Utama

Utama (1086)

MANADO, Sulutnews.com - Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara, dalam kaitan bencana alam yang terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan yang terjadi beberapa waktu lalu bergerak cepat untuk melakukan penanganan sehingga warga yang terkena musibah akan segera mendapatkan perumahan yang layak. Terkait hal ini Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara Recky Lahope ST mengataksn dalam upaya pemulihan pasca bencana saat ini koordinasi dengan pihak terkait termasuk dengan Pemkab dan pemerintah Provinsi terkait bencana tanah amblas yang mengakibatkan puluhan rumah dan permukiman warga tergerus kedalam laut.

" Prinsipnya kami siap membangun rumah warga yang jadi korban bencana, dan saat ini masih menunggu hasil jastifikasi badan geologi terkait penyebab terjadinya bencana,, untuk kemudian menentukan lokasi mana yang akan dijadikan permukiman bagi warga yang rumahnya tergerus ke laut " ungkap Lahope.

Juga kata dia, terkait berapa unit rumah yang nantinya disiapkan juga menunggu laporan resmi dari pemerintah." Terkait rumah yang akan direlokasi masih menunggu kajian. Dan berapa unit yang akan dibangun menunggu juga menunggu usulan," kata Lahope.

Sebagaimana bencana alam abrasi pantai yang terjadi beberapa waktu lalu di Wilayah Kabupaten Minahasa Selatan, boleh dibilang mendadak, karena terjadi disaat tidak ada gempa, juga angin kencang bahkan ombak serta hujan, yang tiba- tiba tanah disekitar teluk Amurang terjadinya abrasi dan mengakibatkan rusaknya sejumlah fasilitas publik seperti Jalan, Jembatan serta puluhan rumah warga yang hanyut ke laut.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Sekertaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Malarangeng sangat optimis Partai Demokrat di Sulawesi Utara akan kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2024 memdatang. Hal ini ditegaskan Malarangeng usai memimpin misyawara Cabang Partai Demokrat se Sulawesi Utara di Manado Sabtu (25/6/2022).

" Dengan kekuatan mesin politik yang makin solid dibawa kepemimpinan Pak Elly Lasut, Partai Demokrat di Sulut telah siap berkompetisi di Pemilu 2024," kata Malarangeng

Juga mantan Mentri Pemuda dan Olahraga di masa kepemimpinan Presiden SBY ini mengungkapkan kebanggaannya kepada figur Elly Lasut yang mampu membangun kekuatan partai dengan merangkul banyak anak muda dan orang baru masuk di kepengurusan partai demokrat." Sulut sebenarnya merupakan lumbung suara dari Partai Demokrat karena berdirinya partai demokrat tidak lepas dari andil putra Sulut seperti Pak Mangindaan dan juga Pak Fentje Rumangkang," ungkap Malarangenf.

Pada kesempatan yang sama Ketua DPD Partai Demokrat Sulut Elly Lasut mengatakan, setelah Musda Cabang target Partai Demokrat Sulut akan melengkapii semua struktur di 15 kabupaten/kota yang akan disisi pengurus baru. 179 kecamatan sudah selesai. Setelah ini akan dengan melakukan konsolidasi di 1.900 Kelurahan dan desa dan juga 11 ribu lingkungan. “Jika seluruh pengurus disemua tingkatan selesai kita akan melaksanakan deklarasi dengan tajuk "Partai Demokrat siap ikut kompetisi Pilpres, Pillcaleg dan Pilkada,” tegas E2L sapaan akrab Bupati Kabupaten Talaud ini.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com -- Sebanyak 207 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup sekertariat Komosi Pemilihan Umum (KPU) baik Provinsi maupun Kabupaten Kota se Sulawesi Utara Jumat (24/6/2022) mengikuti pelatihan dasar tatat kelola Pemilu yang dilaksanakan oleh KPU RI. Pada giat yang digelar di Swiss Bell maleosan Manado tersebut dilakukan guna meningkatkan pemahaman tentang Pemilu. Kegiatan diawali laporan oleh Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Utara Pujiastuti yang kemidian dibuka secara resmi pelaksanaanya oleh Ketua KPU Sulut Ardiles M.R. Mewoh.

Penyelengaraan Pemilu yang profesional akan sukses jika kita semua selaku penyelenggara memiliki pengetahuan yang memadai tentang tugas-tugas yang akan kita kerjakan," ungkap Mewoh dalam sambutannya.

Ditempat yang sama Sekretaris Jenderal KPU RI Bernard Dermawan Sutrisno dalam arahannya menyampaikan kompetensi dalam melaksanakan tugas harus dibutuhkan sebuah komitmen yang tinggi dan penuh tanggung jawab.“ Saudara akan memiliki kewibawaan apabila saudara berintergritas dan memiliki kompetensi yang tinggi untuk melaksanakan pekerjaan Saudara," tegas Bernard.

Dalam mendukung target yang akan dicapai dalam pelaksanaan pelatihan, KPU menghadirkan narasumber dari Tim Pakar Setjen KPU RI Ferry Daud Liando dan Santo Gotia sebagai Fasilitator dengan materi Dasar-Dasar Demokrasi dan Demokrasi Elektoral serta materi tentang Kesekretariatan Penyelenggaraan Pemilu Independen. Selesai menerima materi para peserta pelatihan dasar TKP mengikuti Posttest dari Pusat Pelatihan dan Pengembangan KPU RI.

Kegiatan ini ditutup pelaksanaanya oleh Ketua KPU Sulut Ardiles M.R. Mewoh. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan KPU RI, Lucky F. Majanto, Anggota KPU Sulut Lanny Ointu, Meidy Tinangon, Salman Saelangi dan Sekretaris KPU Sulut Pujiastuti.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Klub sepak bola Persmin Minahasa yang dulu sempat berlaga di devisi satu akan segera bangkit kembali meramaikan kancah persebakbolaan Nasional. Sejarah ini akan terulang setelah pada Kamis ( 23/6/2022) kemarin diserahkan hak pengelolaa dan kepemilikan dari management yang lama ke pihak management yang baru.

" Pengalihan tanggungjawab sebagai upaya untuk bagaimana agar Persmin Minahasa secara bertahap dapat bangkit dari keterpurukan prestasi, ini harus dilakukan karena kami ingin sepakbola di Sulawesi Utara dapat kembali berjaya seperti masa emas sebelumnya," ungkap Rico Tampemawas direktur PT Super Duper Minahasa pemilik dan pengelola klub Persmin

Juga disampaikan Rico melepas hak pengelolaan bukan semata untuk meninggalkan Persmin sebagai klub sepakbola tetapi dilakukan setelah ada pihak yang dinilai mampu melanjutkan tanggungjawab pengelolaan klub Persmin dengan management profesional." Sebagai pemilik dan penanggung jawab yang lama kami minta maaaf kepada segenap pemain bahkan seluruh masyarakat Sulut. Kami sudah berupaya yang terbaik untuk memajukan Persmin ditengah upaya mencari prestasi," kata Rico

Sementara itu Gilbert Ticoalu dan Vensy Kaseger dua pengusaha muda yang dipercayakan sebagai pengelola Persmin yang baru menyatakan siap mengangkat Persmin menuju puncak prestasi di liga Nasional." Persmin adalah club potensi yang perlu kembali dipoles menuju puncak prestasi, untuk itu kami siap membawa Persmin agar kembalì berjaya seperti pernah dilakukan sebelumnya," kata Gilbert dan Vensy yang juga pernah menjadi sponsor klub sepak bola Sidoarjo

Dalam upaya membangkitkan kembali nama Persmin dikancah sepak bola nasional, lewat PT Garda Jaya Gilbert dan Vensy sudah siap menggelontorkan dana berapapun yang dibutuhkan klub dengan menggandeng sejumlah sponsor besar yang dijamin mampu menjadikan klub sepak bola Persmin bangkit kembali." Kami hadir dengan tanggungjawab serta resiko yang tidak gampang, tetapi kami siap agar Persmin kembali bangkit, dengan target awal dapat berlaga di devisi 2 Liga Indonesia," kata Gilber dengan semangat.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Sekertariat DPRD Sulut yang dipimpin langsung Sekwan Gleddy Kawatu Rabu (22/6/2022) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I bidang Hukum dan Pemerintahan. Pada pertemuan yang juga dihadiri pejabat struktural dilingkup Setwan itu diagendakan pasca roling Alat Kelengkapan Dewan dimana Komisi 1 juga diisi oleh personil yang baru hasil roling yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

" Meskipun sudah saling mengenal, tetapi kami di Komisi 1 perlu adaptasi terkait tugas pokok komisi, sehingga dipandang perlu mengundang Ibu Sekwan beserta jajaran yang adalah mitra kerja Komisi," ungkap Rasky Mokodompit sebagai kerua komisi 1 yang baru menggantikan Vonny Paat yang berpindah ke komisi IV.

Pada kesempatan tersebut Gledy Kawatu menyampaikan laporan terkait rencana kerja DPRD Sulut sebagaimana tertuang dalam Sistim Informasih Pembangunan Daerah (SIPD) dan sesuai dengan rencana kerja tahunan, sekertariat DPRD melaksanakan 2 program dan 19 kegiatan serta 72 sub kegiatan." Seluruh program kegiatan dilaksanakan sebagaimana ketentuan yang dikelolah oleh Pejabat Struktural, Staf ASN dan THLyang cukup besar," ungkap Kawatu.

Juga dilaporkan Kawatu, dalam mendukung program kegiatan dilingkup sekertariat DPRD, dialokasikan anggaran sebesar Rp 99,7 Milyar lebih yang dianggarkan lewat APBD setiap tahun.(josh tinungki)

MANADO,Sulutnews.com - Komisi 1 DPRD Sulut dalam pertemuan awal dengan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Provinsi mendapatkan laporan terkait beberapa hal yang sudah dicapai dalam pelaksanaan tugas. Sebagaimana dilaporkan Ferry Sangian Kepala Kesbang Sulut kepada Pimpinan dan Anggota Komisi 1 saat Rapat.Dengar Pendapat (RDP) Rabu (22/6/2022) untuk program penanganan konflik diwilayah Sulut berhasil dilaksanakan atas kerjasama BIN dan Densus 88.

" Prioritas menjaga stabilitas Politik daerah menjadi program utama Kesbangpol, dan ini berhasil dilakukan berkat kerja bersama BIN dan Densus 88," ungkap Sangian

Atas capaian kinerja Kesbangpol dibawa kendali Kaban Ferry Sangian Ketua Komisi I Rasky Mokodompit bersama Wakil Ketua Braien Woworuntu, Sekertaris Hendry Walukouw dan Anggita Melky Jakhin Pangemanan, Fabian Kaloh serta Hilman Idris memberi apresiasi yang tinggi, bahkan pada giat yang dilakukan sebagai perkenalan bersama personil Komisi yang baru tersebut disarankan agar kegiatan kemasyarakatan dalam upaya kewaspadaan dini seperti Mapalus Kamtibmas perlu juga digiatkan kembali ditengah masyarakat termasuk dalam setiap kegiatan sosialisasi program kegiatan Kesbangpol kiranya dapat.melibatkan DPRD khususnya Komisi 1 yang menjadi mitra kerja." Diharapkan kinerja yang baik dalam pelaksanaan program kegiatan terutama dalam menjaga stabilitas politik bahkan keamanan daerah tetap terus digalakan dan ditingkatkan, sehingga Sulut tetap aman dan terhindar dari ancaman yang mencoba menggangu dan merongrong ketentraman yang selama ini terjaga," kata Mokodompit.

Juga dikatakan Fabian Kaloh yang mengingatkan Kesbangpol terkait gerakan separatis yang mengarah pada radikalisme sehingga dapat mengganggu kantibmas daerah agar tetap diantisipasi." Kita memiliki banyak ormas yang bisa diberdayakan sehingga bersama pemerintah menjaga dan menjadi filter masuknya gerakan separatis," tegas kaloh.

Dari laporan realisasi progran untuk triwulan pertama tahun 2022, Kesbangpol Provinsi telah merealisasikan dana hibah untuk sejumlah Ormas yang berhak menerima, juga anggaran untuk oprasional KPU Sulut sebesar Rp 400 juta dan juga dana bantuan parpol tahun 2022 sebesar Rp 1, 5 Milyar, (josh tinungki)

MANADO, Sulutnewa.Com - Komisi 1 DPRD Sulut yang saat ini dipimpin Rasky Mokodompit mulai melaksanakan fungsinya menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Terbukti pada Selasa (21/6/2022) komisi yang membidangi Hukum dan Pemerintahan ini menerima kunjungan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulut.

“Tatap muka dilakukan untuk bersilaturahmi sekaligus berkoordinasi terkait evaluasi kinerja KPID dalam triwulan pertama dan ini sekaligus perkenalan dengan komisioner KPID,” ungkap Mokodompit

Juga politisi partai Golkar ini mengatakan, pada pertemuan yang juga dihadiri Wakil Kerua Komisi Braien Woworuntu tersebut merupakan pertemuan formal yang hanya membicarakan capaian kinerja KPID secara umum dalam kurun waktu hingga bulan Mei 2022."Nanti untuk laporan hasil kinerja akan lebih diperdalam pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) nanti.Tadi hanya secara informal," ungkap Mokodompit

Terkait agenda kerja direncanakan mulai Rabu (22/6/2022) hari ini, komisi 1 akan menggelar rapat bersama seluruh SKPD yang menjadi mitra kerja, dan akan digelar bertahap.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulut gencar mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bagaimana memilih siaran yang baik kepada masyarakat. Terkait hal ini, Kamis (16/6/2022) KPID Bidang Kelembagaan menyambangi SMA Negeri 1 Manado dan menggelar sosialisasi bagi siswa-siswi yang ada di Sulut. Pada giat yang mengangkat tema " Literasi Digital 'Generasi Hebat, Cerdas Memilih Siaran," dibuka langsung langsung oleh Pengasihan Amisa S,IP selaku Koordinator Bidang Kelembagaan KPID.

"Diharapkan dari kegiatan ini, dapat membendung dampak negatif dari konten siaran yang kita akses dengan mudah ketika kita menggunakan perangkat digital," ujar Bung Santo Sapaan Akrab Korbid Kelembagaan KPID Sulit saat menyampaikan sambutannya.

Sementara itu, Merlyn Watulangkow, SH, Komisioner KPID Sulut selaku narasumber dalam materinya menekankan terkait 'Dampak Media Sosial menjadi wadah interaksi sehingga sudah menyenggol kehidupan sehari-hari."Ketika kemajuan teknologi sudah menjadi makanan kita sehari-hari, ternyata pengaruh positifnya bagi kita adalah bisa memiliki jejaring pertemanan hingga di seluruh dunia, informasi jadi lebih mudah, dan membantu kita dalam mengekspresikan diri dengan bebas, bahkan bisa meningkatkan kreativitas kita sehingga akan ada inovasi baru yang dihasilkan, misalnya peluang bisnis melalui media sosial," ungkap Watulangkow.

Juga Watulanfkouw menjelaskan dampak positif,dan juga dampak negatif dari media sosial bagi para pelajar, tidak semua pengguna media sosial bersifat baik dan sopan, pelajar akan menjadi lebih malas belajar, tidak ada lagi privasi karena mengganggu kebidupan pribadi, bahaya kejahatan, dan bahaya penipuan, sehingga menurut Komisioner yang sudah lama berkecimpung dalam dunia penyiaran ini, mengatakan perlu bijak dalam menggunakan media sosial.

"Mengendalikan teknologi agar teknologi tidak mengendalikan kita, dengan melakukan hal positif agar supaya menikmati hidup tanpa dijajah teknologi," tegas Watulangkow.

Sementara itu, Ketua KPID Sulut, Reidi Sumual, S.Sos., SH, menyampaikan program KPID Sulut Award dan mendorong para siswa untuk mengawasi tayangan siaran televisi, sehingga siswa bisa memiliki peluang untuk mendapatkan penghargaan melalui ajang KPID Sulut Award.

Dengan sosialisasi yang dilakukan oleh KPID Sulut kepada para siswa, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Manado, Jemmy James Jeremias, S.Pd merespon baik kegiatan tersebut, dengan harapan para siswa bisa menjadi generasi cerdas dalam memilih siaran."Karena ada banyak sekali siaran, tergantung tangan mau tekan yang mana untuk melihat konten yang ada, kita harus menjadi pemirsa, pendengar, penonton yang cerdas, kalau tidak akan merusak pola pikir dan hidup kita," ujar Guru Matematika yang cukup dikenal.

Kegiatan yang dilangsungkan di Sports Hall SMA Negeri 1 Manado diikuti oleh 50 siswa perwakilan dari berbagai organisasi kesiswaan, dan berlangsung interaktif antara pemateri dan peserta. (*/ josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Mulyatno SH MM, menjadi keynote Speaker pada acara pembekalan terkait wawasan kebangsaan bagi Anggota DPRD Sulut juga bagi staff ASN pendamping pada pelaksanaan Sosbang yang akan berlangsung mulai 25 sampai dengan 30 Juni 2022 yang akan dilakukan oleh Pimpinan dan Anggita DPRD Sulut ke wilayah daerah masing- masing. Saat menyampaikan materi terkait wawasan kebangsaan Kapolda menegaskan tidak akan mengajarkan tetapi shering pengetahuan soal wawasan kebangsaan yang berdasar pada 4 pilar bangsa yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

" Wawasan kebangsaan sangat penting agar Indonesia tidak punah dengan masyarakat yang memiliki integritas dan mampu bersaing yang selalu mencintai Indonesia dengan semagat bela negara yang didasari pada sikap dan perilaku untuk berbuat segala kebaikan yang dijiwai oleh kecintaanya kepada NKRI," urai Mulyatno.

Saat membuka kegiatan yang digelar diruang paripurna kantor DPRD Sulut, Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andy Silangen mengatakan, wawasan kebangsaan sangat dibutuhkan, bagi bangsa negara Indonesia yang terus membangun agar NKRI memiliki karakter percaya diri yg tinggi dalam menjalani hidup berbangsa dan bernegara." Kita patut memberi apresiasi karena kehadiran Kapolda menjadi narasumber akan menambah wawasan kita terkait wawasan kebangsaan," kata Silangen.

Dalam laporannya Sekertaris DPRD Sulut Gledy Kawatu diawal kegiatan menyampaikan pelaksanaan Sosbang oleh Anggota DPRD Sulit didasarkan pada Peraturan Daerah no 1 pasal 123 yang mengamanatkan anggota DPRD mensosialisasikan peraturan perundang undangan kepada komponen masyarakat diwilayah daerah pemilihan masing - masing dengan menyatukan visi dan persepsi terkait wawasan kebangsaan." Kami mengapresiasi kepada Bapak Kapolda yang sudah hadir sebagai keynote speaker dalam acara pembekalan sosbang," kata Kawatu

Hadir pula para akademisi yang dipercayakan menjadi narasumber pada pelaksanaan Sosbang yang nanti akan dilakukan oleh Pimpinan dan anggota DPRD Sulut.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Menanggapi laporan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Daerah Provinsi Sulut terkait masih banyak kepala sekolah di Sulut yang ststusnya masih sebagai Penjabat, Anggota Komisi IV DPRD Sulut Careigh Naikel. Runtu meminta Dinas Pendidikan Nasional Daerah Provinsi Sulut untuk segera menginventarisir seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) yang statusnya masih penjabat alias belum definitif. Menurutnya ini sangat penting dilakukan agar dalam pelaksanaan tugas terutama terkait pengambilan kebijakan yang berhubungan dengan oprasional sekolah.Hal ini diutarakan CNR (sapaan akrabnya) saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Sulut dengan mitra kerja Dikda Sulut, Senin (20/6/22) siang.

Dinas perlu segera melakukan inventaris status Kepsek yang baru menjabat, ini penting agar tidak mengalami kendala, apalagi ketika sekolah tersebut masuk sebagai sekolah unggulan," kata CNR saat gelar RDP bersama Dinas Pendidikan Nasional Daerah Senin (20/6/2022) siang

CNR juga menyampaikan jika ada aspirasi yang masuk dari Dapil Monahasa - Tomohon yang melaporkan jika sampai hari ini masih banyak Kepsek yang belum definitif." Masih Banyak Kepsek yang masih diisi oleh penjabbat dan Kondisi ini harus segera disikapi, bahkan parahnya lagi penjabat sudah berlangsung hingga 6 tahun," ungkap politisi Partai Golkar ini.

Lebih lanjut dijelaskan Ketua Bapemperda DPRD Sulut ini mengatakan, dalam hal penetapan Kepsek definitif harus profesionalisme sesuai dengan kompetensi yang dimiliki baik di SMU ataupun SMK sehingga target pendidikan sulut semakin baik kedepan dan SDM Sulut mampu bersaing.(josh tinungki)