Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bisnis · 19 Jan 2026 21:52 WITA ·

Genangan Sudah Surut, KAI Daop 4 Semarang Fokus Percepatan Normalisasi Jalur KA


Genangan Sudah Surut, KAI Daop 4 Semarang Fokus Percepatan Normalisasi Jalur KA Perbesar

KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa genangan air yang sebelumnya terjadi pada jalur kereta api petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi saat ini telah surut dan ketinggian air sudah di bawah kepala rel.

KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa genangan air yang sebelumnya terjadi pada jalur kereta api petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi saat ini telah surut dan ketinggian air sudah di bawah kepala rel.

Saat ini jalur kereta api di lokasi terdampak sudah dapat dilewati perjalanan KA dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam disertai pengawasan intensif oleh petugas prasarana di lapangan.

Selanjutnya, KAI Daop 4 Semarang memfokuskan seluruh upaya pada percepatan normalisasi jalur KA guna memastikan kondisi lintasan kembali aman dan andal untuk dilalui perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa setelah genangan surut, petugas prasarana langsung melakukan berbagai langkah teknis untuk memperbaiki geometri rel atau mengembalikan posisi rel agar sesuai standar teknis baik dari sisi ketinggian, kelurusan, kemiringan, dan kestabilan.

Dalam prosesnya, KAI Daop 4 juga mengerahkan alat Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR) untuk mengoreksi penurunan rel, memperbaiki elevasi jalur, dan menyesuaikan ketinggian rel. Selain itu juga dikerahkan excavator untuk membantu proses perbaikan lainnya.

“Pasca surutnya genangan air, fokus kami saat ini adalah percepatan normalisasi jalur KA agar dapat kembali beroperasi secara optimal dan aman. Untuk saat ini, jalur sudah dapat dilalui kereta api dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam. Kami berharap seluruh upaya ini dapat segera mengembalikan perjalanan KA seperti sedia kala,” ujar Luqman.

Sementara itu, sejak terjadinya gangguan akibat genangan air, Jumat (16/1) hingga Senin (19/1), tercatat sebanyak 108 perjalanan KA terpaksa dibatalkan serta 31 perjalanan KA harus melakukan pengalihan rute (memutar) dan mengalami kelambatan.

Selama periode tersebut KAI Daop 4 Semarang telah melayani total 10.985 pelanggan terdampak yang melakukan pembatalan tiket.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI berkomitmen untuk terus mempercepat proses normalisasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api,” tambah Luqman.

KAI Daop 4 Semarang akan terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan dan mengimbau pelanggan untuk senantiasa memantau informasi resmi melalui media sosial resmi KAI, serta Contact Center 121.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 902 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Saat Bali Terdiam: Mengalami Hari Nyepi di Pulau Dewata

11 Maret 2026 - 09:09 WITA

【Keajaiban Sisa Salju × Bunga Sakura】Bagaikan dunia lain dengan ketinggian 1.900 meter di atas per- mukaan laut. Nikmati akses istimewa wisata “Dinding Salju” dan “Permainan Salju Musim Semi” di Desa Otari, Prefektur Nagano. Operasi khusus musim semi awal berlangsung hingga 6 Mei, serta Taman Alam Tsugaike dibuka mulai 6 Juni.

11 Maret 2026 - 09:00 WITA

Lintasarta Salurkan Program Sosial Ramadan bagi Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat di Berbagai Kota

11 Maret 2026 - 08:54 WITA

Lucky Avianto Jabat Pangkogabwilhan III, Jenderal Cerdas yang Jadi Momok KKB Papua

11 Maret 2026 - 08:34 WITA

KAI Services Hadirkan Berbagai Program Layanan Untuk Penumpang Selama Masa Angleb 2026

11 Maret 2026 - 08:23 WITA

KRAS REBORN: Strategi Baru Krakatau Steel Perkokoh Fondasi Organisasi

10 Maret 2026 - 21:12 WITA

Trending di Bisnis