Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Jakarta · 27 Okt 2023 21:43 WITA ·

Dihadapan Peserta Seminar IKWI, PLN Ingatkan Masyarakat Selalu Gunakan Listrik Secara Aman


Dihadapan Peserta Seminar IKWI, PLN Ingatkan Masyarakat Selalu Gunakan Listrik Secara Aman Perbesar

Jakarta,Sulutnews.com – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan listrik secara aman, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Cek instalasi listrik secara berkala, minimal 10 tahun sekali dan kalau ditemukan hal-hal yang mencurigakan, segera hubungi PLN, bisa melalui call center 123, atau PLN Mobile, atau hubungi kantor PLN terdekat,” kata Manager Komonikasi dan TJSL PLN Induk Distribusi Jakarta Raya Pandu Prastyani saat mengisi Seminar Nasional bertema Penggunaan Listrik yang Hemat dan Aman, yang digelar oleh Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI), di Jakarta, Jumat (27/10/2023).

Seminar Nasional  yang dibuka oleh Ketua Umum IKWI periode 2019-2023 Indah Kirana ini, merupakan rangkaian dari Musyawarah Nasional X IKWI 2023 yang dihadiri oleh lebih dari 100 orang Pengurus IKWI se-Nusantara yang berlangsung 27-29 Okt. 2023 di Menara Peninsula Hotel, Jakarta.

Hadir dalam acara Munas X IKWI antara lain Dr. Ir. Giwo Wubianto Wiyogo, M.Pd, Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Ibu Hj. Sri Harmoko, Penasehat Kehormatan IKWI, Sekretaris Umum IKWI Yani Roosdiana dan Pengurus Pusat (PP) IKWI yang juga sebagai panitia penyelenggara Munas X IKWI 2023.

Dalam seminar yang juga dilaksanakan bertepatan dengan Hari Listrik Nasional (HLN) yang jatuh pada tanggal 27 Oktober, Pandu mengatakan masyarakat harus memahami bahwa kewenangan PLN sebagai BUMN yang diberi tugas oleh negara  untuk menangani masalah kelistrikan nasional adalah mulai dari pembangkitan, hingga ke kwh meter saja.

“Khusus untuk Kwh meter, pelanggan dilarang mengubah, memindah, atau melepas kwh meter tersebut. Selain berbahaya, juga termasuk melanggar hukum,” tegasnya.

Sebaliknya, lanjut Pandu, instalasi dan kondisi listrik di dalam rumah sepenuhnya menjadi tanggung  jawab dan kewenangan pemilik rumah. Namun, PLN memiliki anak perusahaan yang bisa membantu masyarakat untuk mengecek kondisi instalasi di dalam rumah.  Ada pula perusahaan-perusahaan swasta yang sudah tersertifikasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

Dalam seminar yang dimoderatori Euis Rita Hartati dari Pengurus Ikwi Pusat, Pandu juga menjelaskan ciri-ciri kabel PLN di jalan-jalan umum. “Kabel PLN tidak mungkin bergulung, kalau bergulung itu bahaya bisa menyebabkan panas dan menjadi pemicu kebakaran, kabel PLN terdiri dari beberapa kabel yang terpilin, dan jika dalam tiang biasanya kabel PLN adanya paling atas.” jelas Pandu yang juga alumni Universitas 11 Maret Surakarta ini.

Untuk di Jakarta dan sebagian kota-kota besar lainnya, kabel PLN tegangan menengah  sudah ditanam di bawah tanah. Dan yang tegangan rendah yang dialirkan ke rumah-rumah konsumen masih ada di atas, dan bertahap beberapa wilayah sudah ditanam di tanah, sehingga menambah estetika kota.

“Untuk diperhatikan juga anak cucu kita kalau bermain layangan, hati-hati jangan sampai tersangkut ke kabel listrik,” ujarnya.

Dalam seminar tersebut juga disampaikan pemutaran video mengapa kebakaran sering terjadi akibat listrik. “Mohon diperhatikan pemakaian listrik. Jika saklar mulai hitam-hitam tolong segera diganti . Jangan pula menggunakan sakral numpuk colokan terlalu banyak, karena bisa menyebab panas dan timbul percikan api dapat menjadi penyebab kebakaran,” papar Pandu.

Adapun tip untuk menggunakan listrik secara hemat, menurut Pandu, gunakan listriik sesuai kebutuhan, mulai dari lampu, AC, kipas angin dan lainnya. Jika tidak digunakan, terutama jika ingin meninggalkan rumah, sebaiknya matikan sakelar listrik, dan cabut colokannya.

“Menyetrika sebaiknya tidak satu per satu, untuk penggunaan air, sebaiknya ditampung di penampungan. Kebiasaan baik ini harus dibangun,” ujar Pandu.

Pelaksanaan Musyawarah Nasinal ini mendapat antusiasme dari para peserta. Terbukti dalam sesi tanya jawab yang digelar, banyak sekali peserta yang mengajukan pertanyaan, mulai dari penggunaan token listrik, hingga penggunaan kwh meter.

Ketua Umum IKWI Indah Kirana menuturkan Pelaksanaan Munas X IKWI 2023 ini telaksana atas kerjasama berbagai pihak, termasuk bantuan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan dari mitra IKWI.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Pertamina, BCA Syariah dan JNE. “Semoga penyelenggaraan Munas X IKWI 2023 ini berjalan dengan lancar dan sukses, ” ujar Indah Kirana.(*/Parmin)

Artikel ini telah dibaca 5,018 kali

Baca Lainnya

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Kisah Anak SD yang Tiada di Nusa Tenggara Timur: Buku dan Bolpoin Bisa Dibeli Hari Ini, Tapi Nyawa Hilang Selamanya

6 Februari 2026 - 07:54 WITA

Elit Tokoh Publik di Minta Untuk Stop Menghujat Kapolri

5 Februari 2026 - 21:28 WITA

Diplomasi Presiden Prabowo Menjalin Hubungan Internasional

5 Februari 2026 - 07:46 WITA

DPD Kawanua Katolik Jakarta Resmi Dikukuhkan, Siap Layani Umat Lintas Iman

3 Februari 2026 - 23:43 WITA

Di Makam BM Diah dan Rosihan Anwar, AMKI Merawat Ingatan Pers Yang Berjuang

3 Februari 2026 - 23:05 WITA

Trending di Jakarta
error: Content is protected !!