Manado, Sulutnews.com – Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado Peter Bart Assa ST MT.Ph.D mengatakan, hinga saat ini belum ada laporan dari sejumlah Sekolah PAUD, TK, SD dan SMP penerima program Makan Bergisi Gratis ( MBG) bahwa ada siswa yang keracunan MBG.
” Kita bersyukur belum ada laporan siswa terkena keracunan MBG sejak Januari hinga saat ini program MBG berjalan” kata Kadis Dikbud Manado Peter Assa kepada Jurnalis Sumikolah Sulut7 dikantornya Selasa (30/9).
Menurutnya, untuk program MBG sudah dilakukan oleh Badan Gisi Nasional ( BGN) perwakilan di Manado. Dan sudah ada sejumlah sekolah PAUD , TK dan SD serta SMP. Sudah dilakukan sejak Januari 2025 hinga saat ini. Namun jumlahnya dari BGN yang tentukan. Dikbud Manado sebagai penerima saja.
Dikatakan, belum ada siswa yang terkena keracunan ini mungkin karena pengawasan ketat petugasnya juga bekerja maksimal. Ini diharapkan terus menerus tidak ada keracunan.

Foto – Kepsek SMP Hegeri 4 Manado Rahman Mangopa S.Pd.M.Pd
Program MBG ini sangat baik karena menambah gisi siswa terutama siswa Sekolah PAUD, TK, SD dan SMP yang memang butuh tambahan gisi .” Jadi program ini kita dukung sepenuhnya” kata.
Sementara itu hasil pantauan Jurnalus Sumikolah Sulut pemberian MBG di Kota Manado sudah berlangsung sejak Januari 2025 berjalan baik..Namun masih ada juga sejumlah sekolah yang belum dapat.
Sejumlah Kepsek yang sekolahnya sudah dapat program MBG kepada Jurnalis Sumikolah Rabu (1/10) mengatakan program ini baik. ” Kami bersyukur belum ada siswa keracunan saat menerima MBG hinga saat ini” kata Kepsek SMP Negeri 4 Manado Rahman Mangopa S.Pd. M.Pd. Ada 700 lebih siswa yang ada disekol8ahnya yang dapat MBG. Sejak awal Januari 2025 sekitar 9 bulan tidak ada laporan keracunan, ” kata Mangopa.
Rahman Mangopa yang juga merangkap sebagai Plt Kepsek di SMP Negeri 8 Manado untuk SMP Negeri ada 1.200 siswa yang dapat MBG sejak Agustus 2025 aman dan lancar. Pihak sekolah memeriksa kondisi makanan sebelum dimakan ..Jadi dua sekolah yang dia pimpin baik SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 8 Program MBG aman lancar.

Foto – Kepsek SD Negeri 11 Manado Theresya Rumbayan S.Pd.M.Pd
Hal yang sama dikatakan Kepsek SMP Negeri 10 di Mapanget Manado Fenny Mononimbar S.Pd.M.Pd kepada Jurnalis Sumikolah. Menurut Kepsek Fenny Mononimbar S.Pd.M.Pd program MBG disekolahnya masih aman tidak ada keracunan MBG sejak Akhir Agustus 2025 program MBG masuk kesekolahya hinga saat ini.
” Kita bersyukur semua karena Siswa yang menerima 1.000 lebih MBG belum ditemukan keracunan makanan MBG” kata Kepsek Mononimbar.
Pihaknya mengawasi ketat. Bahkan kalau ada .sayur dan ikan tidak layak dikomsumsi bisa diganti besok harinya.” Kita langsung hubungi staf BGN untuk diganti. Semua guru membantu awasi.
Sekolah SD Lancar
Sementara itu untuk MBG disekolah SD menurut sejumlsh Kepsek berjalan lancar dan tidak ditemukan keracunan. Dan kami guru guru justru memeriksa MBG sebekum dimakan .Kakau tidak layak dikembalikan . Bahkan kami sebagai guru harus mencicipi dulu” Kita bersyukur tidak ada laporan terjadi keracunan” kata Kepsek SD Negeri 11 di Jalan Sarapung Manado Ibu Kepsek Rumbayan S.Pd M.Pd. Sekitat 554 siswa yang dapar MBG. Tidak ada masalah.. Kepsek dan guru guru membantu mengawasi MBG. Bahkan kita cicipi MBG sebelum dimakan siswa.

Foto – Kepsek SMP Hegeri 4 Manado Rahman Mangopa S.Pd.M.Pd
Sedangkan Kepsek SD Negeri 03 di Wawonasa Nila Hamady M.Pd mengatakan secara terpisah untik SD Negeri 03 ada sekitar 420 Siswa. Tifak ada laporan keracunan hinga saat ini. Di SD Negeti 03..Sebagai Kepsek mengawasi MBG dan mencicipi lebih dulu MBG sebelum siswa makan.” Tidak ada masalah dengan MBG disekolahmya.
Terkait kualitas kami sering usul untuk sayur harus nerfariasi setiap hari. Atau diganti ganti.””Kita mendukung MBG karena akan menambah aiswa untuk pememuhan gizi” ujar Nila Hamady yang juga merangkap Plt Kepsek SD Negeri 125 . Ini pasti akan menambah Gizi siswa SD karena sangat baik program MBG tinggal pengawasan harus ketat. ( Fanny)





