Manado, Sulutnews.com – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) tingkat SMP di Kota Manado mulai Senin 14 Juli hinga 18 Juli atau lima hari.
Plt Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Manado Rahman Manggopa S.Pd.M.Pd yang juga menjabat Kepsek Devinitif SMP Negeri 4 Manado kepada media Sulutnews.com Jumat (11/7), membenarkan MPLS mulai Senin 14 Juli pekan depan baik SMP Negeri 8 dan 4.
Sekitar 352 siswa yang diterima di SMP Negeri 8 lewat Sistim Penerimaan Murid Baru ( SPMB) sesuai kuota yang ditetapkan.””Kami berharap semua siswa yang sudah diterima ikut MPLS” kata Manggopa.
Dikatakan MPLS itu penting karena menurut Kepsek selama pelaksanaan MPLS siswa mendapat materi terkait kondisi dan proses belajar di SMP Negeri 8 Manado. Dan juga tata tertib dan aturan disekolah.” Jadi soal disiplin dan tata tertib serta jam masuk dan keluar sekolah harus diketahui 352 siswa baru” kata Manggopa.
Selain itu akan diawasi ketat agar tidak ada kekerasan dari panitia atau panitia dan OSIS.” Kita hindari kekerasan selama MPLS” kata Rahman Manggopa.
Bahkan kata Kepsek pihaknya juga akan berikan materi terkait Bahaya Narkoba dan juga terkait kenakalan remaja dari pihak Kepolisian.
” Saya optimis tidak akan ada kekerasan dan berjalan baik MPLS di SMP Negeri 8 Manado yang masuk sekolah ungulan SMP yang ada di Malalayang” kata Rahman.
Saat ini sekitar 1.500 siswanya. Meskipun tahun ini menurun yang diterima. Karena yang lulus tahun ini sekitar 420 siswa yang diterima sesuai kuota hanya 352 siswa.

Foto – Kepsek SMP Swasta Katolik Hati Kudus Karombasan Manado Ibu SerafinaTerok S.Pd
SMP Negeri 4
Sementara itu SMP Negeri 4 Manado di Karombasan menurut Kepsek Devinitif Rahman Manggopa ada 250 siswa yang akan ikut MPLS mulai pekan depan. Dikatakan tujuan MPLS sama dengan di SMP Negeri 8 dan SMP lainnya. Karena itu harus ikut semua siswa yang sudah terdaftar lewat SPMB..
Untuk SMP Negeri 4 MPLS juga kita hindari kekerasan. Kita berikan materi terkait kondisi sekolah dan juga kurikulum yang ada dan bahaya narkoba dan juga Kamtibmas.
Dalam SPMB tahun ini baik SMP Negeri 8 dan 4 berjalan lancar dan ikut aturan yang ada. Hanya saja menurut Mangopa untuk SMP Negeri 8 ada sekitar 500 lebih yang mendaftar hanya diterima 352 sesuai kuota. Sisanya kami dorong masuk SMP lain baik Negeri dan Swasta.
Sedangkan SMP Negeri 4 Manado dari kouta yang ditetapkan sekitar 350 hanya 230 yang masuk lewat SPMB atau tidak capai kuota yang disediakan. Namun Menurut Kepsek Rahman tetap eksis SMP Negeri 4 Manado
Untuk SMP Swasta Katolik Hati Kudus Karombasan Ibu Terok S.Pd ada 70 siswa yang sudah mendaftar dan ada 50 an siswa sudah lapor. Mudah mudahan bisa tiga Rombel yang diterima.
MPLS tetap dilakukan pekan depan dan semua siswa harus ikut dan tidak ada kekerasan. MPLS tujuannya baik. Karena itu menurut Kepsek Ibu Terok harus ikut semua siswa. (Fanny)






