Manado,Sulutnews.com – Pesta Olahraga Regional Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Ke-XII Sulawesi Utara (Sulut) sudah semakin dekat dengan hari pelaksanaan, yaitu 17 hingga 24 Oktober 2025.
Kota Manado yang akan menjadi tuan rumah pesta tahunan berskala regional ini, terus melakukan kegiatan penyambutan, salah satunya dengan menyepakati pertemuan bersama Pengurus KONI Sulut dan Ketua Panitia PORPROV XII Sulut guna membahas kesiapan Technical Delegate (TD) siapa atlit yang terferivikasi dapat mengikuti pertandingan.
Istilah TD ini digunakan dalam manajemen pertandingan dan penyelenggaraan acara olahraga, terutama dalam kejuaraan regional seperti PORPROV SULUT.
Rakor Delegation Registration Meeting tahap II PORPROV XII Sulut berlangsung di Gedung Serba Guna Pemkot Manado, Selasa (21/10). Menghadiri Sekda Manado dr Steven Dandel, Panitia Pelaksana PORPROV XII Dr Magdalena Wullur didampingi pengurus Harian KONI Sulut Jemmy Senduk, Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kota Manado Bonnix Saweho, jajaran pejabat diantaranya Hendra Massie dan utusan Technical Delegate (TD) PORPROV XII SULUT dari sejumlah kota/ kabupaten partisipan.
Saat membuka rakor Sekda Manado Steven Dandel mengharapkan PORPROV XII Sulut akan berjalan sesuai aturan yang diharapkan. Diperlukan Delegation Registration Meeting dalam rangka memastikan kesiapan atlit yang terverifikasi,
“Harapan kami hasil dari kegiatan ini Pemkot Manado segera punya data final atlit yang terferifikasi dan dapat bertanding di semua cabor PORPROF XII Sulut nanti,” kata Steven Dandel.

Ia menambahkan sehubungan keuangan sudah mendapat persetujuan dari Gubernur Mayjen Purn TNI Yulius Selvanus,SE, demikian juga berkaitan dengan APBD Perubahan yang diperuntukan di PORPROV XII sudah disiapkan, KONI sudah harus mulai kerja hingga finising.
Ia menegaskan dalam proses sebelumnya, pengesahan atlit yang akan bertanding memang banyak mengalami penundaan dan kendala. Memang kita membutuhkan pelaksana yang paripurna. Setelah langkah hari ini KONI bisa mengesahkan, maka selanjutnya akan ada langkah penetapan kontingen dan tecnikal meeting, tambahnya.
Dari KONI Sulut berhasil membeberkan kesiapan pelaku Technical Delegate dalam menampilkan atlitnya, namun masih banyak terdata atlit yang tidak terferivikasi dan layak bertanding. Antara lain TD yang hadir dari Kontingen Bitung, Manado, Tomohon, dan Kotamobagu,
Bolaang Mongondow, Bolsel, Boltim, Bolmut, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, dan Minahasa Utara. Selain itu diumumkan ada dua TD kabupaten yang tidak hadir.
Berikut cabor yang akan dipertandingkan :
1. Anggar (Pengprov IKASI),
2. Arung Jeram (Pengprov FAJI),
3. Atletik (Pengprov PASI),
4. Balap Sepeda (Pengprov ISSI),
5. Biliar (Pengprov POBSI),
6. Binaraga (Pengprov PBFI),
7. Bola Basket (Pengprov Perbasi),
8. Bola Voli (Pengprov PBVSI),
9.Bridge (Pengprov GABSI),
10. Bulutangkis (Pengprov PBSI),
11. Catur (Pengprov Percasi),
12. Dance Sport (Pengprov IODI),
13. e-Sport (Pengprov ESI),
14. Futsal (Asosiasi Futsal),
15. Gateball (Pengprov Pergatsi),
16. Hapkido (Pengprov HI),
17. Karate (Pengprov Forki),
18. Kempo (Shorinji Perkemi),
19. Kick Boxing (Pengprov KBI),
20. Menembak (Pengprov Perbakin),
21. Muaythai (Pengprov MI),
22. Panahan (Pengprov Perpani),
23. Panjat Tebing (Pengprov FPTI)
24. Pencak Silat (Pengprov IPSI)
25. Selam (Pengprov POSSI).
26. Sepak Bola (ASPROV)
27. Sambo (Persambi)
28. Taekwondo (Pengprov TI)
29. Tenis (Pengprov Pelti)
30. Tenis Meja (Pengprov PTMSI).
31. Tinju (Pengprov Pertina).
32. Wusyu (Pengda WI)
33. Akuatik
34. Sepak Takraw.
Reporter : Patrick





