MANADO, Sulutnews.com - Merasa penanganan kasus yang nenyebabkan keluarga mereka meninggal dunia terlalu lama diproses, Adik bersama Anak korban mengadu ke DPRD Sulut. Dihadapan Ketua Komisi I Raski Mokodompit yang menerima langsung Selasa (23/8/2022) Marchelino Mewengkang selaku pengacara menceritakan jika korban Serly Nayoan mendapat perlakuan penganiayaan hingga menyebabkan kematian yang diduga dilakukan oleh FT yang tak lain adalah suaminya sendiri.

" Kasus ini sudah di tangani oleh Polres Minut, namun karena penanganan lambat dan pelaku masih bebas berkeliaran, maka kami datang mengadu ke DPRD Provinsi Sulut dengan harapan dapat difasilitasi untuk memdapatkan keadilan," ungkap Mewengkang.

Juga diceritakan kasus penganiayaan sejak kejadian sudah masuk bulan ketiga sejak korban meninggal, bahkan bukti-bukti foto serta olah kejadian di TKP sudah sangat jelas bahkan hasil otopsi juga sudah menyatakan Adanya tindak kekerasan.“ Bukti foto kejadian yang dialami korban sehingga menyebabkan kematian, ada luka lebam dan sayatan di tubuh korban," Jelas Kuasa Hukum korban sambil menunjukan foto kepada Ketua Komisi I.

Atas aspirasi yang sudah masuk ini, sebagai Ketua Komisi I, saya akan segera menyampaikan kepada pihak berwenang apalagi kasus ini sudah sementara berproses di Polres Minut." Tentu saya akan membantu mengawal kasus ini tanpa bermaksud untuk mengintervensi prosesnya tentu mari kita sama-sama memberikan kepercayaan kepada aparat kepolisian untuk bekerja profesional," kata Mokodompit kepada pengacara juga keluarga korban saat menggelar pertemuan diruang kerjanya.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnewa.com - Panitia Khusus (Pansus) yang dipimpin Nick Adicipta Lomban, melakukan pembahasan lanjutan untuk Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah. Senin (22/8/22) siang.
Saat pertemuan baik Pansus DPRD dan eksekutif melakukan Pembahasan pasal demi pasal.
Dikatakan Nick Lomban, Pansus akan memacu sehingga Ranperda bisa tuntas bulan September mendatang.
“Pasalnya ada banyak, ada sekitar 197 pasal. Jadi pansus kerja ekstra untuk menuntaskan Ranperda ini. Tentu Ranperda pengelolaan keuangan daerah tidak boleh bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi,”jelas Lomban yang juga ketua Fraksi Partai Nasdem ini.
“Setelah pembahasan pasal demi pasal, akan dilakukan finalisasi. Sekali lagi, kami akan pacu agar bisa selesai secepatnya,” tandasnya.
Hadir dalam rapat pembahasan tersebut, kepala Bappeda Sulut, Jenny Karouw Kaban Keuangan dan aset daerah, Femmy Suluh serta Kepala Biro Hukum Setdaprov Sulut, Flora Krisen.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Polemik yang mendera institusi Kepolisian RI atas berbagai kasus termasuk pembunuhan Brigradir Jhosua yang menggemparkan, membuat DPRD Sulut melalui Komisi I bidang Pemerintahan dan Hukum memberikan tanggapan. Sebagaimana disampaikan Rasky A Mokodompit, SH Ketua Komisi 1 saat menggelar konfrensi pers Senin (22/8/2022) mengatakan saat ini institusi kepolisian sementara berupaya menuntaskan kasus penting, di antara kasus FS alias Sambo. Meski kasus ini pelik, masyarakat dihimbau jangan sampai kehilangan kepercayaan terhadap Polri.

“ Saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk mendukung dan mempercayakan upayà kepolisian dalam menuntaskan kasus pelanggaran hukum yang terjadi," kata Mokodompit.

Politisi partai Golkar ini juga berharap agar interprestasi ditengah masyarakat terhadap penanganan kasus Sambo tidak keluar dari substansi yang dikuatirkan justru mendatangkannpersoalan baru yang bisa mencederai keutuhan berbangsa dan bernegara
“Mari kita memberikan kepercayaan kepada Polri bekerja profesional agar kita tetap aman dan terjaga, dari isu provokasi yang beredar,”kata Sekertaris DPD I Golkar Sulut ini.

Ditempat yang sama pegiat antikorupsi Sulut Risat Sanger juga mengatakan masyarakat agar tidak terjerat dalam lingjaran informasi yang bersifat provokasi, sehingga menjadikan kita tidak kuat dan gampang termakan isu yang kebenarannya tidak bisa dipercaya. Apalagi saat ini kita dalam persiapan menghadapi Pemilu. “Demi kepentingan yang besar, jangan sampai kita terbawa ke konflik yang justru dapat memecah belah keutuhan NKRI di menjelang Pilpres nanti. Mar kita percaya kepada Polri untuk menuntaskan kasus yang saat ini sementara ditangani kepolisian” kata Sanger Aktifis yang dikenal vokal Risat.

Baik Mokodompit maupun Sanger keduanya memuji kinerja Kapolri dibawa kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tidak mempedulikan kedekatannya dengan pihak tertentu yang lebih memilih penegakan hukum tanpa pandang bulu siapapun yang bersalah pasti diproses termasuk dalam oenanganan kasus FS.“Kita tidak dilarang berpartisipasi untuk membela integritas seseorang tetapi jangan sampai menjadikan keutuhan bangsa dan negara, termasuk merusak citra Polri yang menjadikan kita tidak percaya lagi. Dan ini semua akan berdampak pada ekses politik yang membahayakan bagi keutuhan bangsa,” pungkas Sanger.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Setelah mendapatkan keberatan karena telah melalukan perubahan kondisi tanah dilokasi Jembatan Tiran ruas jalan Manado Outer ringroad I, akhirnya pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulut meminta maaf kepada Wakil Walikota Tomohon, dalam pernyataannya kepada Sulutnews.com Senin (22/8/2022) Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio, M.K, ST.MT menjelaskaan pihaknya telah meminta maaf kepada Pak Weny atas kelalaian yang dilakukan karena tidak meminta ijin untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan rutin fasilitas umum pembuatan saluran pasang batu mortal dilokasi jembatan tiran ruas jalan manado outer ringroad I.

" Kami telah menyampaikan permohonan maaf kepada Pak Wenny atas pelaksanaan pekerjaan yang menggunakan peralatan excavator yang melewati tanah hak milik Pak Wenny. Sayangnya PPK ini tak meminta ijin dulu,”jelas Satrio.

Kabalai juha menjelaskan dilokasi Jembatan Tiran jika terjadi hujan deras airnya mengerus tanah yang ada dibawah, sehingga untuk mengantisipasi agar jembatan tidak rusak kami membuat seluncuran air sehingga tanah dibawa jembatan tidak tergerus.." Atas kekhilafan ini sudah ada kesepakatan dan kami telah membuat surat pernyataan yang bertandatangan diatas metrai," ungkap Satrio.

Sebagaimana dinyatakan dalam surat pernyataan yang dibuat dihadapan petugas Kepolisian kami pihak BPJN akan memperbaiki lokasi tanah milik Pak Wenny lebih baik dari sebelumnya.(josh tinungki).

MANADO, Sulutnews.com - Sekertaris Komisi IV DPRD Sulut Priskilla Cindy Wurangian mengatakan program kegiatan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sulawesi Utara sangat hebat dan sosok Kepala Dinas Devy Tanos adalah perempuan hebat yang menginspirasi perempuan Sulut sehingga kita bisa melakukan kerja positif untuk membantu pemenuhan ekonomi keluarga. Menurutnya program pelatihan yang digerakan oleh Dinas perlu diberdayakan dengan memberikan solusi terutama bagaimana memasarkan hasil karya dari perempuan-perempuan hebat di Sulit.

" Keberadaan perempuan di DPRD Sulut ada 13 Anggota dan 46 persen duduk di komisi IV, satu hal menarik Ibu Kepala Dinas adalah perempuan hebat yang mengaspirasi perempuanuan Sulut sehingga kita tidak hanya bergantung kepada suami atau orang lain tetapi kita bisa melakukan sendiri kegiatan positif untuk memenuhi kebutuhan keluarga," ungkap Wurangian

Srikandi Partai Golkar Bitung ini juga mengatakan program pemberian pelatihan ya g dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan anak akan terus didukung sehingga tujuan menekan angka kemiskinan dapat diminimalisir." Pemberian pelatihan dan bantuan perlu ada sinergitas dengan dinas instansi terkait agar tujuan program dapat diberdayakan tetapi yang menjadi penting adalah ketika menghasilkan sesuatu tetapi bisa terjual agar roda ekonomi bisa berputar," ungkap Wurangian memberikan solusi.

Dari total 7 program 21 Kegiatan dan 43 sub kegiatan yang dijalankan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Komisi IV sangat memberikan apresiasi karena laporang disampaikan secara terstruktur dan mudah dipahami sehingga DPRD dalam hal ini komisi IV sangat mendukung jika ada OPD yang menerapkan program yang langsung menyentuh masyarakat." Masyarakat saat ini sangat merindukan jika ada bantuan yang bisa diterima dan memberi dampak positif bagi mereka," kata Wurangian sambil berharap program pemberdayaan kaum perempuan dapat terus dilanjutkan.(josh tinungki),

MANADO, Sulutnews.Com - Partai Golkar Sulawesi Utara, menggekar Konsolidasi bersama Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Ir Akbar Tandjung, Sekertaris Anwar Arifin dan Anggota Chris anton juga Baharudin Aritonang. Pada giat yang digelar Jumat (19/8/2022) di kantor Sekertariat DPD I Golkar Sulut, diawali sambutan Ketua DPD I Christinia Euqinia Paruntu

Dalam arahannya Ketua DPD Partai Golkar Sulut Christinia Euqinia Paruntu melaporkan capaian yang dilaksanakan oleh DPD I Golkar Sulut yang memaparkan bagaimana kepemimpinan di Sulut kedepan Golkar harus bisa maju dan bisa memenangkan Pilkada, juga rekrutmen KTA untuk Sulut sudah selesai atau bisa dikatakan Sulut masuk daerah kuning." Target 20 persen bisa dicapai dimana setiap Kabupaten berhasil mencatat 100 KTA dari total 400 ribu termasuk rekrutmen fungsionaris caleg DPR RI, DPRD Sulut DPRD Kab Kota mampu bisa memenangkan diri masing masing dengan menonjolkan popularitas yang didukung finansial, dengan target akhir pemenangan Aerlangga Hartato sebagai capres sudah dilakukan sosialisasi," ungkap CEP dalam laporannya.

Sementara itu Ketua Dewan Kehormatan DPP Ir Akbar Tandjung saat nenyampaikan sambutannya mengatajan, Misi utama yang saat ini sementara dipersiapkan Partai Golkar yakni bagaimana menyongsong pemilu 2024 dimana kami dewan kehormatan memiliki satu tekat yang memnginginkan agar Partai Golkar dapat menaikan jumlah suara dan menaikan jumlah kursi, syukur - syukur kita jadi pemenang sebagaimana yang sempat dialami Partai Golkar tahun 2004." Kita memiliki komitmen yang kuat untuk menaikan perolehan Suara dan Kursi karena Golkar ada perubahan yakni mengembang misi paradigma baru sebagai parpol yang selalu bersama berjuang bersama sama rakyat," tegas Akbar Tanjung.

Dalam perjalanan politiknya Partai Golkar akan terus melakukan perubahan yang memeprlihatkan kemajuan pembangunan disegala bidang sehingga Partai Golkar akan kembali mendapatkan kepercayaan dari seluruh rakyat." Komitmen Partai Golkar terhadap gerakan politik baru yang memiliki pandangan idiologi yang menjamin kesejahtraan rakyat Indonesia, dengan membangun Golkar Baru Menyongsong Pemilu 2024" kata Akbar Tandjung.

Hadir Pengurus DPD I, para Ketua DPD II Partai Golkar se Sulawesi Utara, Fraksi Partai Golkar DPRD Sulut yang Hadir Rasky Mokodompit, Priskilla Cindy Wurangian dan Ingrid JNN Sondakh, juga Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kota se Sulawesi Utara.(josh tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo pada Sidang Tahunan Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) RI dalam rangka peringatan HUT ke-77 RI, serta Pidato dalam rangka penyampaian RUU APBD 2022 dan nota keuangan, Senin (16/8/2022).

Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD dr Fransiscus Silangen, didampingi Wakil Ketua James Arthur Kojongian dan Billy Lombok. Tampak hadir Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw. Hadir juga Forkopimda Sulut, Plt Sekprov Sulut dan Sekwan Glady Kawatu.

Ketua DPRD Sulut, dr Fransiscus Silangen, mengatakan perayaan HUT RI ke 77 masih dirayakan ditengah pandemi covid 19 yang selama dua tahun menguji daya juang kita sebagai Bangsa, menguji Ketahanan kita, menguji Kedisiplinan Kita, menguji Kepatuhan kita, Menguji Pengorbanan kita, Menguji ketenangan kita dalam mengambil langkah kebijakan." Bersyukur kemerdekaan mampu menggerakan persatuan kita, menggerakan rasa kepedulian kita untuk saling berbagi meringankan beban sesama anak bangsa," ungkap Silangen saat memimpin rapat paripurna dalam rangka mendengarkan pidato Presiden melalui media elektronik di DPR-RI Senayan, Jakarta

Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Ir Joko Widodo tersebut dilaksanakan dalam dua sesi, untuk sesi pertama penyampaian terkait capaian Pemerintah dalam mengatasi Pandemi Covid 19 serta persiapan dalam menghadapi ancaman ekonomi global yang bakal melanda dunia dimana Pemerintah berharap persatuan dan kesatuan segenap elemen anak bangsa untuk mengatasi kriris ekonomi yang akan terjadi.

Setelah diskors selama satu jam lebih, Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen kembali membuka sidang Paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato terkait penyampaian APBN, yang juga diikuti oleh Gubernur dan Wakil Gubernur, Forkopimda serta pejabat struktural juga undangan yang hadir sejak paripurna sesi yang pertama.

Sejumlah poin disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato pada sidang tahunan MPR RI. Menyampaikan anggaran APBN direncanakan sebesar Rp 300.04,7 Triliun yang meliputi biaya pemerintah pusat sebesar Rp 2.230 Triliun, serta transfer ke daerah sebesar Rp 811,7 Triliun." Penanganan pandemi covid 19 serta reformasih birokrasi kesehatan, percepatan penurunan stanting serta kesinambungan program JKN kembali mendapatkan prioritas dimana pada APBN tahun 2023 mendapatkan alokasi sebesar Rp 169,8 Triliun atau 5,6 % dari belanja negara.

Untuk mencapai target pembanginan Nasional, Presiden Jokowi mengajak seluruh komponen bangsa bersatu padu mendukung pencapaian indonesia maju dengan inovasi dan kreatifitas agar Indonesia Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat.

Pelaksanaan paripurna mendengarkan Pidato kenegaraan Presiden Ir Joko Widodo dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus tahun 2022 ini, digelar agak spesial, setelah sejak 2020 pelaksanaanya tidak dilaksanakan bebas akibat Indonesia sementara berperang melawan pandemi covid 19.(*/Advetorial/Josh Tinungki)

MINAHASA UTARA, Sulutnews.com - Tidak banyak yang tau jika Ketua Fraksi Partai Demomrat DPRD Sulut Hendry Walukouw menjadi pembaca teks Proklamasi pada gelar upacara peringatan detik detik Proklamasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Dimembe Minahasa Utara. Pada upacara yang digelar dilapangan kecamatan Dimembe,Rabu (17/8/2022). Sekertaris Komisi I bidang Pemerintahan dan Hukum ini ditugaskan membacakan teks proklamasi.

" Makna Proklamasi sangat mendalam, dan ini patut terus menjadi komitmen bersama dalam mengisi kemerdekaan sebagaimana digelorakan oleh Founding Father Presiden Soekarno saat pertama kali membacakan teks proklamasi," kata Walukow usai pelaksanaan upacara.

Memaknai perintan HUT Proklamasi Kemerdekaan Repoblik Indonesia ke 77 tahun 2022 ini, Politisi yang selalu peduli dengan kepentingan rakyat ini mengatakan momentum kemerdekaan kiranya bisa menjadikan kita merdeka dan cepat pulih dari pandemi Covid 19 dan bangkit lebih kuat dalam menghadapi gejolak ekonomi global yang mengancam." Momentum kemerdekaan kiranya bisa menjadikan kita merdeka atau terbebas dari pandemi covid 19 dan bangkit lebih kuat menghadapi krisis ekonomi global sehingga target pencapaian pembangunan bisa berjalan sebagaimana harapan bersama," kata Walukow.

Di peringatan ke 77 tahun kemerdekaan Indonesia, politisi yang selalu bersikap optimis ini juga mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw sangat luar biasa meskipun ada beberapa catatan capaian dari SKPD yang masih kurang dan perlu diperbaiki kedepan.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 77, diharapkan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan segenap elemen anak bangsa untuk lebih menumbuhkan semangat membangun menuju Indonesia maju dan semakin Hebat, demikian dikatakan legislator DPRD Sulut Melisa Gerungan. Menurutnya ditengah semarak kemerdekaan kita jangan terlalu lama terlena, karena kondisi Bangsa yang saat ini lagi menghadapi krisis ekonomi global akibat pandemi covid 19.

"Akan ada banyak tantangan kedepan yang membutuhkan kerja keras, semangat proklamasi 17 Agustus 1945 akan terus bergelora dan menjadi penyemangat didalam jiwa, sehingga kita akan Pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," kata Gerungan

Politisi PDIP ini juga berharap momentum HUT Proklamasi tidak hanya menjadi acara seremoni yang menjadi semangat disaat hari perayaan, tetapi mari kita berpijak dari makna kemerdekaan untuk bagaimana bahu - membahu bangkit melawan berbagai tantangan yang dihadapi." Saatnya kesampingkan perbedaan dengan melihat kedepan untuk bersama berjuang melawan ancaman keterpurukan ekonomi akibat pandemi covid 19," ungkap personil Komisi IV DPRD Sulut ini.

Momentum HUT Proklamasi RI ke-77 adalah juga refleksi atas nilai-nilai Pancasila, UUD 45 Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi dasar didalam kita membangun Sulawesi Utara semakin Hebat.(josh tinungki)i

MANADO, Sulutnews.Com - Momenrum Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Repoblik Indonesia ke 77 yang dirayakan 17 Agustus 2022 hari ini, memiliki makna tersendiri bagi Anggota DPRD Sulut Ingried JNN Sondakh, karena kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw mampu melakukan berbagai terobosan yang membawa kita bisa pulih dari pandemi covid 19 meskipun belum secara menyeluruh

"Dalam pandangan saya pribadi meskipun belum sempurna, tapi ada banyak hal baik dari kebijakan OD-SK yang sudah dilakukan dan itu dapat dinikmati oleh masyarakat"ungkap Sondakh.

Politisi partai Golkar yang saat ini duduk sebagai Anggota DPRD Sulut asal daerah pemilihan Minahasa - Tomohon mengatakan kado Kemerdekaan yang dipersembahkan oleh founding father pejuang kemerdekaan, yang kita nikmati, patut diapresiasi karena.Pemerintah bersama DPRD dapat melakukan hal baik yang tujuannya untuk menjadikan rakyat tidak terpuruk dengan situasi perekonomian dunia yang saat ini tidak stabil.“Mari kita jadikan semangat kemerdekaan ke 77 yang mengangkat tema Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat, sebagai motivasi bersatu padu menyatukan potensi dalam menjaga derap langkah dan tetap mendorong agar kita semua mampu bertahan dari gejolak perekonomian global dengan tetap menjaga mata rantai distribusi barang dan jasa juga kestabilan harga untuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari- hari,” kata Sondakh

Dalam pandangan walaupun belum sempurna ada banyak hal baik yang sudah dilakukan oleh Pemerintah OD-SK yakni pinjaman PEN di daerah lain tidak ada pertumbuhan tapi di Sulut begitu terasa. Sehingga apresiasi yang diberikan berdasarkan parameter dan harapan sebagai wakil rakyat kita secara bersama - sama mengisi kemerdekaan dengan melakukan perbaikan dihal yang lebih terukur.(josh tinungki)