Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 9 Mar 2026 16:20 WITA ·

Tokocrypto Buka Deposit QRIS untuk Mudahkan Transaksi Kripto di Indonesia


Tokocrypto Buka Deposit QRIS untuk Mudahkan Transaksi Kripto di Indonesia Perbesar

Jakarta, 9 Maret 2026 – Nilai transaksi aset kripto di Indonesia pada awal tahun 2026 mengalami penurunan seiring melemahnya harga kripto global. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto selama Januari 2026 sebesar Rp29,24 triliun atau turun secara bulanan.

Total transaksi kripto sepanjang Januari 2026 tersebut melemah 10,53 persen dibandingkan Desember 2025 yang tercatat senilai Rp32,68 triliun. Meski mengalami penurunan nilai transaksi, OJK menyatakan kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital, termasuk aset kripto, masih terjaga dengan baik.

Data OJK juga menunjukkan jumlah konsumen pedagang aset keuangan digital mencapai 20,70 juta pengguna pada Januari 2026. Angka ini tumbuh 2,56 persen dibandingkan Desember 2025 yang tercatat sebanyak 20,19 juta konsumen.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa penurunan nilai transaksi kripto di awal tahun merupakan hal yang wajar di tengah kondisi pasar global yang sedang mengalami koreksi harga.

“Pergerakan transaksi kripto sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar global. Ketika harga aset kripto mengalami koreksi, biasanya aktivitas trading juga ikut melambat karena investor cenderung menunggu momentum yang lebih stabil. Namun secara fundamental, minat masyarakat terhadap kripto di Indonesia masih terus bertumbuh, terlihat dari jumlah pengguna yang terus meningkat,” ujar Calvin.

Perkembangan Ekosistem Digital

Menurut Calvin, perkembangan ekosistem digital di Indonesia juga menjadi faktor penting yang akan mendorong pertumbuhan industri kripto ke depan. Kemajuan sistem pembayaran digital membuat akses terhadap layanan keuangan, termasuk investasi aset kripto, semakin mudah.

Bank Indonesia mencatat kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada 2025 didukung oleh sistem pembayaran yang aman dan lancar seperti QRIS, BI-FAST, dan berbagai metode pembayaran digital lainnya. Indonesia bahkan menjadi salah satu negara dengan adopsi pembayaran digital yang sangat cepat.

Dalam Laporan Perekonomian Indonesia 2025, Bank Indonesia mencatat QRIS sebagai sistem pembayaran dengan pertumbuhan volume transaksi tertinggi. Volume transaksi QRIS tumbuh sebesar 139,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan jumlah pengguna mencapai 59,53 juta dan merchant sebanyak 42,75 juta.

Kemudahan Deposit QRIS

Melihat perkembangan pembayaran digital yang terus meningkat, Tokocrypto memperkuat kemudahan akses bagi pengguna dalam bertransaksi aset kripto melalui berbagai metode deposit yang cepat dan praktis, termasuk QRIS. Langkah ini sejalan dengan tren penggunaan QRIS yang terus tumbuh di Indonesia. 

Berdasarkan data Bank Indonesia, QRIS menjadi sistem pembayaran dengan pertumbuhan volume transaksi tertinggi pada 2025, yakni mencapai 139,9 persen secara tahunan, dengan jumlah pengguna 59,53 juta dan merchant 42,75 juta. Bahkan, pada 2026 pertumbuhan QRIS diproyeksikan tetap kuat di level 109,2 persen.

Calvin menilai pertumbuhan QRIS yang sangat pesat menunjukkan semakin tingginya penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital yang cepat, mudah, dan efisien. Menurutnya, tren ini dapat menjadi momentum positif bagi industri kripto untuk menjangkau lebih banyak pengguna melalui akses transaksi yang lebih sederhana.

“Melalui fitur deposit menggunakan QRIS, pengguna dapat melakukan top up saldo secara instan hanya dengan memindai kode QR dari berbagai aplikasi pembayaran digital. Melihat pertumbuhan QRIS yang sangat signifikan di Indonesia, kami berharap kehadiran metode deposit ini dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan transaksi kripto di Tokocrypto, sekaligus memperluas akses masyarakat untuk masuk ke ekosistem aset digital dengan lebih mudah dan nyaman,” ujar Calvin.

Selain QRIS, Tokocrypto juga menyediakan sejumlah metode deposit lain seperti virtual account melalui BCA dan Permata, serta pembayaran melalui e-wallet. Kehadiran beragam pilihan kanal pembayaran ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna, sekaligus menciptakan pengalaman transaksi yang lebih praktis dan efisien.

Ke depan, Calvin optimistis industri kripto di Indonesia akan terus berkembang seiring percepatan transformasi digital, meningkatnya literasi masyarakat terhadap aset kripto, serta dukungan infrastruktur sistem pembayaran yang semakin kuat. Menurutnya, kombinasi antara inovasi teknologi dan ekosistem pembayaran digital yang kian matang akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri kripto nasional.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mudik Lebaran Tanpa Cemas, Dapatkan Perlindungan Asuransi Perjalanan dari Cermati Protect

10 Maret 2026 - 09:00 WITA

Broadcast Sering Terblokir? Pakai WA Bulk Sender Resmi dari Barantum

10 Maret 2026 - 08:00 WITA

Pengembangan DME Dinilai Dapat Perkuat Ketahanan Energi Nasional

9 Maret 2026 - 23:28 WITA

KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Untuk Manfaatkan Program Ramadan Festive: Promo Mudik Diskon 30% dan Flash Sale Tiket Mulai Rp150.000

9 Maret 2026 - 21:50 WITA

Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan Pemerataan Fasilitas Publik

9 Maret 2026 - 19:47 WITA

Mengenal Konsep Market Structure dalam Trading Forex

9 Maret 2026 - 15:29 WITA

Trending di Bisnis