Menu

Mode Gelap
Presiden Jokowi Didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey Resmikan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolmong Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon Tamuntuan Bawa Bantuan Bencana Ke Kampung Laine

Bolmut · 12 Feb 2024 21:40 WIB ·

Mengapa Ternak Bukan Menjadi Barang Dugaan Pelanggaran Masa Tenang Pemilu 2024 ?


 Mengapa Ternak Bukan Menjadi Barang Dugaan Pelanggaran Masa Tenang Pemilu 2024 ? Perbesar

Bolmut, Sulutnews.com – Pimpinan Bawaslu Bolmong Utara Rizki Posangi, SH, Bidang Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, Hubungan Masyarakat dalam sambutannya mengungkapkan kembali Bawaslu memiliki tugas dan wewenang melakukan penindakan pelanggaran Pemilu.

“Hal itu selalu bersentuhan dengan barang-barang yang terkait dengan adanya dugaan pelanggaran Pemilu.

Barang tersebut dapat diperoleh melalui hasil pengawasan maupun dari laporan masyarakat kepada Bawaslu.” Ujarnya.

Disamping itu Bawaslu dalam bidang pengawasan dan tindakan pelanggaran pemilu, ada upaya pencegahan.

Rapat ini berlangsung di Cafe Resto Roeang Seduh Desa Jambusarang Kecamatan Bolangitang Barat. Senin (12/02/2024).

Narasumber Supriadi Goma, SPd.I mantan panitia tim seleksi calon anggota Bawaslu Kabupaten Kota/Kabupaten Sulu 2016, menjelaskan kembali barang dugaan pelanggaran masa tenang baik barang bergerak dan tidak tergerak yang turut serta dalam pelanggaran pemilu.

Barang dugaan pelanggaran bergerak ini antara lain politik uang, barang dugaan lainnya seperti sembako beras yang disertai sticker peserta pemilu.

Barang tidak bergerak misalnya tanah perkebunan yang dijanjikan para caleg atau peserta pemilu jika terpilih akan memberikan barang tidak bergerak ini.

Tugas dari unit pengelolah barang dugaan pelanggaran, mencatat seluruh kondisi barang sitaan, disimpan, dan memusnahkan.

Penyimpanan barang dugaan pelanggaran di simpat di kantor Bawaslu, jika  tempatnya belum layak, maka Bawaslu melakukan kerjasama dalam kesepakatan untuk penyimpanan barang, misalnya beras satu kontainer.

Harus ada berita acara ditandatangani penyerahan barang sitaan.  Diserahkan dalam 1x 24 jam dan selesai dalam sehari.

Mengapa ternak bukan menjadi barang dugaan pelanggaran pada masa tenang Pemilu 2024? Tanya narasumber Supriadi Goma ? Hal tersebut belum diatur dalam regulasi Bawaslu. Karena jarang terjadi, para peserta pemilu atau caleg seringkali menguangkan saja.

Rapat ini dihadiri oleh organisasi Pemantau Pemilu Bolmong Utara : Pimpinan Masyarakat & Pers Pemantau Pemilu (Mappilu), HMI BADKO SULUTGO,  JPPR Kab. Bolaang Mongondow Utara,  Nedfid Kab. Bolaang Mongondow Utara.(/Gandhi Goma).

Artikel ini telah dibaca 1,021 kali

Baca Lainnya

Milad Ke 6 MTs Negeri 2 Bolmut Melaksanakan Lomba Cerdas Cermat Fahmil Qur’an

20 February 2024 - 11:33 WIB

Pj Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, Memulai Kunjungan Kerja Hari Pertama Dengan Fokus pada Demokrasi dan Agama

19 February 2024 - 06:21 WIB

Pengawasan Dan Tindak Pidana Pidana Pemilu 2024

18 February 2024 - 23:58 WIB

Aditya Moha Apresiasi Hasil Capaian Partai Golkar Bolaang Mongondow pada Pemilu 2024

16 February 2024 - 17:44 WIB

Potensi Pelanggaran Dan Kecurangan Dalam Pemilu 2024

15 February 2024 - 23:16 WIB

Sang Petarung Sadam, Kans Duduki Ketua DPRD.

15 February 2024 - 16:24 WIB

Trending di Boltim