Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sulut · 20 Feb 2023 08:23 WITA ·

Libatkan Jurnalis, Bawaslu Sulut Gelar Rakor Indeks Kerawanan Pemilu


Libatkan Jurnalis, Bawaslu Sulut Gelar Rakor Indeks Kerawanan Pemilu Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Untuk mengantisipasi pelanggaran pada pelalsanaan Pemilu tahun 2024 mendatang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang melibatkan jurnalis Provinsi Sulawesi Utara Minggu hingga Senin (19-20 /2/2023). Pada giat yang dihadiri Anggota Bawaslu RI Loily Suhenty Deputi Bidang Teknis Bawaslu RI, Deputi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, La Bayoni, Forkopimda, Perwakilan Parpol, sjumlah elemen pengawasan, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh dalam sambutannya saat membuka kegiatan mengatakan kegiatan yang bertajuk “Merayakan Kegembiraan Mencegah Pelanggaran tersebut dilaksanakan sebagai upaya dari Bawaslu untuk bersama sama bergandengan tangan untuk mencegah dan melakukan mitigasi kerawanan pemilu.

“Saya mengajak semua pihak untuk sama- sama bergandengan tangan melakukan pengawasan atas pelanggaran, sehingga penyelenggaraan Pemilu yang berkwalitas benar- benar terlaksana dengan baik,” tegas Mewoh.

Ditempat yang sama, Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty mengatakan tema yang diangkat adalah Merayakan kegembiraan, mencegah pelanggaran. Apa tidak salah? Sulut ini suka aneh-aneh, sulut telah dinyatakan sebagai daerah dengan kerawan tinggi kedua se Indonesia“Tapi di tema tertulis rayakan kegembiraan. Kok gitu sih. Terlepas dari itu disisi lain saya melihat ini bisa jadi upaya optimisme Bawaslu Sulut,” Kata Lolly.

Juga kata Lolly, ketika data IKP ditarik dari kabupaten, kota, provinsi dan RI lakukan analisis. Maka analisis itu adalah situasi yang nyata.“Kita masih ingat ketika angka partisipasi pemilih itu ternyata 100 persen daerah tingginya mengalahkan DKI dan Jabar maka kita perlu berefleksi. 2024 waspada nggak boleh ada kejadian seperti yang lalu di mana ada warga yang menolak Pilkada, di mana yang lalu ada warga yang tidak bisa memilih,” katanya

Dalam konteks ini, kata lolly, mari kita refleksikan. Ketika hari ini pemutahiran data pemilih mulai berjalan, maka tidak sekedar kita datang dari rumah ke rumah, coklit dan pasang stiker.“Esensinya adalah memastikan jangan sampai ada warga sulut yang punya hak pilih tidak bisa milih, yang tidak punya hak pilih malah bisa milih. Potret 2019 kita tahu semua, apalagi sulut punya beberapa pulau yang diarea perbatasan,” Ucapnya

Mari kita sama-sama awasi dan cegah terjadinya hal-hal negatif di pelaksanaan Pemilu 2024 nanti.(josh tinungki)

 

 

Artikel ini telah dibaca 1,327 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Forward Sulut Ngopi Bareng Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut

29 Juli 2026 - 10:18 WITA

Retrubusi 63 Blok Pertambangan Rakyat Sulut Mencapai Rp.5 Triliun. Hendry Walukow Segera Ditindak Lanjuti

29 Juli 2026 - 10:07 WITA

Banggar DPRD Sulut Tolak DPM Rp 30 Miliar Untuk PT BSG

28 Juli 2026 - 12:40 WITA

Richard Sualang Hadir Peringati Peristiwa Kudatuli 27 Juli 1996

28 Juli 2026 - 12:01 WITA

Irene Golda Pinontoan Apresiasi Peristiwa Kudatuli Jadi Penyemangat Dalam Berdemokrasi

28 Juli 2026 - 11:09 WITA

PDIP Sulut Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli. Stewen Kandouw : Kader Harus Berpolitik Beradab dan Tetap Solid Bersama Rakyat

28 Juli 2026 - 05:45 WITA

Trending di Manado