Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Banten · 4 Mar 2025 16:45 WITA ·

Kabupaten Lebak Memasuki Masa Panen di Bulan Ramadhan 1446 H


Kabupaten Lebak Memasuki Masa Panen di Bulan Ramadhan 1446 H Perbesar

Lebak,Sulutnews.com – Di Kabupaten Lebak memasuki masa panen padi di bulan Ramadhan 1446 H. Salah satu wilayah yang melaksanakan panen adalah Kecamatan Wanasalam, tepatnya di Kelompok Tani (Poktan) Pakbar I, Desa Cipedang, pada Selasa, 4 Maret 2025.

Padi yang dipanen merupakan varietas unggul Biosalin 2, yang dikenal tahan terhadap kadar garam tinggi di lahan suboptimal.

Dalam kegiatan panen tersebut, hasil ubinan menunjukkan produktivitas yang sangat baik. Data hasil panen varietas Biosalin 2 mencatat Hasil Ubinan mencapai 11,2 ton GKP per hektar.

Varietas Biosalin 2 dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas lahan suboptimal yang memiliki kadar salinitas tinggi, sehingga sangat cocok untuk wilayah pesisir dan daerah dengan air tanah berkadar garam tinggi. Pada bulan Maret ini, Kecamatan Wanasalam diprediksi akan mencapai luas panen sekitar 1.800 hektar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat, SST, M.Si, menyatakan rasa syukurnya atas hasil panen yang baik pada musim ini.

“Kualitas panen kali ini sangat baik. Kami mendorong petani untuk menjual gabahnya ke BULOG dengan harga Rp6.500 per kg, sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 14 Tahun 2025,” kata Rahmat saat dilokasi panen padi, Selasa 4 Maret 2025.

Menurutnya, Keputusan tersebut menggantikan aturan sebelumnya, yakni Keputusan Kepala Bapanas Nomor 2 Tahun 2025, dan bertujuan untuk menjamin stabilitas harga gabah serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Rahmat juga menghimbau para petani agar tidak menjual gabahnya ke tengkulak dengan harga di bawah standar.

“Kami mengimbau agar petani menjual gabahnya ke BULOG daripada ke tengkulak, terutama jika harga yang ditawarkan lebih rendah dari Rp6.500 per kg. Para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di semua kecamatan siap mendampingi petani dalam proses penjualan gabah,” tambahnya.

Panen raya di Kabupaten Lebak ini menjadi momentum penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan adanya dukungan pemerintah dan pendampingan dari PPL, diharapkan petani dapat memaksimalkan hasil panen mereka dan mendapatkan harga yang lebih menguntungkan.(*/Abdul)

Artikel ini telah dibaca 1,212 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Merson Simbolon Menerima Penghargaan Kartu Pers Nomor Satu di HPN 2026

10 Februari 2026 - 11:15 WITA

Acara Puncak HPN 2026 Meriah Ditandai Pemberian Penghargaan, Menko PM Muhaimin Iskandar Minta Pers Harus Berintegritas

9 Februari 2026 - 22:49 WITA

Gubernur Banten Andra Sony : HPN 2026 Memberikan Manfaat Positif Bagi Daerah Banten

9 Februari 2026 - 11:28 WITA

Membanggakan, Sekretaris PWI Sulut Terima Kartu Pers Nomor Satu di HPN 2026

9 Februari 2026 - 07:44 WITA

Pers Sangat Penting Menyampaikan Informasi Benar Kepada Publik Ditengah Disrupsi Informasi Era AI

8 Februari 2026 - 22:26 WITA

Hari Ini Lebih 1.000 Wartawan Tiba di Banten Sambut HPN 2026

6 Februari 2026 - 18:54 WITA

Trending di Banten