Sulutnews.com, Bitung – Sejumlah warga bersama anak anak setempat memanfaatkan pelepah kelapa untuk dijadikan sapu lidi yang diambil dari pohon kelapa tumbang.
Selain bermanfaat untuk kebutuhan setiap hari, sapu lidi ini tentunya gratis alias tidak harus membelinya di pasar dan cara membuatnya pun cukup mudah.
Warga memanfaatkan pohon kelapa yang tumbang oleh eksavator saat Perintisan Jalan Pertanian TMMD 116 Kodim 1310/Bitung.
Pohon kelapa yang sudah direlakan oleh pemilik lahan karena terkena jalur Perintisan Jalan ini, dimanfaatkan oleh warga setempat terutama ibu – ibu serta anak anak untuk dijadikan berbagai benda ataupun barang untuk kebutuhan sehari hari termasuk sapu lidi.
” Biasanya diambil ketika daunnya masih berwarna hijau atau basah, ketika itulah lidi sawit mudah dipisahkan dari daunnya,” ujar Ibu Adel Dame (42) salah satu warga Kel. Tandurusa yang ikut membuat sapu lidi, Selasa (30/5/23).
Ia setiap hari menunggu anaknya pulang sekolah untuk mencari pelepah kelapa, dan kembali ke rumah setelah membawa satu ikat besar lidi yang telah dipisahkan dari daunnya.
” Daripada menghabiskan waktu yang terbuang sia-sia, lebih baik kita pergunakan dengan kegiatan yang bermanfaat salah satunya membuat sapu lidi ini.” ujarnya.
Lokasi Perintisan Jalan Pertanian menghubungkan pemukiman warga di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung. sehingga interkasi antar warga dan Satgas TMMD tidak sulit, bahkan sejumlah warga kerap membantu pengerjaan bersama prajurit TNI AD di kawasan TMMD 116.
(Tzr)







