Sitaro.sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Pemkab Sitaro) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Komitmen ini ditandai dengan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Denny Kondoj, Selasa, 10/6/2025.
Menurut Denny, rapat tersebut digelar untuk memastikan kesiapan menyambut kedatangan tim penilai program KLA dalam waktu dekat. Seluruh OPD terkait diarahkan agar menyusun strategi terbaik guna memperkuat posisi Sitaro dalam penilaian.
“Kita menargetkan Kabupaten Sitaro bisa meraih predikat Kabupaten Layak Anak. Karena itu, segala persiapan harus benar-benar matang,” tegasnya.
Meski target meraih predikat KLA menjadi motivasi, Denny menekankan hal yang lebih penting adalah terjaminnya hak-hak dasar anak di wilayah kepulauan tersebut.
“Tujuan utama dari program ini bukan hanya gelar, tapi memastikan anak-anak kita bisa tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, sehat, serta mendapatkan pendidikan dan layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Sitaro menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya:
- Membangun dan memperbaiki fasilitas ramah anak.
- Memperkuat layanan pendidikan serta kesehatan anak.
- Menyediakan mekanisme perlindungan dan pendampingan hukum bagi anak korban kekerasan.
Keseriusan Pemkab mendapat dukungan dari tokoh masyarakat.
“Program Kabupaten Layak Anak sangat penting bagi masa depan generasi kita. Kalau fasilitas pendidikan, kesehatan, dan ruang bermain anak diperhatikan, otomatis kualitas SDM Sitaro akan meningkat. Kami siap mendukung langkah pemerintah,” kata Yuli, tokoh masyarakat Siau Timur.
Dengan predikat KLA, Pemkab berharap Sitaro bisa menjadi daerah yang benar-benar ramah bagi generasi muda.
“Harapan kita, anak-anak di Sitaro dapat merasakan kebahagiaan, keamanan, serta tumbuh kembang yang optimal di lingkungan mereka,” tutup Denny.





