Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Jakarta · 29 Mei 2024 17:02 WITA ·

Dr. Titik : Penyalahgunaaan Narkoba di Perguruan Tinggi Kian Mengkhawatirkan


Foto : Penandatanganan MoU Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) dengan BNN RI dalam Strategi Pengembangan Pendidikan menuju Indonesia Emas melalui Kampus Merdeka, Bersih Narkoba, dan Hidup Sehat dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Jakarta pada 27 Mei 2024 (Foto: Humas ADI) Perbesar

Foto : Penandatanganan MoU Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) dengan BNN RI dalam Strategi Pengembangan Pendidikan menuju Indonesia Emas melalui Kampus Merdeka, Bersih Narkoba, dan Hidup Sehat dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Jakarta pada 27 Mei 2024 (Foto: Humas ADI)

Jakarta,Sulutnews.com – Ketua Bidang Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Radikalisme, dan Perlindungan Penyalahgunaan Narkotika di Perguruan Tinggi, Dewan Pimpinan Asosiasi Dosen Indonesia (DP ADI) Dr. Titik Haryati, M.Ap kembali mengingatkan pentingnya upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam perbincangan dengan wartawan di Jakarta, Rabu (29/5/2024), Dr. Titik menyatakan, karena kian mengkhawatirkan, maka diperlukan adanya sinergi yang kuat melalui kolaborasi kegiatan untuk melaksanakan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Dr. Titik mengemukakan keterangan tersebut terkait acara Milad ke-26 ADI yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Deklarasi Kampus Merdeka, Bersih Narkoba, dan Hidup Sehat di Auditorium Dikti Kemendikbud pada 27 Mei 2024.

Acara itu juga dirangkaikan dengan Seminar Strategi Pengembangan Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas Melalui Kampus Merdeka, Bersih Narkoba, dan Hidup Sehat serta penandatanganan MoU yang dilakukan Ketua Umum ADI Prof. Ir. Muhammad Ali Berawi, M. Eng, Sc., Ph.D dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen. Pol. Marthinus Huko, S.I.K., M.Si.

Selain itu berlangsung pula pelantikan Prof. Dr. Budiharjo (Rektor Universitas Moestopo) sebagai Ketua ADI DKI dan Wakil Ketua Dr. Titik Haryati, M.Ap serta beberapa Ketua Bidang ADI DKI.

Pada kesempatan itu hadir Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI Dr. Lukman, S.T., M.Hum mewakili Mendikbud dan Ristek yang berhalangan hadir.

Acara itu juga dihadiri oleh pejabat BNN RI, yaitu Irjen Pol. Dr. Drs. Richard M. Nainggolan, D.H., M.M ., MBA (Deputi Pencegahan), ⁠Irjen. Pol. Drs. Agus, S.H., M.Si., M.H., Ph.D (Deputi Hukum dan Kerjasama), dan Irjen Pol. ⁠Tantan Sulistyana S.H., S.I.K. M.M (Sekretaris Utama).

Menurut Dr. Titik, pengembangan pendidikan menuju Indonesia Emas merupakan tantangan dengan jumlah penyalahgunaan narkoba di Perguruan Tinggi yang terus meningkat dan makin mengkhawatirkan, sehingga perlu adanya sinergi antara ADI dan BNN RI untuk mewujudkan kampus merdeka, bersih narkoba, dan hidup sehat.

Ia menjelaskan, bahaya narkoba di Perguruan Tinggi sudah menjadi “extra ordinary” (luar biasa), dan kalangan dosen harus menjadi garda paling depan dan menjadi penggerak dalam menciptakan kampus merdeka, bersih narkoba, dan hidup sehat.

Dalam kaitan ini Perguruan Tinggi sebagai lembaga pendidikan formal yang akan meluluskan generasi berkualitas serta semua “stakeholder” (pemangku kepentingan) perlu memiliki kesadaran tinggi dan berkomitmen dalam gerak aksi yang terencana untuk mewujudkan kampus merdeka, bersih narkoba, dan hidup sehat.

Untuk itu, khusus dari sisi teknis disarankan perlunya pemeriksaan urine mahasiswa, dosen, dan semua karyawan perguruan tinggi secara berkala untuk menjadikan kampus “Zero Narkoba”.

“Pilot project akan dilaksanakan ADI DKI, dan akan terus disosialisasikan ke seluruh ADI Propinsi, Wilayah, dan Cabang serta akan menjadi percontohan untuk profesi-profesi lain. Mohon do’a semua pihak untuk terus mendukung ikhtiar baik bagi rakyat seluruh Indonesia menuju Indonesia Emas,” kata Dr. Titik.

Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba Majelis Ulama Indonesia (Ganas Annar MUI) itu juga mengemukakan bahwa rangkaian acara Milad ke-2 ADI diawali dengan launching buku “Call-Sign Indonesia” yang ditulis oleh Capt. Nikmatullah Tufiqquzaan.

Capt. Nikmatullah menjadi pilot pada usia sangat muda, yakni 18 tahun berkat pendidikan yang digembleng ayahnya, seorang guru yang menanamkan disiplin dan tanggung jawab tinggi, sehingga dia bisa menjadi pilot yang berkarakter, intelek, dan mampu berkarya serta berprestasi.(*/Parmin)

Artikel ini telah dibaca 1,476 kali

Baca Lainnya

Glady Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Siswa Jenjang SMP Di Manado Digelar Bertahap

18 Maret 2026 - 21:19 WITA

Penipuan Data; Kepala Dinas dan Staf Dinas Sosial Rote Ndao Diduga Sementara Mena Ganti Nama Penerima PKH dan Sembako dengan Keluarga Staf Sendiri

18 Maret 2026 - 08:30 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Gelar Doktor untuk Cinta dan Pengabdian: Kisah Boy Mandalele dan Agustince Kula, Pasangan Suami Istri dari Desa Wioi Ratahan Timur yang Meraih Puncak Akademik

12 Maret 2026 - 23:05 WITA

Trending di Mitra