Mulai 1 Agustus, OD- SK Berlakukan Keringanan dan Pembebasan Denda Pajak dan Denda Balik Nama Kendaraan Bermotor di Sulut

Written by  Jul 30, 2022

MANADO, Sulutnews.Com - Pemerintahan OD- SK melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan segera memberlakukan sistem dan pemberian keringanan pengurusan pokok serta pembebasan denda pajak dan denda bea balik nama kendaraan bermotor , hal ini dituangkan lewat Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara no 43 tahun 2022.

" Keputusan pembebasan denda pajak dan bea balik nama mengacu pada Pergub no 61 tahun 2020 tentang tata cara dan besarnya pemberian keringanan pembebasan dan besarnya insentif pajak daerah," ungkap Olvie Ateng Kepala Bapenda Sulut.

Juga dijelaskan, kebijakan dilakukan pemerintah OD-SK guna mendukung pemulihan perekonomian masyarakat terdampak pandemi Corona Virus Disease (Covid) 19 sekaligus meningkatkan kepatuhan memebayar pajak kendaraan bermotor, serta pemutahiran data kepemilikan kendaraan bermotor." Diharapkan pemberian keringanan pembebasan denda dan bea balik nama akan menjadikan wajib oajak taat dalam merealisasikan ķewajiban pajak kendaraan bermotor," ungkap Ateng.

Mekanisme pengajuan permohonan keringanan pembebasan denda dan bea balik nama kendaraan bermotor melalui Kepala Unit pelaksana teknis secara oneline dengan melengkapi Foto Copy KTP atau SIM, PASPORT atau Surat keterangan kependudukan. Foto copy STNK, Foto Copy SKPD. Foto Copy BPKB untuk proses balik nama. Kwitansi jual beli kendaraan untuk proses balik nama.

Untuk kendaraan bermotor pribadi milik orang pribadi ataupun badan untuk tahun oembuatan 2020 dan seterusnya kebawah yang telah lewat jatuh tempoh dan belum mebayar pajak diberikan keringanan dihitung menurut umur atau lamanya tidak membayar pajak yakni, untuk pokok pajak ke daraan tahun berjalan dibayar seluruhnya. Untuk tahun ke Dua diberikan keringanan sebesar 50% dari pokok pajak. Untuk tahun ke Tiga diberikan keringanan 60%. Untuk tahun ke Empat diberikan keringanan sebesar 70%. Untuk tshun ke Lima diberikan keringanan sebesar 80%. Untuk tahun ke Enam dan seterusnya diberikan keringanan sebesar 100%. Dan untuk pembayaran keringanan dan penghapusan denda paling lambat 7 Oktober 2022.(josh tinungki)