Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Ekonomi · 11 Nov 2024 18:51 WITA ·

Pjs Walikota Tomohon Fereydy Kaligis Hadiri Sekaligus Buka kegiatan Kegiatan Sosialisasi Stop Boros Pangan


Pjs Walikota Tomohon Fereydy Kaligis Hadiri Sekaligus Buka kegiatan Kegiatan Sosialisasi Stop Boros Pangan Perbesar

Tomohon,Sulutnews.com – Penjabat Sementara Walikota Tomohon Ir Fereydy Kaligis MAP menghadiri sekaligus membuka kegiatan Kegiatan Sosialisasi Stop Boros Pangan yang dilaksanakan di Grand Master Resort Tomohon. Senin,(11/11/2024).

Sambutan Pjs Walikota Tomohon menyampaikan bahwa ketahanan pangan dan gizi selalu menjadi isu strategis  Nasional, karena pemenuhan  pangan merupakan hak setiap warga Negara yang harus dijamin kuantitas dan kualitasnya,aman dan bergizi untuk mewujudkan sumberdaya manusia yang sehat, cerdas, aktif dan produktif melihat situasi dan isu yang berkembang saat ini, salah satunya Elnino, yang menjadi hal yang sangat berpengaruh bagi ketahanan pangan yang ada di daerah kita. Mengantisipasi dampak el nino terhadap ketahanan pangan nasional, Pemerintah melakukan beberapa langkah strategis untuk mengamankan ketersediaan pangan. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional terus berkolaborasi dengan semua stakeholder guna  memastikan ketersediaan dan kualitas pangan serta menjaga keterjangkauan  harga dimasyarakat.

“Hal ini menjadi masalah karena setiap seringkali produksi melimpah tetapi permintaan sedikit. Apalagi pangan mudah rusak/busuk. Sehingga ini perlu ada penanganan yang baik. Di kota Tomohon memiliki cool storage jadi ada beberapa pangan yang bisa kita amankan” ucapnya.

Disampaikan bahwa salah satu kendala yang ada pada petani/kelompok tani ialah tidak melihat masa tanam yang baik sehingga disaat kita membutuhkan pangan pada hari raya ketersediaan pangan sangat kurang Sehingga kita mengambil pangan dari luar daerah.

Walikota berharap kepada para Lurah untuk memberikan motivasi kepada masyarakat, petani  tentang pola tanam.

Dalam rangka mewujudkan Astacita(8 misi) Presiden RI, salah satunya yaitu meningkatkan kualitas hidup sumber daya manusia agar supaya terhindar dari Kemiskinan, Kebodohan, dan juga menjadi Sumber daya Manusia yang unggul.

Dan diharapkan juga para lurah untuk memantau masyarakat-masyarakat miskin Apalagi yang miskin ekstrim itu harus kita perhatikan dan juga salah satunya bagaimana kita mencegah stunting di kota Tomohon. Jangan sampai karena kebutuhan pangan tidak terpenuhi menimbulkan potensi stunting.

Selanjutnya, secara global food loss and waste (FLW) merupakan salah satu tantangan terbesar  dalam sistem pangan saat ini. Menurut FAO, sepertiga dari pangan yang diproduksi atau sekitar 1,3 miliar ton pangan terbuang setiap tahunnya. Sesuai food waste index report 2021, sekitar 13 persen dari total produksi pangan global mengalami penyusutan (food loss) dan 17 persen pangan terbuang percuma karena perilaku boros pangan (food waste). Masih besarnya angka pemborosan pangan di Indonesia memberikan pengaruh terhadap ketersediaan pangan. Badan Pangan Nasional terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya upaya mengurangi pemborosan pangan melalui gerakan selamatkan pangan.

Potensi pemborosan pangan tersebut tersebar mulai dari restoran,catering,toko makanan, industri pangan,retail,hotel dan bahkan ditingkat rumah tangga. Dalam upaya ini perlu melibatkan tokoh-tokoh agama,tokoh-tokoh masyarakat,dan pemerintah.

“Melalui upaya ini diharapkan mulai ada perubahan perilaku dan pembiasaan terhadap hal-hal yang dianggap negatif padahal sebenarnya baik menjadi hal yang positif misalnya menghabiskan makanan yang telah diambil, tidak berlebihan ketika mengambil makanan serta mendonasikan makanan daripada terbuang” ungkap Kaligis.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Utara Jemmy  J R Lampus M Kes, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Tomohon Dra. Lily Solang  MM, Kepala Dinas Pangan Daerah Kota Tomohon Dr. Novi Kainde MSi,Para Camat, Lurah se-kota Tomohon dan Jajaran Pemerintah Kota Tomohon.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,015 kali

Baca Lainnya

Wakil Walikota Sendy Rumajar Membuka Kegiatan Pra Musrenbang RKPD Kota Tomohon Tahun 2027 dan Tematik Stunting

11 Maret 2026 - 23:55 WITA

Pentas Mahzani 1000 Pelajaran di Kota Tomohon Lestariikan Warisan Budaya Masyarakat Adat Tombulu

11 Maret 2026 - 23:44 WITA

Wakil Walikota Sendy Rumajar Hadiri dan Buka Kegiatan Seleksi Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkot Tomohon

10 Maret 2026 - 23:23 WITA

Pentas Mahzani Massal Pergelaran Sastra Woloan Bakal Hentak Kota Tomohon Diikuti 1000 Pelajar

9 Maret 2026 - 14:06 WITA

Karang Taruna Kota Tomohon Gelar Kompetisi Tenis Meja Walikota Tomohon Cup 2026 Lahirkan Champion Terbaik

8 Maret 2026 - 23:06 WITA

Walikota Tomohon Bersama Ketua TP-PKK dan Wakil Walikota Hadiri Ibadah Syukur 1 Tahun Kepemimpinan YSK-Victory

5 Maret 2026 - 23:52 WITA

Trending di Manado