Mitra, Sulutnews.com – Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Ronald Kandoli kembali menegaskan program Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Jepang tidak ada intervensi , Selasa 29/4/2025 di Gedung Legislatif Soekarno hall .
“ kami yakin dan tegaskan program ini tidak ada intervensi baik kami kepala daerah maupun dari pihak Disnaker apalagi dari pihak manapun,Lolos yah lolos kalau tidak jangan berkecil hati dan semua proses gratis” ungkap Bupati dihadapan Peserta CPMI dan Keluarga yang turut mendampingi.
Bupati bahkan mengatakan dalam kehidupan tentunya banyak tantangan dan harus berani mengambil Keputusan serta yakin dan percaya kepada Tuhan.
“Saya yakin program ini bisa berjalan dengan baik dan berharap peserta serius mengikti setiap tahapan seleksi , tentunya peran keluarga dalam memberikan support sangat penting,” ucapnya.
Ditambahkan Bupati jika program CPMI Jepang kali ini sukses, kedepannya kuota akan ditambah bahkan melebar kenegara lainnya.
“Tahun ini kalau berjalan, tahun depan menargetkan formasinya sekitar 150 orang, karena perdana kuota masih sedikit berikut setiap desa 1 orang dan kelurahan orang utusan,” ucapnya
Diakhir arahan, RK Sapaan akrab bupati Ronald Kandoli berharap peserta yang nantinya lolos program CPMI bisa menjadi penggerak ekonomi di desa dan kelurahan masing-masing.
turut hadir Wakil Bupati Mitra Fredy Tuda , ASs 1 Pemkab Mitra Jani Rolos, Ass 2 Arnold Mokosolang , Kepala Disnakertrans Mitra Jeiny Pandelaki , SE,Me serta kepala BP3MI Manado yang dikegiatan kali ini juga langsung melakukan penandatangan MOU bersama Pemkab Mitra terkait CPMI Jepang.





