Foto : RESES : Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho saat menggelar reses di Dapil Foto : RESES : Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho saat menggelar reses di Dapil

45 Ribu Hektar Wilayah di Kabupaten Sangihe Bakal Jadi Lokasi Tambang Emas

Written by  Apr 15, 2021

Sumber Air Bersih dan Satwa Dilindungi Terancam Punah

MANADO, Sulutnews.Com - Gelar reses I tahun 2021 yang dilaksanakan Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho mengungkap fakta mengejutkan. Dimana lahan diwilayah Kecamatan Tabukan Tengah Selatan Tenggara terancam rusak karena oleh Pemerintah Pusat lewat kementeian Pertambangab dan Energi telah memberikan ijin eksploitasi pertambangan Emas kepada PT Tambang Emas. Terkait hal ini, Dewan Adat bersama Ormas Pemuda menolak Ijin Pertambangan PT Tambang Emas tersebut.

" Perwakilan Badan Adat Sangihe menolak adanya tambang emas lewat PT Tambang Emas Sangihe, karena aktifitas mereka dikuatirkan akan merusak ekosistim alam yang didalamnya terdapat sumber air bersih dan juga mengancam keberadaan satwa yang dilindungi," ungkap Salindeho menjelaskan aspirasi yang disampaikan saat reses.

Juga diungkapkan Salindeho terkait tambang emas, masyarakat mengharapkan ijin untuk PT Tambang Emas diganti dengan Ijin Pertambangan Rakyat (IPR) dengan lokasi jauh dari hutan lindung." Kearifan pemerintah dalam mengutamakan kepentingan masyarakat sangat diharapkan, sebab nasyarakat lebih memahami lokasi mana yang boleh dijadikan lokasi tambang dan mana yang tidak," ungkap Bupati Sangihe periode 2004-2007.

Sejumlah wilayah pertambangan yang mendapatkan ijin meliputi Kecamatan Tabukan Selatan dan Kecamatan Tabukan Selatan Tengah yang didalamnya masuk Gunung Sahandarumang yang menjadi sumber mata air, juga berdiam satwa yang dilindungi.( josh tinungki)