Talaud

Talaud (11)

Talaud,Sulutnews.com – Polsek Lirung mendatangi TKP penemuan mayat yang ditemukan warga di Pelabuhan Speed Boat Lirung tepatnya di belakang Masjid Al-Anzhar Lirung, sekitar 50 meter dari darat, Jumat (23/7) pagi tadi.

Jasad yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki, berinisial LM alias Embo (71) yang bekerja sebagi petani, warga Kelurahan Lirung Satu Kecamatan Lirung.

"Jasad ini pertama kali ditemukan oleh saksi Rey Subu (41) yang berprofesi sebagai enginer speed boat.

Kapolsek Lirung Iptu La Ali membenarkan telah ditemukan sesosok mayat laki-laki tersebut. ”Pihak Kepolisian langsung mendatangi TKP, mengevakuasi korban, mengumpulkan keterangan saksi dan membuat VER untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan saksi, saat itu ia melaksanakan pengecekan armada speed di pelabuhan speed boat belakang Masjid Al-Anzhar Lirung sekitar pukul 06.30 Wita. Ia kemudian menemukan korban lelaki LM alias embo dalam keadaan tertelungkup diatas laut dan terikat dengan seutas tali jangkar mati speed sekitar 50 meter dari darat.

Penemuan mayat ini langsung ia laporkan ke Polsek Lirung. Dan setelah menerima laporan dari masyarakat, personil Polsek Lirung langsung mendatangi TKP dan menghubungi pihak medis Puskesmas Lirung.

Saksi juga menjelaskan bahwa sekitar pukul 20.00 Wita, saat ia melaut, sempat melihat lelaki Lukas Minggu sedang mondar mandir di atas dermaga Pelabuhan Lirung dan sekitar pukul 24.00 Wita saat saksi kembali dari melaut, sudah tidak melihatnya lagi.

“Korban langsung dievakuasi dan bawa ke rumah anak kandung korban pada Keluarga Yacobus-Manundu, di Lingkungan I Kelurahan Lirung Satu Kecamatan Lirung untuk dilakukan pemeriksaan luar (visum luar) oleh dokter. Korban tidak dibawa ke Puskesmas Lirung karena 6 orang tenaga medis di Puskesmas Lirung terpapar dengan covid-19,” ujar Kapolsek.

Sementara itu berdasarkan keterangan dr. Yundi Tangkuman, setelah dilakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban, disimpulkan bahwa korban meninggal dunia murni akibat kecelakaan tenggelam di laut dan tidak di temukan tanda-tanda adanya kekerasan.

“Hanya terdapat luka luar panjang 0,5 cm di dahi kiri dan dahi kanan diduga terbentur benda tumpul dan diperkirakan korban meninggal dunia di atas 6 jam sebelum ditemukan,” tukas Kapolsek. (Adrian)

Manado, Sulutnews.com – Tim Resmob Polres Kepulauan Talaud bersama Polsek Essang mengamankan komplotan pencuri baterai di dua tower milik sebuah perusahaan penyedia jaringan telepon seluler (ponsel), Senin (24/05/2021) malam.

Pencurian awalnya terjadi di tower yang berada di Desa Arangkaa, Kecamatan Gemeh, Senin pagi sekitar pukul 08.00 WITA. Dilakukan oleh MB (34) dan JT (33), keduanya warga desa setempat.

Kedua tersangka mencuri satu buah baterai lalu mengangkutnya menggunakan mobil bak terbuka. Barang hasil curian ini lalu mereka jual di Desa Arangkaa kepada tersangka OK (53), warga Lirung.

Selanjutnya pada Senin malam sekitar pukul 18.30 WITA, JT dan OK kembali beraksi di TKP berbeda, di Desa Lalue, Kecamatan Essang.

Aksi pencurian kedua ini turut melibatkan empat pria dan satu wanita. Keempat pria tersebut merupakan warga Lirung, yakni BM (36), AS (21), FW (22), dan FM (17), kemudian seorang wanita berinisial GT (15), warga Gemeh.

Pada aksi kedua, mereka berbagi peran. BM, JT, dan AS sebagai ‘eksekutor’. Kemudian OK mengawasi situasi dengan mengendarai sepeda motor. Sedangkan FM, FW, dan GT menunggu di atas mobil bak terbuka, juga sambil memantau situasi.

Namun pada pencurian kedua, aksi mereka dipergoki warga setempat. Para tersangka melarikan diri menggunakan mobil bak terbuka. Karena panik, JT, AS, FW, dan GT melompat dari atas mobil kemudian melarikan diri ke hutan.

Sedangkan BM dan FM diamankan warga Desa Lalue, kemudian diserahkan ke Polsek Essang. Sekitar pukul 23.00 WITA, GT menyerahkan diri ke Polsek Essang.

Tim Resmob Polres Kepulauan Talaud bersama Polsek Essang lalu melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka lain. Tak lama kemudian, petugas berhasil mengamankan JT, AS, dan FW, selanjutnya dibawa ke Mapolsek Essang.

Tim pun melanjutkan pengejaran terhadap tersangka OK, yang akhirnya berhasil dibekuk di wilayah Melonguane.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Para tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kepulauan Talaud untuk diperiksa lebih lanjut. Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku, TKP maupun barang bukti lainnya,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Talaud, Sulutnews.com – Personel Polres Kepulauan Talaud dan jajaran dibantu TNI, BPBD dan warga melakukan upaya penanganan pasca terjadinya badai Siklon Tropis 94W Surigae (sesuai analisa BMKG), di sejumlah lokasi terdampak, Selasa (20/04

Diketahui, badai yang terjadi Senin (19/04) tersebut mengakibatkan berbagai bangunan, mulai dari rumah warga, tempat ibadah dan fasilitas umum, mengalami kerusakan ringan hingga berat.

Data diperoleh dari Polsek jajaran yang dikoordinasikan dengan BPBD, cuaca ekstrim tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun terdapat kerugian material karena rusaknya sejumlah bangunan di empat kecamatan, antara lain Melonguane, Essang, Essang Selatan, dan Nanusa.

Dari empat kecamatan tersebut, Kecamatan Essang Selatan merupakan wilayah yang paling banyak terdapat kerusakan bangunan akibat terpaan badai.

Di Essang Selatan, terdapat sekitar 35 rumah warga yang tersebar di 8 desa yang mengalami kerusakan ringan di bagian atap. Dilaporkan juga, tiang listrik di Jalan Raya Ensem-Sambuara roboh.

Sementara itu di wilayah Kecamatan Melonguane, dilaporkan 3 rumah warga mengalami kerusakan di beberapa bagian. Kemudian Gereja Germita Kasih Diaspora Melonguane Timur mengalami kerusakan berat. Juga terjadi gangguan aliran listrik akibat beberapa tiang listrik tertimpa pohon tumbang.

Selanjutnya di wilayah Kecamatan Essang, dilaporkan dua bangunan mengalami kerusakan berat, masing-masing aula Kantor Camat Essang dan Pos Covid-19 Desa Essang.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Nanusa, terdapat 1 rumah warga Desa Karatung mengalami kerusakan di bagian atap. Kemudian di Desa Karatung Tengah, 2 pohon beringin tumbang dan menimpa perahu jenis pamboat milik warga setempat.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan kejadian tersebut. “Penanganan dilakukan dengan kerja bakti membersihkan reruntuhan material di rumah-rumah warga, tempat ibadah, dan fasilitas umum yang terdampak bencana,” ujarnya, Selasa siang.

Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat terjadinya cuaca ekstrim akhir-akhir ini. Termasuk bagi para nelayan, untuk sementara diimbau tidak melaut, demi keamanan dan keselamatan.

Ditambahkannya, personel TNI-Polri, BPBD dan instansi terkait lainnya masih disiagakan guna mengantisipasi terjadinya bencana susulan.

“Sekali lagi, masyarakat diajak untuk lebih waspada. Juga segera melaporkan kepada pihak berwajib jika mengetahui adanya hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan keselamatan,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.(Adrian)

Talaud, Sulutnews.com- Pendam XIII/Merdeka, Satgas TMMD 110 Kodim 1312/Talaud menggelar penyuluhan tentang bahaya Narkoba kepada muda-mudi yang berada disekitar lokasi pelaksanaan TMMD 110.

Kegiatan ini  dilaksanakan bertempat di Desa Mala Timur, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Senin (13/3/2021) belum lama ini.

Kepada Sulutnews.com Sabtu (13/03/2021), Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav Mohammad Jaelani, mengatakan penyuluhan ini merupakan bentuk kepedulian Satgas TMMD terhadap para remaja yang ada di desa Mala.

"Pasalnya edukasi tentang narkoba di pelosok-pelosok dinilai masih kurang sehingga perlu adanya penyuluhan tentang bahaya narkoba terhadap generasi muda.

"Ini adalah upaya satgas TMMD untuk menciptakan generasi muda yang bebas dari narkoba." Ujar Kapendam

Lebih lanjut dijelaskan Kapendam,  bahwa materi yang disampaikan mulai dari program anti narkoba, efek samping narkoba, hingga tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

"Materi yang diberikan bermacam-macam akan tetapi lebih ditekankan kepada tindak pidana penyalahgunaan narkoba agar mereka mendapatkan wawasan hukum akan narkoba." Tukas Kapendam.

Penyuluhan narkoba tersebut disambut positif oleh kalangan muda yang ada di Desa Mala Timur serta mereka mendukung seluruh kegiatan selama pelaksanaan TMMD. (Adrian)

Talaud, SulutNews.com – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol R.Z. Panca Putra dan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong menggelar kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Kamis (25/02/2021) pagi.

Dalam Kunker ini keduanya menggunakan helikopter Baharkam Polri dan turut didampingi oleh Karoops Polda Sulut Kombes Pol Desman Tarigan dan Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Chandra.

Tiba di Bandara Melonguane sekitar pukul 09.26 WITA Kapolda dan rombongan Disambut oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga bersama Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma S. Irawan, Dandim 1312/Talaud Letkol (Czi) Irwan Guptarochman, dan Forkopimda setempat.

Usai beristirahat sejenak di ruang VIP Bandara Melonguane, Kapolda dan rombongan bertolak menuju Pulau Miangas, ujung utara perbatasan NKRI yang berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.

Tiba di Bandara Miangas sekitar pukul 11.20 WITA, rombongan disambut oleh Kapolsek Miangas Ipda Handri Makatuuk, Danramil 1312-07/Miangas Kapten (Inf) Markus Tilaar bersama para pejabat TNI dan pejabat sipil lainnya.

Di Miangas, Kapolda dan rombongan menyambangi sejumlah lokasi. Antara lain Mako Satgas TNI AD, Tugu 0 kilometer, Mako Pos AL, Tanjung Miangas, Koramil 1312-07/Miangas, serta Mako Polsek Miangas.

Di Mako tersebut, Kapolda dan Danrem bersilaturahmi dengan para personel yang bertugas, sekaligus memberikan semangat dan motivasi.

Usai mengunjungi Pulau Miangas, Kapolda dan rombongan kembali ke Melonguane, ibu kota Kabupaten Kepulauan Talaud. Tak lama setelah tiba di Bandara Melonguane, rombongan menuju Polres Kepulauan Talaud.

Dan rangkaian kunjungan di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud ini diakhiri dengan mengunjungi Kodim 1312/Talaud.

Kepada Sulutnews.com Irjen Pol R.Z. Panca Putra mengatakan, kunjungan ini dalam rangka melihat langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Terutama di wilayah perbatasan, yaitu Miangas. Kita melihat apa masalah-masalah yang ada di sana, kita akan memperbaiki kekurangan yang ada. Dan kalau yang sudah baik, akan kita tingkatkan,” ujar Irjen Pol R.Z. Panca Putra.

Lanjutnya, kunjungan ini juga untuk memastikan bahwa aktivitas masyarakat berjalan dengan baik, khususnya di masa pandemi Covid-19 tukasnya.

Pada kesempatan ini Irjen Pol R.Z. Panca Putra juga mengajak pihak TNI-Polri dan pemerintah daerah untuk terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Saya imbau kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan,” ajak Irjen Pol R.Z. Panca Putra.

Terkait hasil pantauan dalam kunjungan ini, menurut Irjen Pol R.Z. Panca Putra secara umum kehidupan masyarakat di Talaud berjalan dengan baik.

“Termasuk sinergitas dan kerjasama antara TNI-Polri, pemerintah daerah, masyarakat dan pihak terkait lainnya, sangat baik. Hal ini harus terus dijaga bahkan ditingkatkan demi mendukung pelaksanaan program-program pemerintah,” pungkas Irjen Pol R.Z. Panca Putra. (Adrian)

Talaud, Sulutnews.com - Pelaku perampokan berinisial RA (21), Warga Pantuge, Kabaruan berakhir sial. Minggu (21/02/2020), RA dibekuk personel Polsek Melonguane saat menjual barang curian kepada pemiliknya, Minggu (21/02) malam.

Adapun Pemilik barang sekaligus korban adalah Yermias Selan (34), warga Sawang Utara, Melonguane, Talaud.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast  kepada Sulutnews.com Senin (22/02/2020) membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan Kabid Humas, kejadian kali ini bisa dibilang cukup unik ini bermula ketika pelaku bersama dua mendatangi rumah korban, sekitar pukul 18.30 WITA. 

Pelaku lalu menawarkan satu unit peralatan elektronik kepada korban, berupa mixer audio merek Mixing Console MG82CX. Namun saat itu tidak menyadari bahwa barang tersebut milik korban.

Korban pun sangat terkejut begitu melihat audio mixer tersebut. Karena, sangat mirip dengan audio mixer milik korban yang disimpan di rumah pondoknya, di tepi pantai Desa Sawang.

Agar tidak menimbulkan kecurigaan, korban tetap berusaha tenang sambil menyusun taktik. Korban lalu beralasan akan keluar rumah sebentar dan pelaku menunggu di rumah.

Korban diam-diam menuju rumah pondoknya untuk memastikan keberadaan barang yang ciri-cirinya sangat mirip dengan keadaan tersebut. Benar saja, mixer audio milik korban telah raib.

Korban yang  telah melaporkan kehilangan audio mixer kepada seorang anggota Polri yang berdomisili di desa setempat langsung meneruskan informasi tersebut ke Polsek Melonguane.

Tak menunggu lama, personel Piket Polsek Melonguane langsung mendatangi rumah korban dan berhasil bertahan tanpa perlawanan.

Sementara itu pelaku pun mengakui semua perbuatannya. Pelaku menerangkan, Minggu pagi sekitar pukul 05.00 WITA dalam perjalanan pulang dari Melonguane menuju Tarun dengan berjalan kaki melewati tepi pantai.

Pelaku lalu melihat sebuah rumah pondok dalam keadaan sepi, dan segera masuk dengan cara memanjat loteng. Begitu berhasil masuk, 'isa' audio mixer tersebut lalu membawanya pulang.

Malam pihak yang mengajak dua pesan untuk menjual barang hasil curian ke Desa Sawang Utara. Kedua teman tidak melihat barang tersebut adalah hasil curian. Hingga ketiganya mendatangi rumah korban untuk menjual mixer audio, yang ternyata adalah milik korban sendiri.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast tak menampik hal tersebut. “Pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Melonguane untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (Adrian)

Manado, SulutNews.com – Polres Kepulauan Talaud dan Polsek jajaran mengawal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap 2 yang dilaksanakan di 23 lokasi, Selasa (16/02/2021).

Salah satu yang dijadikan lokasi vaksinasi adalah Mapolres Kepulauan Talaud.

Di Mapolres Talaud, penyuntikan vaksin jenis Sinovac ini dilakukan di antaranya kepada Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma S. Irawan, Dandim 1312/Talaud Letkol Irwan Guptarrochman, serta tenaga kesehatan Urkes Polres Kepulauan Talaud Bripka I Gede Pasek.

Adapun rangkaian vaksinasi dimulai dari pendaftaran, screening atau pemeriksaan kondisi kesehatan, penyuntikan vaksin, serta observasi.

Sementara itu vaksinasi di lokasi lainnya ditujukan kepada para tenaga kesehatan yang bertugas disejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.

Terpisah, Kepada SulutNews, Selasa (16/02) siang tadi, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pengawalan dan pengamanan vaksinasi dilakukan bersama personel TNI.

 “Hal ini sesuai arahan Presiden, bahwa TNI-Polri berperan dalam kelancaran proses distribusi vaksin, pengamanan vaksinasi, termasuk menjadi vaksinator,” ujarnya, Selasa siang.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, vaksinasi massal bertujuan untuk membangun kekebalan kelompok atau herd immunity.

 “Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk turut mendukung dan menyukseskan program vaksinasi nasional ini, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Jangan khawatir, vaksin aman dan halal,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.(adrian)

Talaud, Sulutnews.com - Kabar duka menyelimuti Kabupaten Kepulauan Talaud, atas berpulangnya Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Talaud, Telly Tjanggulung yang begitu menggemparkan kabupaten paling utara Indonesia, pagi ini selasa (5/1/2021).

Duka dan air mata masyarakat Talaud tak terbendung lagi saat mendengar kabar istri Bupati, dr. Elly Engelbert Lasut, ME dan ibu dari anggota DPR RI Hillary Brigita Lasut telah menghembuskan nafas terakhir.

Hampir seluruh pengguna media sosial di Kabupaten Kepulauan Talaud mengungkapkan rasa shock dan duka yang mendalam saat kabar duka meninggalnya mantan Bupati Minahasa Tenggara tersebut sampai ke telinga mereka.

Drs Jeremi Damongilala, mantan Wakil Bupati Mitra meresa shock saat mendengar berita duka tersebut, “Isteri Bupati Talaud, yang juga Bupati Mitra 2008-2013 hari ini dimuliakan Tuhan. RIP Ibu “, tulis Jeremi dalam akun facebooknya

Hal serupa diucapkan Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Drs. Moktar Arunde Parapaga. “Hari ini kita berduka. Ibu terkasih Ketua TP-PKK telah dipanggil Tuhan,” kata Parapaga, Selasa (5/1/2021) dengan nada sedih.

Telly Tjanggulung dikenal sebagai seorang politisi tulen. Pernah menjadi Bupati Minahasa Tenggara saat dirinya Ketua Partai Golkar. Pilwako Manado 2020 awalnya dia sempat ikut penjaringan melalui sejumlah partai dan elektabilitasnya cukup tinggi. Sayang dia tak diakomodir sebagai calon wali kota.

Ibunda dari anggota DPR RI termuda Hillary Brigitta Lasut meninggal dunia. Ibunda Hillary adalah Telly Tjanggulung, mantan Bupati Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Telly menjadi Bupatei Minahasa Tenggara pada 2008 hingga 2013. Dia adalah istri dari Bupati Talaud Elly Lasut.(/Suleman Paparang)

Manado, Sulutnews.com -  Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara, Drs.Voucke Lontaan, segera melakukan evaluasi terhadap tahapan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan pembentukan PWI Kabupaten Talaud.

Menurut Lontaan, dalam PD/PRD pasal 18 ayat; 1)Pengurus Provinsi dapat membentuk PWI Kabupaten/Kota di wilayah Kabupaten/Kota kecuali Provinsi DKI Jakarta; 2)PWI Kabupaten/Kota dibentuk untuk satu wilayah dan sekurang-kurangnya mempunyai 3 (tiga) anggota berstatus anggota biasa;3) Pembentukan PWI Kabupaten/Kota ditetapkan dan disahkan oleh Pengurus PWI Provinsi, dilaporkan kepada pengurus PWI Pusat.

Syarat pembentukan PWI Kabupaten Talaud, harus memiliki anggota biasa minimal 3 orang dan untuk menjadi anggota biasa harus memiliki sertifikat kompetensi wartawan (SKW) dan untuk mendapatkan SKW,  harus mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi wartawan yang bekerja pada media yang berbadan hukum Indonesia (Bidang usaha Perusahaan Pers), “jadi syaratnya berjenjang” tegas Lontaan

Sementara itu, wakil ketua bidang pendidikan PWI Sulut, Merson Simbolon, bahwa tahapan untuk mengikuti UKW harus melengkapi beberapa persyaratan.

Menurut Simbolon, PWI Sebagai lembaga uji kompetensi wartawan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Dewan Pers Nomor l/Peraturan-DP/IV2010 tentang Standar Kompetensi Wartawan, selalu membuka pendaftaran peserta, baik dari PWI Kabupaten maupun dari PWI Provinsi dengan melengkapi persyaratan yang ditentukan seperti ;1)Bekerja pada perusahaan pers yang berbadan hukum (Pasal 9 ayat2) bukan CV dan masih aktif melakukan tugas jurnalistik; 2)Sudah menjadi anggota PWI; 3)Peserta UKW dibekali surat tugas dari pimpinan redaksi/perusahaan pers; 4)Membawa serta bukti penerbitan pers selama 6 edisi terakhir; 5)Membawa dan mampu mengoperasikan komputer/laptop; 6)Memiliki alamat email pribadi; 7)Mengisi Formulir Pendaftaran Calon Peserta UKW; 8)Mengisi Formulir Data Jurnalistik Peserta; 9)Peserta MUDA adalah untuk jenjang/tingkat reporter; 10)Peserta MADYA untuk Asisten Redaktur dan Redaktur; 11)Peserta UTAMA untuk Asisten Redaktur Pelaksana, Redaktur Pelaksana, hingga Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab; 12)Menyiapkan Pas Foto 3x4 sebanyak 6 lembar.

“Jika media dari wartawan yang akan mengikuti UKW belum terverifikasi Dewan Pers, kami harus memeriksa secara detail akte notarisnya apakah badan hukum tersebut bergerak dalam bidang Pers, sebab bisa saja bergerak dalam usaha lain”, jelas Simbolon.

Selanjutnya Ketua PWI Sulut mengingatkan bahwa batas waktu kepanitiaan sesuai SK Nomor : 06 /SK/PWI-SULUT/VIII/2020 adalah tanggal 20 Desember 2020, jika UKW tidak dilaksanakan, rekomendasi peningkatan status keanggotaan PWI juga tidak akan diberikan, yang tentu konferensi pembentukan PWI Kabupaten talaud belum bisa dilanjutkan.

“Syarat menjadi anggota biasa adalah wartawan yang memiliki sertifikat uji kompetensi baik muda madya maupun utama. Untuk menjadi ketua PWI, baik pusat dan Provinsi adalah anggota biasa yang sudah memiliki sertifikat wartawan utama”, tegas Lontaan.(*/PM)

Talaud, Sulutnews.com - Anggota Kodim 1312/talaud mengikuti jalannya Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke 75 Tahun 2020 bertempat Aula Makodim, Senin (5/10/2020).

Upacara HUT TNI diperingati rutin setiap tahunnya yaitu pada setiap tanggal 5 Oktober , Upacara Tahun ini tetap dilaksanakan terpusat di Istana Negara yang berbeda dari tahun sebelumnya mengingat masih dalam masa Pandemi virus Covid-19 seperti ini.

Dalam mengikuti jalannya Upacara HUT TNI secara virtual prajurit TNI dan PNS Kodim 1312/Talaud tetap mengutamakan protokol Covid-19 dengan tetap menjaga jarak serta memakai masker guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Dandim 1312/Talaud Letkol Czi Irwan Guptarochman N., S.T., M.M usai kegiatan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke 75 Tahun 2020  kali ini tidak dapat dilakukan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19 yang melanda sampai dengan saat ini, namun dengan diikuti secara virtual tetap tidak mengurangi khidmatnya jalannya Upacara tersebut.

Hadir dalam kegiatan upacara, bupati kepulauan talaud Dr.Elly Engelber Lasut, selesai upacara dilaksanakan bersepeda bersama dengan doorprize.(*/Markus)