Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Boltim · 17 Des 2025 23:55 WITA ·

Bupati Oskar Manoppo, Menandatangani Renja Pemkab Boltim Dengan BPJS Kesehatan


Foto:Tampak Bupati Oskar Manoppo, saat menandatangani nota kesepakatan Renja dengan BPJS Kesehatan. Perbesar

Foto:Tampak Bupati Oskar Manoppo, saat menandatangani nota kesepakatan Renja dengan BPJS Kesehatan.

Boltim, Sulutnews.com – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, menandatangani Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja (Renja), antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut, turut dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Perencanaan Iuran dan Keuangan Kedeputian Wilayah X BPJS Kesehatan Suparyono, serta di dampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Boltim, bertempat di Kantor BPJS Kesehatan Manado, Rabu 17 Desember 2025.

Foto:nota kesepakatan usai di tanda tangan.

Pada kesempatan itu, Bupati Oskar Manoppo dalam sambutannya menyampaikan bahwa, penandatanganan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja ini, merupakan langkah konkret untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan BPJS Kesehatan, khususnya dalam upaya peningkatan cakupan kepesertaan, tingkat keaktifan peserta, serta keberlanjutan pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), bagi segmen Peserta Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU-BP) di Kabupaten Boltim.

“Melalui forum ini, Saya berharap dapat dirumuskan langkah – langkah strategis yang terukur dan aplikatif, mulai dari penguatan pendataan kepesertaan, optimalisasi peran Pemerintah Desa, peningkatan kepatuhan pembayaran iuran, hingga penguatan pelayanan kesehatan yang bermutu, adil, dan merata bagi Masyarakat,”Jelas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa, sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas utama dalam visi dan misi Pemerintah Kabupaten Boltim. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah terus mengoptimalkan alokasi anggaran untuk mendukung keberlangsungan JKN.

foto bersama usai kegiatan.

“Visi dan misi Kami, salah satu tujuan utama adalah peningkatan derajat kesehatan Masyarakat. Karena itu, pada tahun 2025 Kami mengalokasikan anggaran lebih dari Rp18 miliar, dan tahun depan posisinya tetap sama. Insya Allah ke depan akan terus Kami pertahankan, karena tujuan utama Kami adalah kemakmuran dan kesehatan Rakyat,”Terangnya.

Bupati juga menambahakan, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan beserta seluruh pihak yang selama ini telah berkontribusi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Boltim dalam mendukung pelaksanaan Program JKN.

Semoga kerja sama ini, dapat terus terjaga dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan Masyarakat Bolaang Mongondow Timur,”Tutup Bupati Oskar Manoppo. (Ayla)

Artikel ini telah dibaca 948 kali

Baca Lainnya

Mengadiri HLM, Bupati Oskar Manoppo, Tegaskan Boltim Mendukung Kebijakan Strategis

23 Februari 2026 - 20:24 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Bupati Oskar Manoppo Audensi Dengan Direktur Kepelabuhan Kementerian Perhubungan RI

28 Januari 2026 - 23:10 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Trending di Adat Budaya