Bitung,Sulutnews.com – Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menutup Posko Natal Dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di seluruh Indonesia.
Menteri Perhubungan RI menutup dengan resmi melalui penutupan posko terpadu nasional pada tanggal 5 Januari 2026 di Jakarta.
Posko-posko ini sebelumnya telah dibuka pada masa libur akhir tahun selama 19 hari dengan keistimewaan dikelola BPJN wilayah di seluruh Indonesia, dan berkoordinasi bersama lintas Kementrian Perhubungan, Polri, KSOP, dan dengan PT Angkasa Pura.
Kepala PPK Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Sulut Ir Stefanus Dotulung yang dihubungi sulutnews.com mengatakan bahwa terjadi arus mudik pada tiga hari sebelum Natal dan tahun baru.
“Terjadi arus mudik di ruas jalan nasional pada saat Nataru, namun kita juga bergerak cepat untuk membantu warga terdampak bencana alam dii Sitaro saat Nataru,” kata Stefanus Dotulung ditemui wartawan di Posko Nataru di Kawasan KEK Bitung, Jumat pekan lalu.
Ia menyampaikan kendati pun posko-posko ini dibuka untuk menyiagakan atau menyiapkan infrastruktur jalan, berikutnya memastikan petugas dapat bertindak cepat saat terjadi aktivitas manusia, tetapi BPJN tidak menemukan kasus lakalantas yang semula diwaspadai terjadi saat Nataru.
Menurutnya posko-pisko ini memfasilitasi layanan peralatan tanggap darurat seperti Disaster Rilief Unit (DRU) dan menyediakan peralatan berat (eksavator drun truk dll) untuk mengantisipasi kejadian bencana alam. Selain itu bagi pengendara Nataru disediakan tempat istirahat di dalam posko.
Secara Real-Time masyarakat dapat memantau kondisi jalan, lokasi posko dan titik rawan melalui peta interaktif di situs resmi PUPR yaitu binamarga.pu.go.id/nataru.
Ia berharap masyarakat tetap berhati-hati di awal puncak musim penghujan Desember hingga Januari, tetap waspada dan menjaga kesehatan. (Yayuk)





