Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Minut · 19 Apr 2024 22:28 WITA ·

12 Guru P3K Di SMA Negeri 1 Kauditan Sangat Mambantu Peningkatan Kualitas Belajar


Foto -Kepsek SMA Negeri 1 Kauditan Minut Dra Voune Tampi Perbesar

Foto -Kepsek SMA Negeri 1 Kauditan Minut Dra Voune Tampi

Minut,Sulutnews.com  – Kepsek SMA Negeri 1 Kauditan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Dra Voune Tampi mengatakan, saat ini ada sekitar 12 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( P3K) yang ditempatkan disekolahnya. 12 guru P3K tersebut sudah ada sejak tahun 2023 dan awal tahun ini.

Hal tersebut dikatakan Kepsek SMA Negeri 1 Kauditan di  Minut Dra Voune Tampi kepada Sulutnews.com Jumat ( 19/4) disekolahnya. Menurutnya 12 guru P3K tersebut enam merupakan guru asal sekolahnya yang ikut tes seleksi namun lulus disekolahnya.

Sementara enam lainnya dari luar SMA Negeri 1 Kauditan namun ketika tes lulus disekolahnya. Guru guru P3K ini sangat baik karena membantu peningkatan kualitas belajar mengajar disekolahnya yang saat ini sudah mendapat akreditasi ” A”. Guru P3K yang masuk ini ada yang jurusak Esakta sehinga sangat menunjang seperti.mata pelajaran6 Matematikan dan mata pelajaran Esakta lainnya.”Saya optimis SMA Negeri 1 Kauditan akan mampu bersaing dengan sekolah lain” katanya.

Saat ini ada 55 guru sebagian besar Aparatur Sipil Negara ( ASN) termasum 12 guru P3K dan honorer tingal empat guru. Jumlah 55 guru dengan 700 siswa sudah cukup. Namun kalau masih kurang kedepan akan ditambah.

Penerima PIP

Terkait Program Indonesia Pintar ( PIP) hinga saat ini ada sekitar 200 lebih siswanya terima PIP dan itu berjalan lancar. Artinya siswa dalam proses pencairan tidak ada masalah. Karena langsung cair di Bank dan setiap siswa ada yang dapat Rp 1 juta ada ada Rp 1, 8 juta. Untuk pengunaan  harus sesuai kebutuhan sekolah. Orang tua siswa dan siswa kami buat rekomendasi dan dijelaskan dalam rekomendasi tujuan pengunaan dana PIP yaitu bisa bli keperluan sekolah.” Kami sudah himbau jangan salahgunakan” kata Kepsek.

14 Lulus SNBP

Sementara itu untuk suswa yang lulus Perguruan Tinggi Negeri ( PTN) lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP) tahun ini hanya 14 siswa dan terbanyak di Unsrat dan Unima. Menurutnya banyak siswa disekolahnya engan lanjut masuk PTN karena faktor orang tua yang ekonomi menengah kebawah. Artinya siswa lulus langsung bekerja bersama orang tua.Jadi tidak banyak yang ingin studi lanjut. Kedepan pihaknya akan mendorong agar bisa dipikirkan untuk lanjut. (fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,091 kali

Baca Lainnya

Glady Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Siswa Jenjang SMP Di Manado Digelar Bertahap

18 Maret 2026 - 21:19 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Gelar Doktor untuk Cinta dan Pengabdian: Kisah Boy Mandalele dan Agustince Kula, Pasangan Suami Istri dari Desa Wioi Ratahan Timur yang Meraih Puncak Akademik

12 Maret 2026 - 23:05 WITA

4 Calon Direktur Polnustar Resmi Mendaftar

12 Maret 2026 - 18:01 WITA

Trending di Pendidikan