Sitaro.sulutnews.com — Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar Apel Siaga Bencana dan penanganan pasca banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro. Apel tersebut dilaksanakan di Terminal Ulu Siau, Kecamatan Siau Timur, Selasa, 06/01/2026, sebagai bentuk kesiapsiagaan dan komitmen Polri dalam penanganan bencana alam.
Apel siaga ini melibatkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda sebanyak 163 personel, terdiri dari 98 personel Brimob, 56 personel Samapta, 7 personel Dokkes, serta 2 personel Bidang Humas. Selain itu, Polres Sitaro juga mengerahkan satu ekor anjing pelacak (K9) untuk membantu proses pencarian warga masyarakat Kecamatan Siau Timur yang hingga kini masih belum ditemukan pasca bencana.

Personil polisi sementara melakukan pencarian warga kelurahan bahu yang belum ditemukan
Kapolres Kepulauan Sitaro, AKBP Iwan Permadi, dalam keterangannya kepada sulutnews.com mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sitaro maupun pemerintah provinsi guna mempercepat penanganan bencana dan pencarian korban.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pemda Sitaro dan pemerintah provinsi sehingga dapat mengerahkan satu unit alat berat dari Balai Sungai yang dijadwalkan tiba besok, serta dua unit alat berat lainnya dari TPA Tagulandang dan TPA Tanaki,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, ratusan personel yang dikerahkan akan dibagi ke lima lokasi yang terdampak banjir bandang. Salah satu fokus utama pencarian berada di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, di mana masih terdapat dua korban yang belum ditemukan. Untuk mendukung upaya tersebut, tim K9 akan diterjunkan guna mempercepat proses pencarian di area yang sulit dijangkau.
Polres Sitaro bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait terus mengintensifkan upaya pencarian dan penanganan pasca bencana, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah demi keselamatan bersama.





