Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 2 Nov 2024 18:35 WITA ·

Bencana Alam Meluas, Sulut Hanya Kebagian 40 Hektar Rehabilitasi Hutan Lindung DAS Tondano TA 2025


Kepala Seksi RHL Balai Pengelola DAS dan Hutan Lindung Tondano Sulawesi Utara Ir Sigit Nurcahyo (foto:Ist) Perbesar

Kepala Seksi RHL Balai Pengelola DAS dan Hutan Lindung Tondano Sulawesi Utara Ir Sigit Nurcahyo (foto:Ist)

Manado,SulutNews.com – Kepala Seksi Rehabilitasi Hutan Lindung (RHL) Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Tondano dan Perlindungan Hutan Lindung (BPDASHL) Provinsi Sulawesi Utara, Ir Sigit Nurcahyo menjelaskan bahwa DAS Tondano merupakan kawasan skala prioritas yang akan dijamah kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan pada tahun 2025 nanti.

Rehabilitasi hutan dan lahan masih sama bertujuan untuk pemulihkan fungsi DAS, Air Sungai dan fungsi hutan lindung disamping untuk mengurangi dampak bencana alam.

“Pada tahun ini Proyek RHL kita hanya seluas 45 hektar. Memang luasannya kecil, dibandingkan jumlah DAS di Sulawesi Utara yang jumlahnya ribuan hektar,” kata Sigit Nurcahyo saat menerima sejumlah media di ruang kerjanya, Jumat (1/11).

Dibanding tahun 2024, kata Sigit Nurcahyo mencoba menjelaskan, Sulut justru mendapat bantuan RHL seluas 180 hektar untuk rehap kawasan hutan lindung, berarti lebih kecil luasannya tahun 2025 yang hanya 45 hektar.

“Akan tetapi meskipun luasan lahan rehabilitasi berkurang, kegiatan akan melibatkan lebih banyak kelompok tani,” tambahnya.

Bukti akan ada keterlibatan banyak kelompok tani, tambah pria ini, dapat dilihat dari bukti kerja Balai PDASHL Sulut di tahun 2024. Dari persemaian RHL di Desa Likupang Minahasa Utara dan di Kelurahan Kima Atas Kota Manado dimana banyak petani yang mendapat bantuan bibit pohon kini sudah bisa merasakan hasil pertanian buah- buahan, tambah Sigit.

“Wartawan dapat mengunjungi dua kawasan ini karena sudah terbukti petani yang hidup baik dan sukses jumlahnya sudah lebih banyak. Mereka ada beberapa yang menempati lahan lalu mendapatkan bibit pohon dari kegiatan RHL,” tambahnya.

Sigit juga menjelaskan, tentang syarat petani yang boleh mendapat bantuan bibit pohon haruslah mampu bercocok tanam.

Karena kegiatan rehabilitasi tersebut berada di kawasan DAS yang dinamakan DAS Pemulihan. Disebut DAS Pemulihan karen lahannya bermasalah antara lain memiliki ciri-ciri, lahan kritisnya cukup besar, lokasi lahannya terbuka, erosi lahannya tinggi, sering terjadi bencana banjir dan banyak terdapat pemukiman penduduk.

Berbeda dengan DAS yang dipertahankan, tambah Sigit, adalah hutan lindung yang masih bagus, penyerapan air sungai lebih normal, lahan kritisnya tidak besar, erosi tidak melebihi ambang batas, sungainya berair jernih dan dingin.

“Nah, jenis DAS yang saya sebut terakhir ini di pedesaan hingga diperkotaan dan yang dilalui air sungai diharapkan akan tetap lestari. Lagian nanti tidak mudah dirusak orang yang tidak bertanggungjawab. (*/Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 1,064 kali

Baca Lainnya

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

12 Maret 2026 - 18:59 WITA

Menjelajahi Kawasan Favorit Pejalan Kaki di Kota Manado

12 Maret 2026 - 09:55 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa Minta Empat Kepsek SMP Yang Baru Harus Tingkatkan Kualitas Memimpin dan Mengelola Dana BOS

12 Maret 2026 - 09:44 WITA

Trending di Manado