Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sulut · 28 Feb 2023 22:54 WITA ·

BPOM Manado Bersama Ketua Komisi IX DPR RI Masuk Desa Sosialisasi Cek Klik


BPOM Manado Bersama Ketua Komisi IX DPR RI Masuk Desa Sosialisasi Cek Klik Perbesar

SULUT, Sulutnews.com – Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene,SE bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM) Manado, menggelar sosialisasi dalam upaya memberikan pemahaman dan pengetahuan guna meningkatkan kemandirian masyarakat melalui kegiatan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Selasa (28/02/2023). Kepada kurang lebih 300 warga Desa Walewangko Kecamatan Langowan Kabupaten Minahasa, Kepala Balai Besar POM di Manado Dra Hariani, Apt menyampaikan edukasi terkait keamanan mutu produk obat, obat tradisional, kosmetik dan pangan serta tips CEK KLIK (cek kemasan, label, nomor ijin edar dan kadaluarsa) sebelum membeli dan mengkonsumsi produk.

“Dalam hal membeli obat agar ditempat yang tepat sesuai dengan ijin yang ada seperti di Apotik atau toko obat, jangan asal membeli dikios atau warung. Bapak,Ibu juga berhak bertanya mengenai kegunaan dan bagaimana mengkonsumsi obat agar tidak keliru,” ungkap Hariani.

Sementara Felly Estelita, SE, Ketua Komisi IX DPR RI kepada masyarakat dalam kesempatan ini menyampaikan materi terkait pencegahan stunting.”Saya memberikan perharian serius terkait persoalan stunting. Sebagai orang tua kita harus bijak dan tahu memberikanan makanan dan air minum yang higienis dan sehat, yang memiliki nilai gizi sehingga tumbuh kembang anak kita akan sehat dan baik.

Selanjutnya, Felly Runtuwene juga menyinggung upaya orangtua untuk memperhatikan kesehatan anak di saat proses pertumbuhan dan perkembangannya. “Kita harus memperhatikan kesehatan makanan dan juga lingkungan. Misalnya, jika kita orangtua ke toko membeli bahan makanan, maka kita bisa meminta kepada petugas toko untuk tidak meletakkan bahan makanan dan satu wadah dengan barang lain yang mengandung zat kimia, seperti sabun dan deterjen. Intu sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, termasuk anak-anak,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Felly Runtuwene mengharapkan agar masyarakat akan lebih memahami hal-hal mengenai stunting dan bisa melakukan langkah-langkah untuk mencegah sejak dini, agar program pemerintah kedepan bisa tercepat, dimana kasus stunting akan semakin menurun.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Kapolres Minahasa Selatan Pimpin Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Tompasobaru dan Kapolsek Tumpaan  

12 Maret 2026 - 20:33 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

12 Maret 2026 - 18:59 WITA

Pemkab Boltim, Menerima Kunjungan Safari Ramadhan Gubernur Sulut

11 Maret 2026 - 23:58 WITA

Gubernur Yulius Selvanus Tinjau Pelaksanaan GPM di Kotamobagu Dan Berikan Cadangan Pangan Untuk 12.118 KK Dalam Safari Ramadhan Idul Fitri

10 Maret 2026 - 23:00 WITA

Trending di Kotamobagu