Foto : Pelaku pengrusakan hutan di Bolmong Foto : Pelaku pengrusakan hutan di Bolmong

Aksi Pengrusakan Hutan Marak di Bolmong, Kemana Dishut dan Polhut??

Written by  Jun 10, 2021

MANADO, Sulutnews.Com- Aktifitas ilegal pengrusakan hutan di wilayah Bolaang Mongondouw ternyata saat ini marak terjadi, seperti yang ada di wilayah hutan produksi tepatnya di Desa Mopuya Kecamatan Diduga saat ini sedang dirambah oleh oknum berinisial (DS). Meski tak mengantongi ijin namun yang bersangkutan bersama orang sewaan melakukan aktifitas tanpa ditindaki oleh petugas Polisi Kehutanan yang memiliki kewenangan untuk menangkap para perambah hutan ikegal.

" Aktifitas pengrusakan hutan sudah sangat menguatirkan karena ada banyak tanaman warga bahkan pohon yang menjadi tempat satwa ditebang dan menjadikan lokasi hutan dibongkar seenaknya," ungkap warga sekitar.

Meski aktifitas liar tanpa ijin yang dilakukan oleh oknum yang telah dikenal tersebut justru terkesan dibiarkan oleh pihak perwenang dalam hal ini Dinas Kehutanan padahal sudah sangat jelas kegiatan tanpa ijin menebang hutan dan melakukan pengrusakan melanggar Undang-undang No.18/2013 ttg Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan bahkan terancam pidana penjara 1-5 tahun dan pidana denda Rp 500 juta - 2,5 Miliar,." Kami sudah melapor namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut sementara aktifitas pengrusakan hutan oleh oknum masih terus berlangsung," lanjut warga yang enggan namanya dipublikasi.

Sebagaimana  UU No. 41/99 tentang Kehutanan pasal 50 dilarang merusak hutan pasal 69 & 70, masyarakat ikut bertanggung jawab dalam menjaga hutan. Sementara pasal 77 juga mengatur selain polisi kehutanan juga ada kewenangan PPNS kehutanan untuk melakukan penyidikan.

Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang dirusak oleh oknum tanpa memiliki ijin tersebut yakni di Sungai Ongkop Dumoga masuk dari Desa Kanaan. Jika ini tidak segera dihentikan maka kerusakan hutan akan semakin meluas dan ini jelas sangat meresahkan dan mengancam kelestsrian hutan yang ada.(josh tinungki)