Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Manado · 9 Sep 2026 23:55 WITA ·

Program Revitalisasi Dari Kemendikdasmen Untuk Sekolah TK, SD dan SMP di Kota Manado Dapat Meningkatkan Kualitas Belajar


Foto - Kadis Dikbud Manado  Peter Assa ST.M.Sc.Ph.D Perbesar

Foto - Kadis Dikbud Manado Peter Assa ST.M.Sc.Ph.D

Manado, Sulutnews.com — Program revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bagi TK, SD, dan SMP Negeri maupun Swasta di Kota Manado diharapkan dapat memperlancar serta meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar, sehingga melahirkan generasi siswa yang unggul dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

“Benar sekali, program revitalisasi ini sangat baik dan manfaatnya sangat besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan ke depan, khususnya di Kota Manado,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado, Peter Assa, S.T., M.Sc., Ph.D., saat ditemui wartawan Sulutnews.com pada Rabu (9/9) di Manado.

Menurut Peter Assa, dari puluhan sekolah yang telah mengajukan usulan program revitalisasi, sejumlah satuan pendidikan kini sudah mulai memasuki tahap pelaksanaan. “Beberapa SD dan SMP sudah mulai dikerjakan proyek revitalisasinya,” tegasnya.

Foto – Proyek Revitalisasi di SD GMIM di Paniki Mapanget

Dilaksanakan Secara Swakelola

Program ini dilaksanakan secara swakelola, di mana Kepala Sekolah berperan mengelola dan mencari tenaga pelaksana. Para tenaga kerja yang terlibat pun sebagian diambil dari kalangan orang tua siswa di lingkungan sekolah. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama untuk mewujudkan sekolah yang lebih baik.

Peter Assa optimis kualitas hasil proyek akan terjaga, karena pelaksanaannya diawasi secara ketat oleh Kemendikdasmen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta pihak sekolah.

Ia menambahkan, sejumlah satuan pendidikan seperti SMP Negeri 14, SMP Negeri 2, SMP Negeri 6, serta beberapa SMP Swasta dan SD lainnya sudah memulai pekerjaan. Dari laporan yang masuk, progres pelaksanaan berjalan dengan baik.

Setiap sekolah menerima bantuan dana yang bervariasi, berkisar antara Rp500 juta hingga lebih dari Rp1 miliar. Program ini dilaksanakan secara bertahap hingga akhir tahun 2026.

Sementara itu, pantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan revitalisasi di SD GMIM Paniki, Kecamatan Mapanget, sudah berlangsung.

(Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,457 kali

Baca Lainnya

DPRD Sulut Gelar Ibadah Oikumene, Gembala Teddy: Kita Harus Mengampuni

13 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Antisipasi Berakhirnya Penlok, DPRD Sulut Tekan Balai Wilayah Sungai Percepat Proses Administras

13 Oktober 2026 - 19:39 WITA

Tetapkan Rencana Kerja Tahun 2027, DPRD Sulut Gelar Paripurna

13 Oktober 2026 - 19:31 WITA

Wabup TB Hadiri Rakor Pengawasan GWPP Bersama Komisi II DPR RI di Manado

13 Oktober 2026 - 19:17 WITA

Desak Percepatan Ganti Rugi, Warga Malendeng Temui DPRD

13 Oktober 2026 - 19:12 WITA

Gladi Bersih TKA Gelombang Kedua di SMA dan SMK Lancar, Termasuk di Daerah 3T

12 Oktober 2026 - 23:53 WITA

Trending di Manado