Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 6 Mar 2026 16:41 WITA ·

Bittime Mega Listing, Peluang Diversifikasi di Tengah Penguatan Nilai Aset Bitcoin ($BTC)


Bittime Mega Listing, Peluang Diversifikasi di Tengah Penguatan Nilai Aset Bitcoin ($BTC) Perbesar

Jakarta, 6 Maret 2026 – Pasar aset kripto kembali menunjukkan tren positif setelah Bitcoin ($BTC) menguat ke level psikologis US$70.000, didorong oleh kondisi makroekonomi yang lebih stabil serta meredanya tensi geopolitik. Bertepatan dengan ini Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan meluncurkan Bittime Mega Listing dengan menambahkan 24 token baru terjadwal pada 5 hingga 6 Maret 2026.

Penguatan sentimen pasar ini tidak hanya berdampak pada aset Bitcoin ($BTC), tetapi juga membuka potensi pergerakan yang lebih luas pada berbagai aset kripto lain. Di antaranya Ethereum ($ETH) yang naik 3,87%, dan aset-aset Tokenized Stocks seperti Ondo Tokenized Stocks ($CoinOn) yang mengalami kenaikan hingga 12,82% dalam 24 jam terakhir (5 Maret 2026).

Kondisi pasar saat ini sering kali dimanfaatkan sebagai momentum perluasan diversifikasi aset sekaligus memaksimalkan peluang pertumbuhan nilai investasi. Bersamaan dengan ini, Bittime menghadirkan lebih banyak pilihan aset-aset alternatif bagi investor Indonesia guna memanfaatkan momentum pasar yang sedang menguat.

Presiden Direktur Bittime, Ronny Prasetya, menyampaikan bahwa fase pasar yang positif seperti saat ini dapat menjadi momentum bagi investor untuk meninjau kembali strategi portofolio mereka. Menurutnya, ketika kondisi pasar mendukung, peluang pertumbuhan terbuka lebih luas, namun tetap diperlukan pendekatan yang bijak dan berbasis fundamental.

“Melalui Mega Listing ini, Bittime ingin membuka akses yang lebih besar terhadap berbagai kategori aset. Mulai dari aset-aset berbasis DeFi, GameFi, Meme, Ondo Tokenized Stocks hingga fan token yang berbasis komunitas global. Ini bertujuan memberikan fleksibilitas dalam membangun portofolio yang lebih terdiversifikasi dan adaptif,” ungkap Ronny.

Lebih lanjut, peluncuran dilakukan dalam dua tahap, di mana batch pertama pada 5 Maret akan menghadirkan deretan token seperti $STATUS, $AZTEC, $WILD, $SOSO, $RNWB, $TRIA, $PENGUIN, $AFC, $COINON, $KOON, dan $AMZNON yang mencerminkan inovasi dari aspek privasi data hingga tokenisasi real world assets (RWA). 

Selanjutnya, pada batch kedua di tanggal 6 Maret, Bittime menambahkan dengan aset-aset $ZAMA, $WAX, $ACX, $CETUS, $ASR, $PSG, $JUV, $ACM, $ATM, $BAR, dan $CITY guna memperluas eksposur investor pada sektor gaya hidup dan olahraga. 

Penambahan ini bertujuan memperluas variasi perdagangan, sekaligus menjadi bentuk dukungan Bittime terhadap pertumbuhan ekosistem aset digital yang lebih inklusif dan berorientasi pada literasi.

Di tengah kondisi pasar yang sedang bertumbuh, Bittime menyampaikan pentingnya bagi investor Indonesia untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dalam berinvestasi. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk volatilitas harga, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi.

Oleh karena itu, setiap keputusan investasi perlu didasarkan pada riset mandiri dan pemahaman profil risiko masing-masing. Dengan terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 1,111 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahasiswa BINUS @Bekasi Bangun Global Mindset melalui Study Abroad di Korea Selatan

16 April 2026 - 08:00 WITA

Barantum Percepat Respons Pelanggan dengan AI Agent

16 April 2026 - 08:00 WITA

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Lebih dari Rp1,1 Miliar di Tahun 2025

16 April 2026 - 00:15 WITA

Dirut Jasa Marga: Fitur CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Selama Periode Mudik-Balik Lebaran 2026

15 April 2026 - 19:27 WITA

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

15 April 2026 - 18:26 WITA

Krakatau Steel Perkuat Sinergi Strategis: Mengakselerasi Hilirisasi, Menjaga Kedaulatan Baja Nasional

15 April 2026 - 17:57 WITA

Trending di Bisnis