Minsel, Sulutnews.com – Kepsek SMA Negeri 1 Amurang di Minahasa Selatan ( Minsel) Swingly Liow S.Pd.M.Pd mengatakan, sebanyak 63 Guru guru disekolahnya ikut In House Training ( IHT) sebelum pelaksanaan Proses Belajar Mengajar ( PBM) pada Senin 14 Juli pekan depan.
” IHT dilaksanakan dua hari Selasa 8 Juli hinga Rabu 9 Juli dilaksanakan di sekolah. Sementara satu hari Kamis 10 Juli dilakukan diluar sekolah atau dirumah guru-guru ” kata Kepsek SMA Negeri 1 Amurang Minsel Swingly Liow kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut Rabu (9/7) disekolahnya.
Menurut Kepsek Swingly Liow pelaksanaan IHT itu penting agar semua 63 Guru guru sudah siap laksanakan PBM nanti pada permulaan sekolah supaya sudah siap.
” Selama IHT semua guru mendapat materi dari Kepsek dan Pembicara lainnya” kata Kepsek.
Menurutnya SMA Negeri 1 Amurang termasuk sekolah besar dengan siswa sekitar 1.248 siswa termasuk 393 siswa baru. Dan SMA yang mendapat Akreditasi ” A ” Ungul. ” Karena itu saat mulai PBM untuk tahun ajaran baru 2025/2026 guru guru harus siap dengan baik agar lancar PBM” kata Kepsek.
IHT ini benar benar semua guru guru ikut serius. Dan tidak ada yang tidak hadir. Semua hadir kecuali ada sakit kita berikan ijin” Jadi materi PBM dan tugas guru guru saat mengajar yang kami berikan ” kata Kepsek. Kepsek optimis 63 guru guru yang ikut IHT akan sukses saat mengajar nanti.
SMA Negeri 1 Amurang terus kedepankan kualitas dalam PBM. SMA Negeri 1 Amurang memang terus menjadi incaran siswa lulusan SMP. Karena lulusan SMA Negeri 1 Amurang berkualitas banyak masuk Perguruan Tinggi baik negeri dan swasta.

Foto – Kepsek SMK Negeri 1 Tumpaan Minsel Freddy Lengkong S.Pd
Karena itu kata Kepsek saat pelaksanaan Sistim Penerimaan Murid Baru ( SPMB) tahun 2025 sekitar 500 siswa lulusan SMP yang mendaftar. Namun yang diterima 393 siswa sesuai kuota yang diberikan Dikda Sulut.” Kami bersyukur banyak yang mendaftar disekolah kami. Namun kami mohon maaf tidak bisa terima semua karena ada aturan SPMB” kata Kepsek.
MPLS Pekan Depan
Terkait pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) untuk 393 siswa baru akan dilaksanakan Senin 14 Juli pekan depan sesuai instruksi Dinas Pendidikan Sulut. Dan akan dilakukan lima hari. Dan dalam MPLS akan dilakukan dengan baik sesuai aturan dan tidak ada kekerasan atau praktek perploncoan.” Kami lakukan MPLS dengan ikut aturan” kata Kepsek Swingly.
Sementara untuk MPLS di SMK Negeri 1 Tumpaan Minsel menurut Kepsek Freddy Lengkong S.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Dikda Sulut disekolahnya Rabu (9/7) disekolahnya mengatakan, MPLS baru akan dilaksanakan Kamis 10 Juli. Sebenarnya pada Rabu 9 Juli namun karena ada masalah teknis baru akan dilakukan Kamis 10 Juli hinga Selasa 15 Juli pekan depan. Ada 152 siswa baru yang mereka terima untuk enam program keahlian. Dikatakan dalam MPLS semua ikut aturan yakni meperkenalkan situasi sekolah dan proses belajar mengajar serta tidak ada kekerasan.
Semua kita lakukan dengan baik MPLS. Kepsek Freddy Lengkong menambahkan SMK Negeri 1 Tumpaan termasuk SMK yang banyak prestasi dalam berbagai bidang keahlian karena beberapa lomba tingkat Sulut juara pertama ada empat program keahlian. Dengan siswa sekitar 400 lebih saat ini SMK Negeri 1 Tumpaan akan mengutus lima siswa untuk lomba di Jakarta terkait beberapa program keahlian di SMK.” Saya optimis akan tampil baik meski terbatas peralatannya” kata Lengkong.

Foto – Kepsek SMK Negeri 1 Tombariri Minahasa Ir Ivone Memah
MPLS Lima Hari
Sedangkan SMK Negeri 1 Tombariri Kabupaten Minahasa Rabu 7 Juli sudah mulai lakukan MPLS hinga lima hari kedepan sesuai instruksi Dikda Sulut. Sekitar 81 Siswa yang ikut MPLS. Menurut Kepsek Ir Ivone Memah lewat Wakil Kepsek Pak Lordy S.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Rabu (9/7) mengatakan, semua siswa ikut MPLS. Dan selama MPLS tidak akan ada kekerasan. Semua siswa diberikan materi proses belajar di SMK Negeri Tombariri dan juga program keahlian yang ada.” Kami optimis berjalan baik MPLS disekolahnya ” kata Wakil Kepsek Lordy.
Sementara itu di SMK Negeri 1 Desa Pakuure 2 di Kecamatan Tengah Kabupaten Minsel menurut salah seorang guru yang engan menyebutkan namanya kepada Jurnalis Sumikolah pada Rabu 7 Juli disekolahnya mengatakan, MPLS akan dilakukan pada Senin 14 Juli pekan depan . Sekitar 36 siswa baru yang akan ikut MPLS di SMK Negeri 1 di Desa Pakuure 2 Kecamatan Tengah. (Fanny)







