MANADO, Sulutnews.com - Laga bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020 antara pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang digelar Senin (2/8/2021) mendapatkan perhatian masyarakat Indonesia terbukti Ketua Fraksi PDI Perjuangan Rocky Wowor juga turut menyaksikan pertandingan final bahkan ini dilakukannya bersama orang nomor satu Sulut, Gubernur Olly Dondokambey.

“Ini capaian yang luar biasa, kemenangan Greysia Polii dan Rahayau kiranya menjadi motivasi bagi atlet muda Sulut, dari cabang olahraga manapun untuk terus berusaha menggapai mimpi dan prestasi,, ini sangat membanggakan, ” kata Wowor.

Juga Wowor mengatakan usaha yang disertai semangat patriotisme Greysia yang jatuh bangun di dunia bulutangkis, kiranya juga menjadi penyemangat bangsa Indonesia yang sedang berperang menghadapi pandemi Covid-19. “Kita semua tahu bagaimana perjalanan karir Greysia Polii di bulutangkis. Jatuh, bangun, kalah, dan menang. Namun jelang akhir masa pengabdiannya, Greysia membuktikan jika dia mampu mengharumkan nama Indonesia, terutama Sulut, di dunia internasional,” ungkap RW politisi muda asal Bolaang Mongondouw ini sambil mengulang uraian kata, komentar yang menyebut asal usul Greysia termasuk kampung halaman atlet berusia 33 tahun itu.

Dengan kemenangan yang sudah diraih oleh Greysia Polii pemeeintah Sulit akan memberikan kado istimewa.“ Usai menang di final tadi, Pak Gubernur sudah menyiapkan kado untuk Greysia. Seperti yang didapatkan Liliyana Natsir beberapa waktu lalu, Greysia juga akan mendapatkan rumah. Selamat Greys,” ungkap Wowor.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Anggota DPRD Sulut Melky Jakhin Pangemanan (MJP) mengkritik kebijakan pemerintah provinsi Sulawesi Utara maupun Kabupaten Kota yang kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), hal ini disampaikan Pangemanan karena kebijakan tersebut tidak disertai dengan penjelasan. Menurutnya<span;> tidak ada yang salah jika PPKM diperpanjang, tetapi Pemerintah juga harus memberikan alasan agar masyarakat paham dan semakin sadar jika PPKM penting untuk ditaati agar pandemi virus covid 19 dapat cepat dilakukan.

"Kami sepakat dilaksanakanya PPKM tapi pemerintah harus memberikan penjelasan juga kepada publik terkait penerapan PPKM baik dia dengan level 1-4 di masing-masing kab/kota angka kasus positif covid apakah dia mengalami tren penurunan. Apakah situasi ekonomi publik juga tidak ada masalah?, ini yang harus dikaji secara koperensif sehingga penerapan PPKM ini terukur," kata Pangemanan.

Politisi yang selalu lantang menyuarahkan kepentingan rakyat di DPRD Sulut ini juga mengatakan misalnya kalau dua minggu  penurunan kasus covid 19 itu diasumsikan sesuai dengan kajian oleh pemerintah sekian persen, terus target bantuan sosial atau juga menanggulangi persoalan perekonomian masyakat perlu penjelasan sejauh mana harus dijabarkan oleh pemerintah daerah, dan lebih teknis lagi oleh masing-masing perangkat daerah yang ada, sehingga publik juga bisa diberikan penjelasan dan edukasi bahwa penerapan PPKM untuk keamanan masyarakat dan kesehatan publik, pemerintah jangan hanya serta merta pada persoalan surat menyurat atau edaran kepada publik tetapi lebih pada mengedukasi dan memberikan pencerahan kepada masyarakat sehingga target pemerintah dalam penanganan covid dapat segera dicapai."Coba liat di berbagai sosial media berkembang PPKM membawa kesulitan bagi masyarakat, PPKM lebih membawah kepada hal yang tidak produktif kepada para pekerja-pekerja srabutan, sementara kasus positif covid masih terus bertambah, ini harus di berikan penjelasan kepada masyarakat agar masyarakat tenang dan disipilin menjalankan PPKM ini," tegas Pangemanan.

Terkait penegakan terhadap pelanggar PPKM ini, ini yang harus  diberikan nilai bobot yang sangat penting sehingga pemerintah menerapakan ini ada juga aplikasi di lapangan didapati tidak sesuai dengan harus dijerat dengan tegas."kalau dijalankan dengan baik berarti asumsi kita kasus penyebaran covid dapat di tekan sehingga publik tau dan bisa tenang dengan dengan PPKM level 1-4," kata Pangemanan.

Pemerintah Sulawesi Utara kembali memperpanjang PPKM hingga 16 Agustus 2021 ini dilakukan guna menekan lonjakan kasus COVID-19 yang teeus bertambah.(josh tinungki)

Ditargetkan Selesai Bulan Oktober 2021 dan Dapat Menjadi Solusi Persoalan Sampah di Sulut

MANADO,Sulutnews.Com - Tingginya volume sampah plastik di wilayah Sulawesi Utara, mendorong DPRD Sulut terus memacu agar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait Pengendalian Sampah Plastik segera selesai Terbukti Senin (2/8/2021) meski masih dibatasi oleh pandemi covid 19 lewat penerapan PPKM, namun Panitia Khusus (Pansus) pembahas Ranperda menggelar pembahasan dengan menerapkan prokes ketat.

" DPRD Sulut berupaya agar Perda terkait sampah plastik dapat selesai sesuai target sehingga persoalan sampah plastik di Sulut dapat diminimalisir," kata Fabian Kaloh usai memimpin rapat pembahasan.

Kaloh juga menjelaskan, Ranperda PSP adalah inisiatif DPRD yang melihat keberadaan sampah plastik sangat menguatirkan, sehingga perlu dikendalikan, dan agar Perda ini dapat efektif, maka dibutuhkan masukan dari para stakeholder, serta pengusaha yangnmemproduksi plastik dan juga berbagai pihak yang berkepentingan." Perda PSP dihadirkan untuk mengendalikan sampah plastik bukan melarang produksi plastik, sehingga perlu ada masukan dari berbagai pihak agar ketika diberlakukan dapat berfungsi maksimal dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat Sulut," kata Kaloh.

Dalam kaitan rencana Perda Pengendalian Sampah Plastik, Pansus yang diberi tanggungjawab, menargetkan dapat selesai bulan Oktober 2021." Mudah- mudahan pandemi virus covid 19 akan segera berakhir, sehingga upaya mempercepat penetapan Ranperda bisa dilakukan sesuai scedule," ungkap Kaloh.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Sebagai upaya menjaga agar nama baik Perusahaan tetap baik, pihak PT Bulawan Daya Lestari (BDL) menyampaikan kepada seluruh Masyarakat, Instansi Pemerintah, Instansi Swasta berbadan hukum, para stakeholder terkait serta lembaga lembaga hukum lainya kiranya tidak lagi melakukan kerja sama dengan oknum Moudy Donny Somulang, ini menjadi peringatan karena yang bersangkutan tidak ada hubungan sama sekali dengan PT BDL, Demikian dikatakan Direktur Utama Denny Ramon Karwur. Menurutnya atas tindakan yang bersangkutan sehingga menimbulkan kerugian pihak BDL tidak bertanggungjawab.

" PT BDL adalah perusahaan resmi yang memiliki izin usaha pertambangan di lokasi di Gunung Patung Monsi desa Mopait Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondouw dan setiap kegiatan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan sebagaimana yang diatur, " ungkap Karwur.

Juga dijelaskan Karwur, saat ini telah ada beberapa pekerjaan yang disepakati dimana oknum MDS telah mencatut nama perusahaan PT Bulawan Daya Lestari, ini dilakukan tanpa sepengetahuan kami dan ini merupakan tindakan melawan hukum karena mencatut nama PT BDL." Kami tidak bertanggungjawab atas semua resiko apalagi kerugian yang ditimbulkan atas kerjasama dengan oknum Moudy Donny Sumolang, karena yang bersangkutan telah mencatut nama PT BDL," jelas Karwur.

Untuk diketahui atas tindakan pencatutan nama PT BDL, oknum MDS telah beehasil melakukan kontrak pekerjaan<span;> sewa alat pengrusakan hutan yang dilaporkan LSM LAKI di Polda Sulut, juga mendapatkan surat tugas Palsu yang mencatut nama PT BDL dalam upaya menprovokasi masyarat Desa untuk mengganggu aktivitas PT BDL.(josh tinungki)

TOMOHON,Sulutnews.Com -- Sukses pasangan Pebulutangkis Indonesia ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menumbangkan pebulutangkis asal Korea Selatan Lee So Hee dan Shin Seung Chan di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo Jepang, Sabtu (31/07/21) mendapatkan apresiasi Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut. Kemenangan yang membawa pasangan Indonesia ini hingga ke Final Olympiade Tokyo 2020 tersebut membawa kebanggan tersendiri karena Gresya Poli merupakan pebulutangkis putri Indonesia yang berasal dari Kota Bunga Tomohon. Dengan keberhasilan tersebut<span;> Wakil Wali Kota Wenny Lumentut mengaku sangat bangga dengan prestasi Greysia ini.

“Selamat untuk Greysia dan Apriyani, kami sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai<span;>.<span;>,"ungkap Lumentut bangga.

Dalam pertarungan yang super sengit tersebut, diawal babak pertama pasangan Greys dan Apriyani <span;>sempat tertinggal dua point dari pasangan Korea Selatan, namun pasangan ganda putri kebanggan Indonesia tersebut tidak patah semangat hingga akhirnya bisa mengejar ketertinggalan dan berhasil memenangkan pertandingan dan lolos ke babak final." Ini adalah capaian yang luar biasa, kami sangat bangga dan kiranya prestasi ini akan terus berlanjut untuk iven yang lain,selamat," kata Lumentut bangga.

Diketahui, Greysia adalah salah satu pebulutangkis andalan Indonesia yang berasal dari Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Greysia masih sangat dekat dengan warga Kota Bunga. Setia pada kesempatan, Greys pulang ke kampungnya di Tomohon. Belum lama ini bersama sang suami, Greys pulang kampung. Bahkan sempat mampir ke sejumlah lokasi wisata di Tomohon. Salah satunya Danau Linow.(josh tinungki)

Manado,Sulutnews.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pengibaran Bendera Merah Putih dan Pemasangan Umbul-umbul dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (29/7/2021).

Dalam SE ini, Pemprov Sulut meminta kepada jajaran Forkopimda Sulut, para Bupati/Walikota se-Sulut, para pimpinan instansi/lembaga se-Sulut, para kepala perangkat daerah/biro, serta para pimpinan BUMN/BUMD/instansi swasta se-Sulut untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dan memasang dekorasi, umbul-umbul, poster, spanduk, baliho atau hiasan lainnya di lingkungan kantor masing-masing secara serentak mulai tanggal 1 Agustus 2021 sampai dengan 31 Agustus 2021;

"Mengimplementasi secara maksimal logo dan desain turunan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI Tahun 2021 kedalam berbagai bentuk media, antara lain desain/tampilan website/media sosial, tayangan pada media televisi dan online, dekorasi bangunan, dekorasi kendaraan/alat transportasi umum dan dinas, produk/souvenir/merchandise, media publikasi cetak dan elektronik," bunyi surat lebih lanjut.

Khusus kepada para Bupati/Walikota, dimintakan pula untuk menghimbau seluruh masyarakat di kabupaten/kota masing-masing agar mengibarkan Bendera Merah Putih, dan memasang dekorasi, umbul-umbul, atau hiasan lainnya di tempat tinggal masing-masing.

SE dengan Nomor : 003/21.4480/Sekr yang ditandatangani oleh Sekdaprov Sulut Edwin Silangen ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretaris Jenderal Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 003.1/3745/SJ Tanggal 30 Juni 2021 perihal Pelaksanaan Pemasangan Bendera dan Umbul-umbul dalam rangka Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, dengan tembusan ditujukan kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

Selengkapnya tiga hal yang disampaikan dalam surat edarat tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Dimintakan kepada Bapak/Ibu untuk mengibarkan Bendera Merah Putih, dan memasang dekorasi, umbul-umbul, poster, spanduk baliho atau hiasan lainnya di lingkungan kantor masing-masing secara serentak mulai tanggal 1 Agustus 2021 s.d. 31 Agustus 2021;
  2. Mengimplementasi secara maksimal logo dan desain turunan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI Tahun 2021 kedalam berbagai bentuk media, antara lain desain/tampilan website/media sosial, tayangan pada media televisi dan online, dekorasi bangunan, dekorasi kendaraan/alat transportasi umum dan dinas, produk/souvenir/merchandise, media publikasi cetak dan elektronik. Penggunaan logo dan desain turunan HUT ke-76 Kemerdekaan RI Tahun 2021 agar merujuk pada pedoman yang dapat diunduh pada Website Kemensetneg, setneg.go.id;
  3. Dimintakan pula kepada Bupati/Walikota untuk menghimbau seluruh masyarakat di Kabupaten/Kota masing-masing agar mengibarkan Bendera Merah Putih, dan memasang dekorasi, umbul-umbul, atau hiasan lainnya di tempat tinggal masing-masing. Demikian disampaikan untuk dilaksanakan, atasnya diucapkan terima kasih.

(/Fanny)

MANADO, Sulutnews.Com - Sekertaris Komisi III DPRD Sulut Stella Runtuwene mengatakan pertambahan angka yang cukup signifikan masyarakat Sulut yang terkonfirmasih Positif virus Covid 19 menimbulkan tanda tanya besar seperti apa langkah yang dilakukan pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid di Sulawesi Utara.

" Jika penambahan jumlah terus meningkat ini berarti langkah penanganan perlu ada evaluasi, mungkin kebijakan yang diterapkan saat ini belum mampu atau kurang efektif dalam menghambat laju terjangkitnya virus di tubuh manusia," kata Runtuwene.

Politisi partai Nasdem ini juga mengatakan, perlunya koordinasi para pihak yang berkompoten untuk merumuskan langkah penanganan yang lebih efektif agar tujuan program dalam memerangi pandemi covid 19 di Sulut bisa menurun."  Kondisi masyarakat saat ini sangat takut dengan penyebaran virus covid 19, dan kehadiran pemerintah melalui tim terpadu penanganan covid 19 juga harus jelas, jangan justru menimbulkan kesan yang menjadikan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah turun, harusnya penyebaran virus covid 19 yang harus diturunkan, bukan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah yang turun," ungkap Runtuwene.

Dalam peran sebagai wakil rakyat di DPRD Sulut Komisi III Terus berupaya mendorong para pihak agar konsisten dalam melakukan tindakan penanggulangan termasuk memberdayakan semua kekuatan yang ada agar masyarakat merasakan kenyamanan dalam beraktifitas karena perang melawan pandemi covid 19 di Sulut berhasil dilakukan." Mari kita sama- sama mentaati semua aruran yang sudah ditetapkan oleh pemerintah agar wabah covid 19 ini ceoat berakhir dan kita bisa hidup dan menjalankan aktifitas kita seperti biasa," tutup Runtuwene yanf beeharap masyarakat patuh terhadap penerapan protokol kesehatan.(josh tinungki)

Serahkan Bantuan Pangan dan Semprotkan Cairan Disinfektan di Rumah Warga Yang Isoman

MANADO, Sulutnews.Com - Upaya membantu warga yang terdampak virus Covid 19 di Wilayah Kota Manado, khusunua di Kompleks Perumahan Griya Paniki Indah (GPI) terus dilakukan, seperti yang dilaksanakan oleh Politisi PDIP Sulut Reza Rumambi. Pada Rabu (28/7/2021) kembali melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di rumah- rumah warga terlebih khusus mereka yang sementara melaksanakan isolasi mandiri.

" Gerakan kemanusiaan ini sebagai bentuk kepedulian sesama warga, dan juga membantu pemerintah agar dalam program penanganan covid 19 dapat lebih efektif, sekaligus memberikan semangat bagi keluarga yang sementara melaksanakan isoman," ungkap Rumambi yang merupakan Ketua Kaum Bapa GMIM .

Dalam kaitan kegiatan tersebut selain melakukan penyemprotan cairan Disinfektan, juga diserahkan bantuan Pabgan yang diserahkan lewat organisasi Sahabat RR sehingga dapat diterima langsung oleh seluruh keluarga yang sementara menjalani Isoman." Pemberian bantuan pangan dan penyemprotan cairan disinfektan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, ini menjadi tanda jika kita juga sadar dan mematuhi setiap anjuran pemerintah," kata Eka koordinator media Sahabat RR.

Gerakan kemanusiaan dari Sahabat RR, menapat apresiasi dari waega perumahan GPI, khususnya keluarga yang sementara menjalani masa Isoman, mereka berterima kasih karena ada kepedulian ditengah kondisi yang sementara mereka alami." Saya pribadi menyampaikan terimankasih atas bantuan yang sudah diterima, dan ini sangat membantu kami," ungkap warga. (josh tinungki)

Penambahan Jumlah Warga Minahasa Yang Terkonfirmasih Covid 19, Dijadikan Alasan

MINAHASA, Sulutnews.Com - Mengacu pada aturan Protokol Kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Virus Covid 19, Bupati Minahasa Royke Oktavianus Roring mengeluarkan Surat Edaran pemberlakuan PPKM Level 4 di Wilayah Kabupaten Minahasa. Dalam edaran yang disosialisasikan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Minahas melalui pemerintah Kecamatan masing-masing wilayah itu dinilai terlalu lebai karena melarang setiap aktivitas Ibadah.

" Harusnya Pemerintah Kabupaten Minahasa (Bupati) harus memiliki hati seorang hamba, apalagi beliau adalah seorang pelayan Tuhan yang mampu nelihat kebiasaan orang Minahasa, kalau so mo larang mo ibadah, adalah sikap yang patut dipertanyakan," ungkap salah satu warga.

Sorotan terhadap kebijakan Bupati Minahasa ini berawal dari pemberlakuan PPKM Lewel 4, dimana yang menjadi kebiasaan atau adat istiadat masyarakat dan jemaat GMIM di Kecamatan Sonder yang ketika ada peristiwa duka cita sehari setelah Ibadah pemakaman, ada ibadah ucapan Syukur keluarga yang berduka, namun ibadah tersebut tidak lagi diperkenankan untuk dilaksanakan, dengab alasan aturan yang dikeluarkan Bupati." Sebagai masyarakat kami selalu taat, tetapi pemerintah jangan abai dalam menerapkan aturan, kan dalam hal beribadah seperti yang dilakukan hanya dihadiri keluarga dan itupun paling banyak 5 orang, kalau mau jujur pemerintah jangan tebang pilih soal penegakan aturan, lihat ada banyak orang yang berkumpul di pusat perbelanjaan, Pasar dan toko, bahkan kantor-kantor pemerintah tapi tidak dilarang," ujar tokoh masyarakat yang namanya tidak mau dipublikasikan.

Bahkan lebih parah lagi dalam edaran PPKM Level 4 tersebut juga Bupati Royke Roring melarang aktivitas ibadah dirumah-rumah gereja.

Sementara terkait hal ini, saat dikonfirmasih petugas ASN di Kecamatan Sonder membenarkan jika larangan beribadah adalah instruksi langsung dari Bupati Minahasa Penatua Royke O Roring." Benar so nimboleh ada ibadah, karena ini adalah kebijakan karena wilayah Kabuoaten Minahasa sebagai daerah zona merah, sehingga pemerintah perlu menerapkan aturan," jelasnya.

Terkait Edaran PPKM Level 4 di kabupaten Minahasa ada banyak warga yang menyesalkan tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena itu adalah kebijakan pemerintah." Sebagai masyarakat kita harus patuh meskipun aturan terkait protokol penanganan virus Covid 19 terkadang seperti telah memasungn hak kebebasan bahkan memasung Hak Asasi Manusia," ungkap warga Desa Talikuran Sonder.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Meski ditengah kondisi pandemi covid 19, namun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara tetap menjalankan tugas dan tanggungjawabnya bekerja untuk rakyat. Dengan menggunakan teknologi zoom, seluruh agenda dilaksanakan secara virtual ini dilakukan agar himbauan protokol kesehatan sebagaimana syarat PPKM Level 4 dapat ditaati sebagai bentuk melawan penyebaran virus covid 19.

" DPRD Sulut, tetap melaksanakan kegiatan, namun semuanya dilaksanakan tanpa ada pertemuan langsung, tetapi hanya dilaksanakan secara daring," jelas Sekertaris DPRD Sulut Glady Kawatu melalui postingan di group whatsApp oleh Kabag Umum John Paerunan.

Sejumlah agenda penting yang akan dilaksanakan oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut diantaranya pada Selasa 27 Juli 2021 Komisi III bidang pembangunan akan menggelar rapat internal (dilaksanakan secara virtual), juga Pansus pembahas Ranperda tentang Pelindungan dan Pemberdayaan Disabilitas akan menggelar rapat pembahasan pada Rabu 28 Juli 2021,dilaksanakan secara Virtual dan pada Kamis 29 Juli 2021, Panitia khusus pembahas Ranperda Pengendalian Sampah Plastik akan melaksanakan rapat pembahasan juga dilaksanakan secara Virtual. (josh tinungki)