Reporter : Dance Henukh
Kabupaten Rote Ndao.sulutnews.com – Waduh, ada yang jadi perhatian nih dari anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Mikael Manu! Dia langsung bertanya-tanya soal adanya pungutan uang sepuluh ribu rupiah sebagai pajak di salah satu rumah makan, tepatnya Warung MAK PA.
Sebenernya ini ada dasar hukumnya lho – berdasarkan Surat Edaran Bapenda nomor 973/66/Bapenda/2026, mulai tanggal 2 Februari 2026 semua pembelian makanan dan minuman di situ kena tambahan pajak 10%. Nah, pasalnya angka pajak itu jadinya sekitar sepuluh ribu buat sebagian besar pesanan, yang bikin masyarakat bingung.
Salah satu ibu yang berjualan kaki lima juga ikut kebingungan banget setelah makan di situ. Pas mau bayar, tiba-tiba diminta tambah uang sepuluh ribu buat pajak. Dia bilang dengan heran: “Beta heran untuk pajak itu hak rumah makan yang membayar. Kenapa Beta masyarakat datang makan ko di minta harus bayar pajak?”
Pertanyaan dari ibu ini juga yang jadi alasan Mikael Manu mau mengangkat masalah ini – apa memang aturannya sudah benar begini, atau ada yang perlu diperjelas lagi supaya masyarakat nggak bingung dan merasa terbebani ya?





