Menu

Mode Gelap
Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon Tamuntuan Bawa Bantuan Bencana Ke Kampung Laine HCB Tunaikan Janjinya, 28 Desember 2023, Kick-off UKW PWI Bantuan BUMN Dimulai di Aceh, NTT dan Sulut

Hukrim · 24 Jan 2023 18:35 WIB ·

Ungkap Kasus Persetubuhan dengan Anak, Polres Minsel gelar konferensi Pers


 Ungkap Kasus Persetubuhan dengan Anak, Polres Minsel gelar konferensi Pers Perbesar

Minsel, Sulutnews.com — Polres Minahasa Selatan (Minsel) menggelar konferensi pers kasus persetubuhan dengan anak, yang dilaksanakan di ruang Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Minsel, Selasa (24/1/2023).

Konferensi pers dihadiri oleh Wakapolres Minsel Kompol Eddy Saputra, SIK; Kasat Reskrim Iptu Lesly Deiby Lihawa, SH, MKn; Kasi Humas AKP Donal Ngalimin, SE; serta sejumlah insan pers biro Minsel.

“Tindak pidana persetubuhan dengan anak, TKP di gubuk perkebunan sawah Desa Ranoiapo, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minsel, waktu kejadian tanggal 4 Januari 2023,” ungkap Wakapolres membuka konferensi pers.

Korban, Mawar (nama disamarkan), 13 tahun, dicekoki miras jenis Cap Tikus, kemudian disetubuhi oleh para tersangka secara bergantian. “Awalnya, salah satu tersangka menghubungi korban mengajaknya jalan-jalan. Korban dicekoki miras Cap Tikus, dibawa ke gubuk perkebunan sawah kemudian disetubuhi secara bergantian oleh tiga tersangka,” terang Kasat Reskrim Iptu Lesly Lihawa.

Lanjut diterangkan Kasat Reskrim, tersangka dalam kasus persetubuhan ini sebanyak 3 (tiga) orang lelaki yaitu YT (18), MT (14) dan seorang lagi masih berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang).

Terhadap para tersangka dijerat pasal 81 ayat (3), ayat (2) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Untuk ancaman hukuman sebagaimana tertuang dalam pasal persangkaan dimaksud yaitu minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,” tambah Kasat Reskrim.

Diakhir acara konferensi pers, Wakapolres Kompol Eddy Saputra, SIK; mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan akan pergaulan anak-anak guna terhindar dari tindak pidana. (Sel)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bermasalah!! 4 TPS di Sulut Kembali Lakukan PSU

21 February 2024 - 08:20 WIB

Dituding Bermasalah, ini Penjelasan KPU Terkait Sirekap

20 February 2024 - 17:41 WIB

Gantikan Rasky, Fabian Kaloh Pimpin Komisi I DPRD Sulut

20 February 2024 - 17:08 WIB

Layanan Perizinan Tanpa Pungutan, Pemda dan DPRD Minsel Gelar Rapat Perda Pajak dan Restribusi

20 February 2024 - 00:47 WIB

Ronald Sampel : Terima Kasih Masyarakat Nusa Utara Yang Telah Mendukung Partai Demokrat di Pemilu 2024

19 February 2024 - 16:57 WIB

Dianggap Bertanggungjawab Atas Dugaan Kecurangan Pemilu,Koalisi Masyarakat Sulut Pro Demokrasi,Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahkta,

19 February 2024 - 12:09 WIB

Trending di Manado