Menu

Mode Gelap
Walikota Tomohon Caroll Senduk Didampingi Sekot Edwin Roring Hadiri Dialog Publik “Masyarakat Bertanya Walikota Menjawab” Pelestarian Laut Dukung Peningkatan Pariwisata, Suzuki Indonesia Adakan Bersih-Bersih Pantai Bunaken Dengan Ratusan Pelajar Wagub Steven Kandouw Lantik Wounde Sebagai Penjabat Bupati Sangihe Breaking News Tamuntuan Pergi, Wounde Datang Kecamatan Tatoareng Kepulauan Sangihe Terancam Jatuh Miskin

Manado · 8 Mar 2023 21:30 WIB ·

Seleksi KIP Sulut Diintervensi, Ini Penjelasan Ketua DPRD Sulut


 Seleksi KIP Sulut Diintervensi, Ini Penjelasan Ketua DPRD Sulut Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Penetapan 5 nama Komisi Informasih Publik (KIP) Sulawesi Utara yang diduga ada intervensi oleh pimpinan DPRD dengan mengganti salah satu nama yang sudah ditetapkan oleh Komisi I sebagai pihak penyelenggara seleksi, sehingga menyebabkan proses pengumuman terkesan lambat dibantah oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen. Menurutnya tidak ada sama sekali niat melakukan pengubahan hasil seleksi yang telah ditetapkan.

” Lima nama yang ditetapkan dan sudah disampaikan itu yang terbaik, sama sekali tidak ada pencoretan apalagi mengganti nama, karena hasil FPT yang disampaikan dinilai sudah mencakup keterwakilan etnis,” kata Silangen.

Ketua Andi juga menegaskan jika seluruh proses seleksi calon anggota KIP Provinsi Sulut sudah berjalan sesuai dengan aturan yang ada, bahkan berlangsung sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan”Jadi tidak benar ada pengubahan hasil,”tegas Silangen kembali.

Dugaan adanya pengubahan hasil dan intervensi terkait seleksi KIP Provinsi Sulut berawal ketika eks Ketua Komisi I DPRD Sulut periode 2009-2014, John Dumais yang mengaku mendapatkan laporan tentang intervensi pimpinan DPRD sehingga 5 nama yang telah ditetapkan dari hasil Fit And Propertest (FPT) olehi Komisi I saat berada dimeja pimpinan DPRD kembali mengalami perubahan.”Proses seleksi mulai dari administrasi hingga fit and proper test yang dilakukan semuanya berjalan transparan dan sesuai mekanisme yang berlaku, tapi kejanggalan terjadi ketika hasil seleksi dibawa ke meja pimpinan DPRD. Disebutkan, hasil FPT dirombak padahal tim seleksi telah melaksanakan tugasnya memilih calon yang paling terbaik,” ungkap Dumais

Dengan adanya penggantian nama hasil FPT, Dumais menyesalkan itu terjadi, harusnya komisi I punya pendirian dan tolak apabila ada intervensi terlalu dalam.”Seharusnya semua pihak bergandeng tangan untuk memajukan Sulut, dengan mengesampingkan kepentingan pribadi dan kelompok,” kata Ketua Komando Olly Steven Teman Relawan Aman Damai (Kostrad) itu.(JOSH TINUNGKI)

 

Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sejumlah SD Dan SMP Di Kota Manado Siap Laksanakan MPLS 15 Juli 2024

14 July 2024 - 21:14 WIB

Bina Fisik, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Candra Wijaya Gowes Bersama PJU Kodam

12 July 2024 - 22:53 WIB

Olly Dondokambey : Perlu Kerja Sama Semua Stakeholder Dalam Optimalisasi Jalur Perdagangan Asia Pasifik Dari Indonesia Timur

11 July 2024 - 22:00 WIB

Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan Minta 191 Bintara Polisi Yang Baru Dilantik Laksanakan Tugas Dengan Baik

11 July 2024 - 20:18 WIB

Tuntut Revisi UU Cipta Kerja, Belasan Pekerja Gelar Orasi di Kantor DPRD Sulut

11 July 2024 - 14:51 WIB

Lagi Liputo Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Desa Pandu dan KelurahanTeling Bawah Kota Manado

11 July 2024 - 12:12 WIB

Trending di Manado