Manado,Sulutnews.com — Sejumlah satuan pendidikan SMA dan SMK Negeri maupun Swasta di Kota Manado secara intensif melakukan berbagai persiapan guna menyambut pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada periode akhir Oktober hingga awal November 2026.
Langkah-langkah yang disiapkan meliputi kegiatan pengayaan materi, bimbingan belajar (bimbel), simulasi ujian, serta pembelajaran mandiri menggunakan modul. Fokus pengayaan diarahkan pada tiga mata pelajaran utama, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Seluruh upaya ini ditempuh sebagai strategi agar para siswa kelas XII mampu meraih hasil yang memuaskan.

Foto – Kepsek SMA Negeri 9 Binsus Manado Hendra Masie S.Pd.MM
Hal tersebut disampaikan secara terpisah oleh sejumlah Kepala Sekolah kepada awak media Sulutnews.com, pada Senin (7/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026). Para kepala sekolah yang menyampaikan antara lain:
- Jemmy Jermias, S.Pd. — Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado
- Hendra Masie, S.Pd., M.M. — Kepala Sekolah SMA Negeri 9 Manado
- Olga Mamusung, S.Pd., M.Pd. — Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Manado
- Sonny Seon, S.Pd. — Kepala Sekolah SMK Negeri 8 Manado
- Merry Femy Sorongan, S.Pd. — Kepala Sekolah SMK Swasta Yadika Manado
Sasaran: Hasil Lebih Baik dari Tahun 2025
Para kepala sekolah sepakat bahwa TKA memiliki arti penting bagi kemajuan siswa, sehingga persiapan harus dilakukan secara matang demi meraih nilai yang lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2025.

Foto – Kepsek SMK Swasta Yadika Manado Merry Femy Sorongan S Pd
Di SMA Negeri 1 Manado, lebih dari 600 siswa kelas XII telah mengikuti bimbel dan pengayaan materi sejak beberapa bulan lalu. Kepala Sekolah Jemmy Jermias yang juga seorang Guru Matematika menyampaikan keyakinannya.
“Kami optimis dengan adanya bimbel, pengayaan materi, dan kedisiplinan belajar, siswa dapat meraih hasil terbaik dalam TKA. Nilai TKA siswa kami dipastikan akan meningkat,” ujar Jemmy.
Sementara itu, SMA Negeri 9 Manado dengan 700 siswa kelas XII telah menyelenggarakan pengayaan, bimbel, sekaligus simulasi ujian. Kepala Sekolah Hendra Masie menyatakan seluruh peserta didik dalam kondisi siap.
“Kami yakin capaian nilai TKA tahun ini akan lebih baik dibanding tahun lalu,” tambah Hendra.
SMK Tetap Fokus: Atur Ulang Jadwal Demi TKA
Meskipun beban pembelajaran di SMK lebih banyak berbasis praktik, hal itu tidak mengurangi keseriusan dalam mempersiapkan TKA. Penyesuaian jadwal pun dilakukan agar penguasaan tiga mata pelajaran tetap maksimal.
Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Manado, Olga Mamusung, menjelaskan bahwa pengayaan dan bimbel tetap dilaksanakan meski harus menyesuaikan waktu praktik. Sebanyak lebih dari 200 siswa kelas XII akan ditarik sementara dari lokasi praktik untuk mengikuti pelaksanaan TKA.

Foto – Kepsek SMK Negeri 5 Manado Olga Mamusung S.Pd.M.Pd.
Hal serupa disampaikan Kepala Sekolah SMK Swasta Yadika Manado, Merry Sorongan. Sebanyak 170 siswa kelas XII didorong untuk belajar lebih giat. Jadwal praktik lapangan disesuaikan atau dialihkan apabila bertepatan dengan kegiatan TKA.
“Kami terus memacu kemampuan siswa agar meraih nilai yang baik. Jika jadwal praktik lapangan berbarengan dengan TKA, siswa akan kami tarik untuk ikut ujian. Kami tetap optimis siswa SMK pun bisa meraih hasil yang memuaskan,” tegas Merry.
Di SMK Negeri 8 Manado, Kepala Sekolah Sonny Seon menyampaikan seluruh sekitar 60 siswa kelas XII telah mengikuti bimbel dan siap menyesuaikan jadwal praktik.
“Kami tetap fokus pada pelaksanaan TKA. Program ini sangat baik untuk mengukur sejauh mana capaian hasil belajar siswa selama kurang lebih tiga tahun terakhir,” ujar Sonny.
Sasaran Secara Provinsi
Berdasarkan data yang terhimpun, sekitar 462 satuan pendidikan yang mencakup SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Sulawesi Utara diproyeksikan siap mengikuti pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik tahun 2026.
(Fanny)






