Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sangihe · 30 Sep 2025 15:52 WITA ·

7 Tahanan PSDKP Tahuna Kabur ke Laut Lepas, Masyarakat Pertanyakan Pengawasan dan Keamanan


7 Tahanan PSDKP Tahuna Kabur ke Laut Lepas, Masyarakat Pertanyakan Pengawasan dan Keamanan Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Kantor Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tahuna. Sebanyak tujuh tahanan Anak Buah Kapal asing dilaporkan melarikan diri dari rumah penampungan sementara pada Kamis, 25 September 2025, sekitar pukul 00.00 WITA.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, para tahanan tersebut kabur dari lantai dua rumah penampungan sementara dengan cara menuruni pagar belakang menggunakan kain yang disambung menjadi tali. Dari total 12 tahanan yang berada di lokasi tersebut, 7 di antaranya berhasil melarikan diri, sementara 5 lainnya tetap berada di tempat.

Ketujuh tahanan yang kabur tersebut diketahui merupakan anak buah kapal (ABK) asing yang ditangkap karena melakukan pelanggaran illegal fishing di perairan Indonesia. Mereka sebelumnya diamankan oleh PSDKP Tahuna untuk menjalani proses hukum atas dugaan aktivitas penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia.

Setelah berhasil keluar dari area penampungan, para tahanan diduga bergerak melalui belakang kantor PSDKP menuju laut di depan kantor, di mana kapal sitaan PSDKP sedang berlabuh. Mereka kemudian menggunakan pamboat (kapal kecil) untuk melarikan diri ke laut lepas.

Hingga saat ini, belum ada kabar pasti mengenai keberadaan tujuh tahanan tersebut. Upaya pencarian dan pelacakan masih terus dilakukan oleh pihak terkait. Sementara itu, ketika dikonfirmasi oleh wartawan, pihak PSDKP Tahuna belum memberikan klarifikasi resmi terkait kronologi dan langkah penanganan yang diambil pasca insiden pelarian tersebut.

Kepala PSDKP Tahuna, Marten Luhulima di hubungi menyampaikan ia berada di Jakarta dalam rangka kedinasan dan akan menyampaikan pertanyaan resmi setelah ia tiba di Tahuna “Saya sedang di Jakarta, ada penugasan. Nanti sekembalinya saya dari Jakarta saya info kembali” balasnya via pesan washap.

Peristiwa ini sontak mengundang perhatian dan keprihatinan masyarakat. Banyak pihak mempertanyakan mekanisme pengawasan dan penjagaan di rumah penampungan sementara milik PSDKP Tahuna. Beberapa warga bahkan menilai bahwa insiden ini mencerminkan adanya kelemahan sistem keamanan dan pengawasan internal.

“Bagaimana bisa tahanan kabur dari lantai dua tanpa diketahui petugas jaga? Ini harus jadi evaluasi serius,” ujar salah satu warga Tahuna yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat juga mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PSDKP Tahuna, terutama dalam hal pengawasan, sistem keamanan, dan manajemen penanganan tahanan asing.

Insiden ini menjadi peringatan penting bagi seluruh jajaran pengawasan kelautan di daerah agar memperketat sistem keamanan dan meningkatkan koordinasi antar instansi, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 978 kali

Baca Lainnya

Bupati Thungari Lantik 46 Pejabat, Dorong Birokrasi Sangihe Lebih Dinamis

12 Maret 2026 - 23:39 WITA

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 Digelar di Polres Sangihe, Miras dan Obat Terlarang Dimusnahkan

12 Maret 2026 - 23:31 WITA

4 Calon Direktur Polnustar Resmi Mendaftar

12 Maret 2026 - 18:01 WITA

PAN Sangihe Punya Peluang di Pileg 2029

12 Maret 2026 - 17:41 WITA

Pemkab Sangihe Gelar Upacara Persemayaman Mantan Bupati HRM

11 Maret 2026 - 23:57 WITA

GMIST Terima Hibah Mobil Dinas dari Bank Indonesia, Diserahkan Gubernur Sulut

11 Maret 2026 - 23:22 WITA

Trending di Sangihe