Utama

Utama (1086)

MANADO, Sulutnews.com - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut Boy Tumiwa mengatakan alokasi anggaran yang ditetapkan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Sulawesi Utara tahun 2023 seperti tidak singkron dengan Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur. Menurutnya kebijakan anggaran terkesan ragu-ragu bahkan menunjukan tren penurunan dari sisi pendapatan.

" KUA PPAS harus benar-benar nenggambarkan Visi Misi Kepala Daerah, namun ketika dalam uraian kebijakan terkesan ada kehati-hatian bahkan seperti tidak singkron ini menimbulkan pertanyaan," kata Tumiwa saat oembahasan KUA PPAS tahun anggaran 2023, Senin (8/8/2022).

Juga politisi senior PDIP ini mengkritik capaian disektor pertanian yang mengalami penurunan dari segi produksi akibat alokasi anggaran yang kurang, sehingga menyebabkan pendapatan petani menurun." Bagaimana PDRB Daerah kita meningkat jika pendapatan petani lewat sektor pertanian menurun," tanya Tumiwa.

Dalam kaitan postur APBD tahun 2023 yang ekstra hati- hati, mantan Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Selatan ini mengusulkan terkait pendelegasian anggaran disetiap OPD agar lebih selektif dan efektif sehingga RPJMD dari OD- SK dapat dicapai sesuai target dan bisa tergambar setiap tahun lewat APBD.(jos tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemerintah Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw diduga masih mempraktekan pungli. Ini terungkap saat Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut dari Fraksi Partai Golkar Priskilla Cindy Wurangian pada pembahasan KUA dan PPAS APBD Sulut tahun 2023,yang menyoroti persoalan pengurusan ijin di Dinas Lingkungan Hidup yang masih mempraktekan cara cara lama dengan meminta pengusaha untuk menanggulangi biaya rapat dinas.

" Dari sisi pengusaha tidaklah keberatan untuk memberijan ucapan terima kasih dengan suka rela, tetapi ketika rapat dinas harus meminta sejumlah uang kepada pengusaha, apakah memang demikian, apakah tidak dianggarkan oleh pemerintah kepada dinas dalam melakukan raoat?," tanya Wurangian kepada Ketua TAPD Pemprov dihadapat rapat pembahasan KUA PPAS tahun anggaran 2023 yang digelar di rkantor DPRD Sulut, Senin (8/8/2022)

Juga sekretaris Komsii 4 DPRD Sulut ini menyayangkan dugaan praktek Pungli yang masih dilakukan okeh oknum OPD." Kalau cara- cara meminta uang kepada Pengusaha yang mengurus ijin dijaman dulu masih okey, tetapi ketika cara cara seperti ini masih dipraktekan dijaman Pemerintah OD-SK, dirasa Pak Gubernur dan Wakil Gubernur pasti tidak akan setuju dengan adanya praktek- praktek seperti ini," ungkap Wurangian.

Politisi yang selalu kritis dalam menyikapi kebijakan yang dinilai tidak berpihak keoada masyarakat, juga mengatakan PTSP dalam hal oelayanan sangat baik tetapi pada prakteknya ternyata PTSP hanyalah satu pintu tetapu masih banyak jendela." Pengurusan ijin saya pikir sudah selesai di kantor PTSP, namun ternyata masih harus menghubungi dinas lain untuk menyelesaikan pengurusan ijin," tegas Wurangian sambil juga memberi apresiasi atas Kinerja Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan dan juga Bapada yang dinilai dapat menjalankan tupoksinya dengan baik.(josh tinungki)

MINAHASA UTARA, Sulutnews.com - Pelaksanaan Reses II Tahun 2022, oleh Anggota DPRD Sulut, Hendry Walukow dilakukan dengan mengunjungi langsung warga dan aparat pemerintah yang ada di Kecamatan Talawaan tepatnya di Desa Dimembe..Politisi Partai Demokrat itu berhasil menjaring sejumlahi aspirasi yang sangat diharapan masyarakat agar dapat direalisasikan, seperti pembangunan tower telekomunikasi agar akses internet bisa dinikmati.

"Sistem pembelajaran online yang membutuhkan jaringan internet masih sangat sulit dilakukan sehingga warga berharap pemerintah dapat melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat terutama bagi anak sekolah"ujar Walukow.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulut itu juga berhasil menjaring aspirasi terkait potensi pariwisata Air Terjun yang sangat i dah di Desa Tumbohon dan masih Alami sehingga butuh polesan dengan membangun infrastruktur pendukung agar menarik wisatawan untuk berkunjung." Potensi Alam Air Terjun di Desa Tumbohon sangat indah karena memiliki karakteristik unik sehingga memiliki keunggulan dan sangat potensial untuk dikembangkan menjadi lokasi patiwisata," ungkap Warga

Aspirasi lainnya yang disampaikan warga soal infrastruktur jalan pertanian dan perkebunan masih menjadi keluhan warga. Sehingga menjawab apa yang dikeluhkan masyarakat, Walukow menyatakan akan memperjuangkan sesuai kewenangan baik kepada Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi. (josh tinungki)

KOTAMOBAGU, Sulutnews.Com - Pelaksanaan masa reses ke Dua Tahun 2022 Anggota DPRD Sulut khususnya di daerah pemilihan Bolaang Mongondouw Raya, digelar oleh Anggota Raski A. Mokodompit. Pada kegiatan yang digelar di Kelurahan Gogagoman dan Kelurahan Molinow Kota Kotamobag. Minggu (7/8/2022). Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut ini berhasil menjaring sejumlah Aspirasi Masyarajat (Asmara) yang masih didominasi keluhan soal Infrastruktur..

“Warga menyampaikan keberadaan Bendungan Bansian di Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, yang mengairi sawah di beberapa Kelurahan terdapat beberapa bagian bangunan yang sudah rusak terutama beton yang berfungsi mengaliri air ke persawahan kiranya segera diperbaiki mengingat air tidak lagi bisa memenuhi kebutuhan sawah warga karena terbuang ke jalur yang justru bujan area persawahan," ungkap warga.

Ketua komisi 1 ini juga mengatakan dari aspirasi yang sudah masuk, akan difasilitasi lewat kewenangan DPRD, “Aspirasi yang masuk akan disampaikan pada saat rapat paripurna. Selain itu juga akan dimasukan dalam SIPD atau lewat pokok pokok pikiran (Pokir) Anggota Dewan, nantinya juga akan dipilah mana yang menjadi kewenangan daerah dan mana yang menjadi kewenangan provinsi," kata Sekertaris DPD I Golkar Sulut.

Dalam banyak agenda reses yang dilaksanakan, terkadang masyarakat sering menanyakan upaya realisasi pemerintah terkait tanggungjawab, yang kebanyakan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten atau Kota, tetapi ini adalah realita yang juga perlu disikapi “Aspirasi yang disampaikan oleh warga akan ditinjau, mana yang menjadi kewenangan Provinsi dan mana yang menjadi kewenangan Kabupaten ataupun Kota,” ungkap Mokodompit yang merupakan politisi muda Partai Golkar Sulut.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com ' , Klub asal Kota Kotamobagu menjadi juara BTM Forward Football Cup 2022 setelah mengalahkan Karame Soccer School dalam perebutan final.

KSS sempat memberi banyak ancaman gol bagi Aruma Jaya namun tidak satupun membuahkan hasil. Namun pada akhirnya Aruma Jaya membungkam KSS dengan skor tipis 1-0 berkat gol Afari Paputungnan dibabak kedua

Begitu pula dengan Indonesia Muda Ternate yang memupuskan harapan dari Sulut United Football Academy dalam pengincaran juara 3

Ketua Pantia drg. Julian Komansilan, mengapresiasi perjuangan dari para tim peserta dalam kompetisi yang berlangsung dari tanggal 6-7 Agustus 2022, di Lapangan Koni Manado

"Kiranya lewat kompetisi BTM FORWARD FOOTBALL CUP U-12 ini para klub bisa semakin mengembangkan para talenta muda yang dimiliki masing-masing sekolah sepak bola sehingga mencetak atlet berprestasi di masa depan." harapnya saat memberi ucapan terimakasih

Senada dengan itu, Sekertaris Panitia Christy Lompoliuw mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang bantu menyukseskan gelaran ini

"Kami ucapkan banyak terimakasih dan apresiasi kepada para tim peserta, tim perangkat pertandingan, para donatur serta panitia yang sudah menyelenggarakan kegiatan positif guna pengembangan para atlet masa depan. Kami berharap kompetisi ini bisa menjadi saluran pengembangan prestasi bagi para pegiat sepakbola yang ada." ujarnya

Berikut hasil BTM FORWARD FOOTBALL CUP U-12 2022

Juara 1: Aruma Jaya

Juara 2: Karame Soccer School

Juara 3: Indonesia Muda Ternate

Juara 4: Sulut United Football Academy

Top Score: Revan Paera (Karame Soccer School)

Best Player: Alfari Paputungan (Aruma Jaya)

Best Keeper: Syahban Noah Damopolii

MINUT, Sulutnews.Com - Anggota DPRD Sulut asal Daerah Pemilihan Bitung - Minut Nick Adicipta Lomban menggelar Masa Reses 2 disejumlah Kecamatan di Wilayah Minahasa Utara Kamis (4/8/2022) . Ketua Fraksi Partai Nasdem ini sejak pagi menyisir Desa Watutumou Tiga, Watutumou Dua Kecamatan Kalawat, bertemu dengan masyarakat guna menjaring aspirasi, sejumlah aspirasi seperti kebutuhan Infrastruktur jalan, juga bantuan pertanian masih menjadi harapan agar pemerintah melalui instansi terkait dapat memperhatikan kebutuhan mereka.

" Setiap kali reses, persoalan yang sama masih tetap menjadi keluhan masyarakat, meskipun sudah ada yang direalisasikan pada tahun sebelumnya tetapi setiap tahun selalu dikeluhkan, akibat pembangunannya yang tidak sesuai bestek," ungkap Nick.

Sementara itu saat menggelar giat serap aspirasi di Desa Mapanget Kecamatan Talawaan, personil Badan Anggaran DPRD Sulut ini menemukan keluhan masyarakat yang patut mendapatkan perhatian yakni terkait pembangunan trotoar jalan raya desa, ini memdesak karena sejak lama sudah diusulkan namun tidak pernah direalisasikan. Bahkan alasan telah ada korban jiwa anak sekolah yang tertabrak kendaraan karena setiap pulang sekolah harus melewati jalan umum padat kendaraan tanpa melewati trotoar sebagai area pejalan kaki." Sudah lama kami warga disini mengusulkan agar trotoar dapat dibangun, tapi tak pernah direalisasikan," ungkap warga desa.

Saat menggelar reses di Desa Tanggari Kecamatan Airmadidi, aspirasi yang juga disampaikan warga yakni soal bantuan pupuk yang menjadi kebutuhan petani sangat diperlukan, mengingat distribusi pupuk ke oetani sangat berbelit." Kami merasa aneh, sebagai petani tetapi sangat sulit mendapatkan pupuk. juga warga di Desa Wori dan Desa Kima Bajo Kecamatan Wori yang menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan bangunan Pemecah Ombak sangat dibutuhkan memngingat wilayah kedua desa tersebut berada dipesisir pantai yang pada musim tertentu terjadi gelombang pasang yang mengancam warga srtrmpat.(josh tinungki),

MANADO, Sulutnews.com - Awal kegiatan Turnamen Football Cup U-12 yang digelar Brigatha The Man (BTM) dan Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulut bakal mempersembahkan tontonan menarik. Sebelum pertandingan dimulai akan dibuka dengan 'Friendly Game' atau laga persahabatan antara tim Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut melawan tim gabungan JIPS dan Forward.

Adapun eksebisi antara para wakil rakyat DPRD Sulut versus JIPS-Forward akan berlangsung, Sabtu (6/8/2022) pukul 08.30-09.00 WITA. Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen mengaku sangat mendukung kegiatan Forward-BTM ini. Ia mengungkapkan, tim anggota dewan sudah dipersiapkan untuk mengikuti pertandingan persahabatan melawan Forward-JIPS.

Dirinya mengapresiasi tim kerja yang telah bekerja keras agar terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, lewat turnamen sepak bola yang pesertanya dari kalangan rata-rata usia 12 tahun maka diharapkan akan membantu mendorong bibit-bibit muda atlet sepak bola. "Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini sangat positif untuk masa depan olah raga kita khususnya sepak bola," ungkap Silangen.

Senada diungkapkan, Anggota DPRD Sulut Melky Jakhin Pangemanan (MJP). Baginya, apa yang dibuat BTM-Forward adalah hal yang sangat baik bagi pengembangan bibit muda sepak bola. "Kompetisi sepak bola seperti ini memang perlu sering dibuat supaya generasi atlet sepak bola di Indonesia tetap berlanjut, terlebih yang ada di Sulut," ujarnya seraya menambahkan, tim Anggota DPRD Sulut yang akan melawan JIPS-Forward dalam pertandingan persahabatan sudah dipersiapkan.

Adapun susunan pemain dari tim DPRD Provinsi Sulut yakni penjaga gawang: Amir Liputo, Arthur Kotambunan. Kemudian posisi bek: Mohamad Wongso, Hilman Idrus. Gelandang: James A. Kojongian, Fabian Kaloh, Herol V. Kaawoan. Penyerang: Fransiscus A. Silangen, Braien Waworuntu, Melky J. Pangemanan.(**/josh tinungki)

Sulutnews.Com - Mundurnya Asna dari Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri langsung direspon oleh, DPP Partai Demokrat dengan menunjuk Dr Didik Mukriantk sebagai pelaksana tugas.

DPP Partai Demokrat telah berupaya untuk mengakomodir Saudara Kamarudin yang merupakan menantu dari Asnah, pada posisi dan jabatan strategis lain, namun Asnah tidak dapat menerimanya,”ujar Sekjen DPP PD Teuku Rifky Harsya melalui release kepada media.

Lanjut disampaikan Harsya, DPP Partai Demokrat sebagai Partai yang berdaulat, tidak dapat diancam oleh pihak manapun, apalagi hanya karena kepentingan individu dan politik praktis semata.Untuk itu, DPP Partai Demokrat menyambut baik rencana pengunduran diri Asnah dan telah menyiapkan penggantinya.i “Dalam hal Ketua DPD tidak menjalankan tugas kewajibannya dan atau berhalangan tetap, DPP menunjuk salah satu pengurus DPP atau salah satu Wakil Ketua DPD sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD sampai dengan dilaksanakannya Musda atau Musdalub.” jelas Harsya.

Didik Mukrianto merupakan Anggota Komisi III DPR-RI bidang Hukum dan HAM, dan sebagai Ketua DPP PD bidang Departemen." Sebagian besar jajaran pengurus DPD Provinsi Kepri dan struktur di bawahnya, termasuk tujuh Ketua DPC PD di wilayah Provinsi Kepri, tetap solid dan terus menjalankan roda organisasi seperti biasa. Demokrat tetap konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat Kepri, karena harapan rakyat adalah perjuangan Demokrat,”tutupnya.(*/josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Dalam persiapan rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Juli 2022 KPU Sulut menggelar rapat koordinasi bersama KPU Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Utara. Terkait rapat yang digelar secara daring di Ruang Rapat KPU Sulut Selasa (2/08/2022), bertujuan untuk mengetahui progres penyusunan rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan KPU Kabupaten/Kota

" Ini adalah kegiatan rutin dilaksanakan setiap bulan, untuk itu perlu diperhatikan akurasi data dan selalu bekerja sesuai prosedur sebagaimana PKPU Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan,” kata Tinangon saat membuka Rakor.

Sementara itu Lanny Ointu Komisioner divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPUD Sulut juga menyampaikan, rekapitulasi DPB sudah dilaksanakan selama 15 bulan dan di setiap rekapitulasi DPB KPU Provinsi terlebih dahulu mengundang KPU Kabupaten/Kota untuk melakukan persiapan rekapitulasi DPB tingkat Provinsi sebagaimana data yang diturunkan KPU RI sejauh mana sudah dikerjakan oleh KPU Kabupaten/Kota sembari memberi deadline agar Data Padan di selesaikan dalam 2 minggu ke depan."KPU Kabupaten/Kota segera menyandingkan data bersama operator capil untuk agar terjadi kecocokan data”ungkap Ointu.

Rakor yang dilaksanakan di kantir KPUD Sulut tersebut dihadiri Ketua dan Anggota KPU serta jajaran sekretariat bagian perencanaan, data dan informasih serta diikuti secara dari oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi dan Kepala Sub Bagian Perencanaan, Data dan Informasi serta Operator Sidalih KPU Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Utara.(josh tinungki)

SANGIHE, Sulutnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara mulai 1 - 6 Agustus menggelar agenda Reses dengan mengunjungi langsung konstituen di wilayah Daerah Pemilihab (Dapil) masing- masing. Masa Reses ke II ini juga dilakukan oleh Ketua DPRD Sulawesi Utara dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD. Dimana pada Selasa (2/8/2022) politisi PDIP ini menggelar reses bersama warga yang ada di dua Kecamatan masing - masing Kecamatan Tahuna dan Tahuna Timur. Pada giat yabg pelaksanaanya dipusatkan di Kelurahan Tona Dua tersebut sejumlah Aspirasi berhasil dijaring terutama Infrastruktur pembangunan Talud maupun Drainase juga jalan-jalan kelurahan yang belum diperbaiki.

Semua yang menjadi kebutuhan silahkan disampaikan, sehingga saya juga tau apa yang dibutuhkan masyarakat, meskipun tidak semua dapat direalisasikan. Namun akan melihat mana yang jadi prioritas serta menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” Kata Silangen

Usai melaksanakan reses di Kecamatan Tahuna, dihari yang sama Silangen juga menggelar Reses di Kecamatan Kendahe yang pelaksanaanya dipusatkan di balai Kampung Pempalaraeng. Sejumlah aspirasi yang berhasil dijaring diantaranya permintaan penetapan status SMA Petra Sawang dari Swasta ke Negri, juga pembangunan infrastruktur, babtuan pembinaan kebudayaan untuk pengembangan budaya Masamper dan musik Bambu agar bisa tampil diivent baik provinsi maupun dilevel yang lebih tinggi.” Menjadi kewajiban pemerintah untuk merealisasikan semua yang menjadi kebutuhan masyarakat, dan reses yang dilakukan sudah terbukti, dulu ada aspirasi soal ruas jalan Pitaloka. akhirnya terealisasi setelah ada dana PEN dari Pemprov, maka saat itulah saya perjuangkan sehingga bisa terealisasi seperti kita lihat saat ini,” ungkap Silangen.

Hadir pada pelaksanaan Reses FAS, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ferdy Sondakh, SE.sekaligus menjadi Moderator acara.(josh tinungki)