Manado, Sulutnews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sekprov Sulut) Steve Kepel ST M.Si mengapresiasi kinerja Ombudsman RI Perwakilan Sulut yang terus melakukan sosialisasi penilayan penyelengara pelayanan Publik 2023.” Sosialisasi ini sangat baik dan penting” kata Sekprov Steve Kepel saat membuka acara Sosialisasi Jumat (4/8) di Roger Hotel Wanea Manado.
Dalam acara tersebut hadir Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulut Melany Limpar SH MH serta staf dan peserta sekitar 200 orang dari Polda Sulut dan Kapolres dan Polres serta Kapolresta dan staf se -Sulut, Kantor Agraria Tata Ruang ( ATR) dan Badan Pertanahan Nasionsl se Sulut dan dari Pemda Sulut serta perwakilan 15 Kabupaten dan Kota.
Menurut Kepel dengan acara ini nantinya akan meningkat pelayanan publik.agar kapasitas lebih berkualitas. Dan cepat murah dan prima. Kepel mengatakan pelayanan publik merupakan kewajiban pemerintah daerah melalui perangkat daerah atau instansi terkait untuk memberikan layanan lebih prima. Dalam mempermudah sebuah kepengurusan atas kebutuhan masyarakat tertentu. ” Jadi penting sekali acara ini” katanya.
Diharapan dengan acara ini peserta dapat mengikuti dengan baik dan saksama dan ini menjadi wadah evaluasi dan improvisasi prihal memenuhi dan memperbaiki bahkan mengoptimalkan berbagai variabel standart pelayanan pada instansi unit kerja masing masing. Ia optimis pelayanan publik kedepan akan lebih baik.
Tingkatkan Pelayanan Publik
Sementara itu Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulut Melany Limpar dalam sambutannya mengatakan proses pelayanan Publik di Sulut diawali sosialisasi mulai bulan Agustus hinga Oktober 2023. Ia optimis dengan sosialisasi ini akan lebih baik pelayanan publik. ” Pokoknya dengan adanya penilaian maka diharapkan kualitas pelayanan publik yang dilaksanakan lewat opini pengawasan pelayanan publik dalam upaya pencegahan maladministrasi pada setiap unit kerja.
Melani Limpar berharap penilaian pelayanan publik tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Kepada wartawan usai acara Limpar mengatakan pihaknya melakukan penilaian secata objektif. Kedepan dengan berkembang digitalisasi maka akan melakukan secara digitalisasi dan pihaknya akan lakukan terus penilaian disemua unit pelayanan publik. Ia mengakui sudah mulai ada perbaikan kualitas pelayanan publik setiap tahun. Acara diakhiri dengan dialog dan tanyajawab. Arthur Tumipa dari Asisten III Pemda Minsel mengatakan pihaknya terus lakukan perbaikan pelayanan. Memang tahun lalu baru sekitar 66 poin masih belum capai diatas 70 point. Kedepan akan capai diatas itu.” Karena itu sosialisasi ini penting” kata Tumipa.7 (fanny)





