dari perusahan dari Jepang.” Memang cukup banyak permintaan tenaga kerja dari Sulut oleh perusahaan di Jepang sekitar 2.000 hinga 3.000″ kata Femmy Suluh.

Bahkan menurut Sulut sesuai peninjauan di Jepang tahun lalu cukup baik prospek kerja di Jepang karena aman nyaman dan dijamin. Yang penting kita kerja baik. Soal gaji cukup baik dan menjanjikan.

Harus Diperbanyak

Anggota DPRD Sulut Louis Schramm SH.MH yang juga Sebagai Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra dan Pendidikan kepada Wartawan Sulutnews.com Selasa (7/4) menangapi program magang ke Jepang menyatakan baik program magang ini. Apalagi Ketua TP.PKK Sulut Ibu Anik Yulius Selvanus tahun lalu bersama Kadis Dikda dan tim sudah ke Jepang. Ini harus diapresiasi dan ada informasi mereka di Jepang butuh 3.000 tenaga kerja dari Sulut. Ini tentunya dikda harus menindak lanjuti dengan baik.

Foto – Louis Schramm SH MH Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut

Sebagai wakil rakyat melihat pelepasan 15 pemuda lulusan SMK itu baik. Namun ini sedikit kalau hanya 15 yang dikirim dari 250 lulusan SMK yang ikut pelatihan yang dilakukan Dikda Sulut dan PT.INA selama beberapa bulan” Kami minta proses pelatihan harus lebih baik dan ditingkatkan kualitas agar lebih banyak yang dikirim untuk.magang di Jepang” kata Louis.

Louis Schramm yang juga sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut itu kedepan harus lebih banyak hinga 50 yang dikirim atau lebih. Bahkan tahun 2024 sekitar 107 yang dikirim.

” Kami akan evaluasi bersama dan minta hearing bersama Dikda dan lembaga terkait mengapa periode tahun 2025/2026 ini hanya sedikit yakni 15 peserta magang” tegas Louis yang juga berprofesi Pengacara.

Dari data yang diperoleh Wartawan Sulutnews.com pelatihan 250 lulusan SMK dilakukan dibeberapa tempat di Dikda, Balai Latihan Kerja ( BLK) Bitung, Kantor Badan Peningkatan Sumber Daya Manusia ( SDM) Sulut di Maumbi dan beberapa Sekolah. Peserta Magang umumnya lulusan dari sejumlah SMK Negeri dan Swasta dari beberapa program Keahlihan .Jumlah SMK di Sulut sekitar 197 tersebar di 15 Kabupaten dan Kota. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

Baca Lainnya

Hari Pelaksanaan pun Tiba, SMP Negeri 1 Manado Catat 648 Murid Ikut Tes Kemampuan Akademis 2026

7 April 2026 - 08:20 WITA

Gubernur Yulius Selvanus Sambut Kedatangan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Sulut

6 April 2026 - 23:20 WITA

Kinerja APBN Tahun 2026 Mendukung Resiliensi di Tengah Ketidakpastian, Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Utara Tetap Kuat dan Solid

6 April 2026 - 19:47 WITA

Plt Sekprov Denny Mangala: Pemda Sulut Berlakulan WHF Hari Jumat, DPRD Sulut Minta Pelayanan Publik Tetap Lancar

6 April 2026 - 13:56 WITA

Ibadah dan Pawai Paskah Pemuda GMIM di HUT ke-100 Tahun Diperkirakan Akan Spektakuler Puluhan Ribu Akan Hadir.

6 April 2026 - 10:42 WITA

Ratusan Warga Bitung dan Minut Hadiri Reses Bersama Priscila Cindy Wurangian

6 April 2026 - 08:42 WITA

Trending di Manado