Kepsek SDN 2 Kaidipang Ny. Mardiana Mokodompis Tonote, S.Pd didampingi Ketua P2SP Abdul Fatah Patadjenu, SH.Bolmong Utara, Sulunews.com – Sekolah Dasar Negeri 2 Kaidipang Kab. Bolaang Mongondow Utara dalam acara penyerahan rapor untuk murid pada akhir tahun 2025 telah mengundang para ayah untuk datang menerima langsung rapor anaknya. Acara ini seiring dengan memperingati Hari Ayah Nasional 2025 kemarin. Hari Ayah Nasional diketahui, diperingati tanggal 12 November setiap tahunnya. Rabu (17/12/2025).
Peringatan Hari Ayah mengajak masyarakat menumbuhkan budaya apresiasi terhadap peran ayah. Ia bukan hanya pencari nafkah, tetapi juga pendidik dan pelindung keluarga.
Momen ini juga menjadi refleksi pentingnya keseimbangan peran orang tua dalam pengasuhan anak. Cinta dan pengorbanan ayah adalah fondasi ketangguhan keluarga Indonesia.
Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya kehadiran dan peran ayah dalam kehidupan keluarga. Ucapan terima kasih dan apresiasi sederhana menjadi wujud nyata penghargaan atas segala dedikasi, cinta, dan perjuangan mereka.
Kepala Sekolah SDN 2 Kaidipang Ny. Mardiana Mokodompis Tonote, S.Pd mengatakan; penyerahan rapor menghadirkan ayahnya mengajak masyarakat menumbuhkan budaya apresiasi terhadap peran ayah. Ia bukan hanya pencari nafkah, tetapi juga pendidik dan pelindung keluarga.
“Momen ini juga menjadi refleksi pentingnya keseimbangan peran orang tua dalam pengasuhan anak. Cinta dan pengorbanan ayah adalah fondasi ketangguhan keluarga Indonesia,” ungkapnya.
Peran ayah dalam perlindungan anak dari kekerasan sangat krusial, yaitu sebagai figur teladan, pengasuh aktif, dan pelindung utama yang menanamkan nilai, membangun komunikasi terbuka, serta menciptakan lingkungan aman, sehingga anak merasa nyaman bercerita dan terlindungi, yang secara signifikan mengurangi kerentanan anak menjadi korban kekerasan atau pelaku, sekaligus mencegah ayah melakukan kekerasan dengan pola asuh positif yang setara dengan ibu.
Ketua P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan) Abd. Fatah Patadjenu, SH dalam sambutannya mengatakan peran Ayah adalah contoh utama bagi anak laki-laki dan perempuan, menanamkan keberanian, logika, kemandirian, dan integritas, yang membantu anak mengembangkan diri menjadi pribadi yang kuat dan beretika.
“Jika terjadi suatu peristiwa kekerasan sesama murid di sekolah, terjadi saling menghina sesama mereka, atau prasangka berbeda peran guru dalam penerapan disiplin sekolah maka peran ayah sangat penting untuk mendamaikan para pihak dengan musyawarah,”
Seorang Ayah yang terlibat aktif dapat mencegah anak menjadi korban atau pelaku kekerasan karena anak merasa dilindungi, tidak mencari figur pengganti, dan memahami cara menyelesaikan masalah dengan baik.
Dampak Keterlibatan Ayah
- Meningkatkan kesejahteraan sosial, emosional, dan harga diri anak.
- Mengurangi risiko anak melakukan perilaku menyimpang atau menjadi korban kekerasan.
- Menciptakan keluarga yang harmonis dan anak yang lebih sehat mentalnya.
Mengacu pada uraian peran ayah, dapat disimpulkan bahwa ayah memiliki peranan penting dalam pengasuhan anak, sehingga pengasuhan anak tidak hanya dibebankan sebagai kewajiban ibu.
Penghayatan terhadap peran ayah dalam pengasuhan dapat mencegah terjadi perilaku kekerasan terhadap anak, yang didukung dengan ketrampilan dalam menjalankan peran sebagai seorang ayah bagi anak dalam pengasuhan. *** GG







