KOTAMOBAGU – Program revitalisasi sekolah di Kota Kotamobagu tahun 2025 mulai berjalan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu, Aljufri Ngandu, mengungkapkan bahwa saat ini pekerjaan sudah dalam tahap pelaksanaan dengan progres sekitar 30 persen.
Hal itu disampaikan Aljufri saat menghadiri Musyawarah Olahraga Kota (Musrokot) KONI ke-II Kota Kotamobagu yang digelar di Café TCW Bintang, Mongkonai, Rabu (03/08/2025).
“Tahun ini ada empat sekolah di Kotamobagu yang mendapat Dana Revitalisasi dari pusat dan sementara dalam proses pekerjaan. Semua dilaksanakan secara swakelola murni, dengan penanggung jawab kegiatan diberikan langsung kepada kepala sekolah,” ujar Aljufri.
Ia menambahkan, penentuan sekolah penerima dana tersebut berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) yang setiap tahunnya bisa berubah, mengikuti perkembangan jumlah siswa di sekolah.
“Data Dapodik berubah setiap tahun tergantung ketambahan siswa di sekolah,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sekolah yang belum mendapatkan alokasi dana revitalisasi kemungkinan disebabkan oleh kesalahan operator dalam penginputan data. Namun, keputusan final tetap ditentukan oleh pemerintah pusat.
“Adapun sekolah yang belum dapat anggaran tersebut kemungkinan ada kesalahan operator dalam pengimputan data di Dapodik, namun tidak semuanya. Akan tetapi penentuan akhir ada di pusat,” terangnya.
Terkait mekanisme pencairan, menurutnya, dana akan disesuaikan dengan permintaan dari masing-masing bendahara sekolah.
“Setiap pencairan dana untuk pekerjaan fisik, tergantung rincian permintaan dari bendahara,” pungkasnya.***





