Manado,Sulutnews.com – Ujian Ketrampilan Kopetensi (UKK) Jenjang Pendidikan SMK Tahun Pelajaran 2022/2023 pasca Ujian Sekolah (US) digelar Senin 27 Maret 2023.
Kabarpun bertiup 194 jumlah SMK dari data yang diperoleh Dikda Sulut, tidak semua siap menyelenggarakan ajang pemberian standar nilai kopetensi keahlian siswa kelas 12 ini, hanya sekolah tertentu yang menyatakan siap. Lantaran apakah tak semua SMK menggelar UKK ?.
Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Manado Robyn Koloway,SPd,MPd mengungkapkan, UKK siswa kelas 12 bagi yang sudah selesai US itu butuh biaya besar, dari mulai biaya uji teori dan praktek dalam satu Paket Dokumen Mata Uji Kertrampilan Kopetensi butuh dana 10 juta rupiah.
“Untuk satu Paket Dokumen mata uji kopetensi biayanya lumayan besar yaitu 10 juta rupiah, karena itu syarat mengikuti UKK dan mendapatkan standar nilai kopetensi siswa,” kata Kepala Sekolah SMKN 2 Manado Robyn Koloway,SPd,MPd, Kamis (23/3) di Manado.
Ia mengungkapkan pula ada satu hal lagi yang menjadi penunjang suksesnya penyelenggaraan UKK SMK dimanapun di Indonesia yakni kondisi alat praktek harus masih bagus. Dalam hal pemberian standar penilaian uji ketrampilan, nilai praktek sangat menentukan keberhasilan siswa.
Satu jurusan membutuhkan biaya senilai Rp10jt maka dikalikan 12 paket uji teori praktek hasilnya Rp120jt.
Meski begitu ia menambahkan SMKN 2 Manado menggelar UKK Senin 27 Maret. Dengan optimisme tahun 2023 akan mencetak 400 wirausahawan. Khusus dana diakuinya didapat dari mengutang. “Nanti diganti kalau Dana BOS sudah ada.” urainya. (*/yayuk)






