Tahuna, Sulutnews.com – Keseriusan Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) Ferdinand Gansalangi bersama jajarannya patut di apresiasi.
Pasalnya kini Kampus Bahari itu akan siap membangun Kapus III di Pantai Kaleheng telah diubah menjadi Polnustar Beach, di Kampung Kuma 1 Kecamatan Tabukan Tengah.

Dari pantauan media ini, di lokasi pembangunan Kampus III tersebut, Sabtu, (23/09/2023) sudah berdiri bangunan sederhana sebagai penanda bahwa Polnustar telah memulai aktifitas perkuliahan dan praktek di lokasi tersebut.
Di lokasi tersebut kedepannya akan di bangun berbagai bangunan penunjang perkuliahan maupun praktek mahasiswa, yang terintegrasi.
Ketika kunjungan media ini ke lokasi, disana sedang digelar kegiatan kemahasiswaan untuk pengenalan kampus kepada para mahasiswa baru (Maba).
Direktur Polnustar, mengatakan perencanaan pembangunan Kampus III di Kuma 1 sudah berlangsung lama, dan pihaknya akan menyeriusi pembangunannya demi pengembangan Polnustar kedepannya.

Selain pembangunan berbagai fasilitas, Polnustar masih membutuhkan lahan yang cukup besar yakni sekitar 10 hektar, olehnya Polnustar telah berkoordinasi dengan pemerintah Daerah maupun Provinsi dalam hal pembebasan lahan.
“Jadi kedepannya di lokasi ini akan di bangun berbagai fasilitas penunjang pembelajaran baik, perkuliahan maupun praktek dari para Mahasiswa, sejauh ini kami sudah membangun bangunan sementara” kata Gansalangi.
Sebagaimana kampus Bahari, maka kata Direktur, wilayah Polnustar Beach tersebut memiliki berbagai fasilitas yang bernuansa kelautan dan Kebaharian, karena menurut Gansalangi, Polnustar sangat serius menyiapkan lulusannya untuk siap bekerja dan mampu menciptakan lapangan kerja bermodalkan pengetahuan yang telah mereka peroleh.
“Jadi tentunya, kedepanyan ketika Kampus III ini dibangun, oreantasi kami adalah menyiapkan lulusan yang berkualitas di bidang Kelautan dan Kebaharian” tandas Gansalangi.
Lebih lanjut ia mengatakan, hadirnya Maba di lokasi tersebut untuk memperkenalkan area yang akan di bangun untuk Kampus III, sehingga mereka merasa memiliki kampus Polnustar, selain itu berbagai kegiatan positif untuk mempererat persaudaraan antara Maba maupun dosen dan mahasiswa lama sehingga terjadi kekompakan.
Gansalangi mendorong Dosen maupun Mahasiswa untuk mengembangkan ide dan gagasan, sebab menurut Gansalangi, Kampus akan menjadi hebat bila ide dan gagasan tersebut lahir dari semua unsur di Kampus, lalu menjadi ide bersama dan sudah pasti hasilnya akan lebih baik.
“Silahkan kembangkan ide dan gagasan kalian, kita di era merdeka belajar, lewat ide dan gagasan itu kampus ini akan semakin maju, untuk Maba jadikanlah diri kalian agen-agen perubahan,” sambung Direktur.

Ditambahkan oleh Ketua Jurusan Perikanan dan Kebaharian Julius Wuaten, pihaknya sangat mendukung upaya Direktur untuk pengembangan Kampus III, dimana peran setiap dosen maupun mahasiswa sangat di butuhkan untuk mewujudkan cita-cita bersama tersebut.
Kemudian, pada kesempatan itu, dihadapan Maba, Wuaten mengingatkan mereka untuk serius melaksanakan perkuliahan dan memantapkan tekat agar selesai tepat waktu, juga tidak menyia-nyiakan kesempatan dan pengorbanan dari orang tua.
“Kita akan menjadi satu keluarga di Kampus Polnustar ini, kita harus saling mendukung, juga bagi Maba untuk serius melaksanakan tugas perkuliahan jangan sia-siakan waktu dan kesempatan agar kelak kalian bisa membanggakan Kampus maupun orang tua” nasehat Wuaten.
Kaprodi, Teknologi Penangkapan ikan Joneidi Tamarol, berujar, pada hakekatnya salah satu fokus utama selain mendidik para mahasiswa dengan baik, juga akan senantiasa mendukung pembangunan kampus III, dimana menurutnya dengan hadirnya kampus III, dipastikan lulusan Polnustar memiliki keahlian mumpuni karena selama proses perkuliahan mereka menikmati berbagai fasilitas tebaik.
“Kami optimis kampus III ini mampu menjadi motor untuk mencetak lulusan terbaik” imbunya.
Untuk akses menuju ke Polnustar Beach, bisa melalui jalan darat dan laut dari pelabuhan mini Kampung Talengen, memakan waktu sekitar sepuluh menit. (Andy Gansalangi)







